Pendaftaran Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Lulusan D3 dan S1 berkesempatan mengikuti program dengan uang saku setara UMP atau UMK.

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta. (Foto: Adhfar/detikcom)

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta. (Foto: Adhfar/detikcom)

Intiperistiwa.com – Kementerian Ketenagakerjaan segera membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 batch pertama pada 15 Juli 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan langsung jadwal tersebut dalam konferensi pers di Pusat Pasar Kerja Kemnaker, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026). Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru jenjang diploma dan sarjana untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi.

Pemerintah menyediakan kuota awal sebanyak 50 ribu peserta pada batch pertama. Selanjutnya, Kemnaker akan membuka dua gelombang berikutnya hingga total kuota mencapai 150 ribu peserta. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan kuota tahun 2025 yang mencapai 100 ribu peserta.

Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga akan menerima uang saku setara Upah Minimum Provinsi atau Upah Minimum Kabupaten/Kota. Oleh karena itu, pemerintah berharap program ini mampu membantu lulusan baru memasuki dunia kerja dengan bekal keterampilan yang lebih baik.

Pendaftaran Berlangsung Hingga Akhir Juli

Yassierli menjelaskan pendaftaran peserta berlangsung mulai 15 hingga 28 Juli 2026. Setelah mendaftar, peserta dapat memilih posisi magang sesuai latar belakang pendidikan dan kompetensi. Dengan demikian, setiap peserta memiliki peluang mendapatkan tempat magang yang relevan.

Baca Juga :  Prabowo Beri Dukungan Penuh, Indonesia Makin Dekat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp4,2 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tahun ini. Penambahan anggaran tersebut mengikuti peningkatan kuota peserta secara nasional. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat kualitas layanan pada setiap tahapan pelaksanaan.

Yassierli menegaskan peningkatan kapasitas menjadi tanggung jawab besar bagi kementeriannya. Selanjutnya, Kemnaker akan memperbaiki proses sejak perusahaan mengajukan kebutuhan tenaga magang. Langkah tersebut bertujuan menghadirkan layanan yang lebih efektif bagi seluruh peserta.

Perusahaan Sudah Bisa Membuka Lowongan

Saat ini, perusahaan, kementerian, dan lembaga sudah dapat mendaftarkan diri melalui platform MagangHub. Mereka juga dapat mengunggah posisi magang sesuai kebutuhan masing-masing. Setelah itu, Kemnaker akan memeriksa seluruh usulan sebelum membuka lowongan kepada peserta.

Pemerintah memastikan setiap posisi sesuai dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi. Selain itu, Kemnaker juga memeriksa kelayakan perusahaan yang mengikuti program tersebut. Proses verifikasi ini bertujuan menjaga kualitas pembelajaran selama peserta menjalani magang.

Baca Juga :  AI Makin Canggih, Ribuan Karyawan Teknologi Justru Kehilangan Pekerjaan

Kemnaker juga menetapkan batas jumlah peserta pada setiap perusahaan. Jumlah peserta magang maksimal mencapai 20 persen dari total karyawan. Dengan pembatasan tersebut, perusahaan dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal.

Jadwal Lengkap Program Magang Nasional 2026

Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan seluruh tahapan Program Magang Nasional 2026. Oleh sebab itu, calon peserta perlu memperhatikan setiap jadwal agar tidak melewatkan proses seleksi.

Rangkaian jadwal Program Magang Nasional 2026 sebagai berikut:

  • Sosialisasi: 29 Juni–28 Juli 2026.
  • Pendaftaran penyelenggara, unggah lowongan, dan verifikasi: 29 Juni–15 Juli 2026.
  • Pendaftaran peserta: 15–28 Juli 2026.
  • Seleksi oleh penyelenggara: 29 Juli–5 Agustus 2026.
  • Pleno dan penetapan peserta: 6 Agustus 2026.
  • Pengumuman hasil: 7 Agustus 2026.
  • Hari pertama magang: 10 Agustus 2026.

Pemerintah mengimbau calon peserta menyiapkan seluruh dokumen sejak awal. Selain itu, peserta perlu memantau setiap tahapan melalui informasi resmi. Dengan persiapan yang matang, peluang mengikuti program ini akan semakin besar. (iD/*)

Berita Terkait

Mulai 15 September, Beli BBM Subsidi Tertentu Wajib Tunjukkan STNK, Begini Aturannya
Pemerintah Siapkan Skema Bansos Baru, Apa Saja yang Akan Berubah?
Daftar Harga BBM Pertamina se-Indonesia 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik
9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Siap Tentukan Rais ‘Aam PBNU
Apakah Sawit Bisa Menggantikan Hutan? Pakar Jelaskan Fakta dan Dampaknya
DPR Soroti Data Desil DTSEN, Ketidakakuratan Bisa Hambat KIP Kuliah
Verrel Bramasta Masuk Komisi I DPR, Gantikan Slamet Ariyadi
Aturan Pembelian LPG 3 Kg Akan Berubah, Pemerintah Pakai Data DTSEN
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:00 WIB

Mulai 15 September, Beli BBM Subsidi Tertentu Wajib Tunjukkan STNK, Begini Aturannya

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Bansos Baru, Apa Saja yang Akan Berubah?

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina se-Indonesia 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:00 WIB

9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Siap Tentukan Rais ‘Aam PBNU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Apakah Sawit Bisa Menggantikan Hutan? Pakar Jelaskan Fakta dan Dampaknya

Berita Terbaru