Intiperistiwa.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil mengamankan tiket semifinal Australian Open 2026. Ia mengatasi perlawanan wakil Chinese Taipei, Lee Chia Hao, dalam dua gim langsung.
Alwi menang dengan skor 21-18 dan 21-15. Pertandingan berlangsung di Quaycentre, Sydney, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Hasil tersebut menjaga peluang Alwi untuk melangkah lebih jauh. Selain itu, kemenangan ini menambah kepercayaan dirinya di turnamen bergengsi tersebut.
Pertemuan Ketujuh Berakhir Manis
Laga ini menjadi pertemuan ketujuh antara Alwi dan Lee Chia Hao. Kedua pemain sudah saling memahami karakter permainan masing-masing.
Pertandingan berlangsung selama 57 menit. Sebelumnya, Alwi juga pernah mengalahkan Lee di Japan Open 2025.
Kala itu, Alwi menang dengan skor 21-18 dan 21-11. Kemenangan tersebut terjadi pada 15 Juli 2025.
Gim Pertama Berjalan Ketat
Alwi tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Ia sempat unggul cukup jauh dengan skor 14-8.
Namun, Lee tidak menyerah begitu saja. Pebulu tangkis asal Chinese Taipei itu perlahan memangkas ketertinggalan.
Lee bahkan mendekat hingga skor berubah menjadi 19-18. Meski demikian, Alwi tetap tenang menghadapi tekanan.
Ia akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18. Keunggulan tersebut menjadi modal penting menuju gim berikutnya.
Alwi Tancap Gas pada Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Alwi berusaha mengurangi kesalahan sendiri. Ia juga lebih disiplin dalam mengantisipasi serangan lawan.
Persaingan berlangsung ketat hingga interval. Alwi unggul tipis 11-10 saat memasuki jeda.
Selepas interval, permainan Alwi semakin berkembang. Ia mencetak enam poin beruntun untuk memperlebar jarak.
Lee sempat membalas dengan tiga angka berturut-turut. Namun, Alwi kembali mengendalikan pertandingan.
Ia pun mengakhiri gim kedua dengan skor 21-15. Kemenangan tersebut memastikan langkahnya ke babak semifinal.
Bersyukur, tetapi Belum Puas
Usai pertandingan, Alwi mengaku bersyukur karena mampu menjalankan strategi dengan baik. Meski demikian, ia belum merasa puas.
Menurutnya, masih ada pertandingan penting yang harus dihadapi. Karena itu, ia ingin tetap menjaga fokus.
“Pastinya masih belum puas karena masih ada beberapa match yang lebih penting lagi setelah ini. Alhamdulillah bersyukur, rencana Tuhan pasti lebih baik. Semoga di sini hasilnya bisa lebih baik daripada kemarin,” ujar Alwi.
Antisipasi Serangan Jadi Kunci
Alwi menilai Lee Chia Hao tetap menjadi lawan yang berbahaya. Meski belum berada dalam performa terbaik, Lee tetap menyulitkan.
Ia menyebut rekor pertemuan yang berimbang membuat pertandingan berlangsung tidak mudah. Karena itu, Alwi berusaha membaca pola permainan lawan.
“Memang belakangan ini Lee Chia Hao sedang kembali mencari bentuk terbaiknya setelah sempat menurun. Tapi ini bukan laga yang mudah untuk saya karena rekor pertemuan juga berimbang. Tadi saya bisa mengantisipasi serangan-serangannya dan meredam cara mainnya. Itu yang menjadi keuntungan saya hari ini,” kata Alwi.
Nikmati Atmosfer Sydney
Selain fokus pada pertandingan, Alwi juga menikmati suasana selama berada di Sydney. Ia merasa nyaman dengan atmosfer kota tersebut.
Kondisi itu turut membantu menjaga kepercayaan dirinya di lapangan. Alwi pun berharap dapat mempertahankan performa terbaiknya.
“Saya sangat menikmati hari-hari saya di Sydney. Saya merasakan vibes yang cukup nyaman di sini. Jadi saya berharap punya kesempatan bermain bagus dan mendapat hasil yang bagus,” tutupnya.
Keberhasilan melaju ke semifinal menjadi sinyal positif bagi Alwi Farhan. Kini, harapan publik Indonesia kembali tertuju kepadanya untuk membawa pulang gelar juara dari Australian Open 2026.(id/*)










Komentar