Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan

Polisi menemukan informasi 26 sasaran saat menyelidiki dugaan jaringan kriminal yang melibatkan remaja 18 tahun.

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan. (Foto: kompas.id)

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan. (Foto: kompas.id)

Intiperistiwa.com — Kylian Mbappe masuk daftar 26 target dalam penyelidikan jaringan kriminal di Prancis. Polisi menduga kelompok tersebut menyasar sejumlah orang kaya dan terkenal. Selain itu, penyelidik menduga Mbappe menjadi salah satu sasaran penculikan kelompok tersebut. Karena itu, nama bintang Real Madrid tersebut menjadi sorotan dalam perkara ini.

Polisi mengaitkan penyelidikan tersebut dengan Clément L, seorang remaja berusia 18 tahun. Aparat menangkap Clément setelah membongkar dugaan jaringan kriminal tersebut. Sementara itu, sumber menyebut kekayaan Mbappe mencapai sekitar 200 juta poundsterling atau sekitar Rp4,5 triliun. Daftar sasaran juga memuat sejumlah rapper, pengusaha, pedagang daging asal Turki, dan pengusaha perhiasan.

Clément diduga menjalankan aktivitas kelompok melalui Snapchat dengan nama samaran “Lester Z”. Saat itu, ia sudah menjalani hukuman penjara terkait kasus mucikari dan perampokan bersenjata. Kemudian, polisi memeriksa dua telepon selulernya untuk mendalami jaringan tersebut. Dari perangkat itu, penyidik menemukan alamat dan informasi yang berkaitan dengan 26 target.

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Setelah Polisi Bongkar Perampokan

Kasus tersebut mulai terungkap setelah dugaan perampokan toko jam tangan di Paris pada Mei. Dua orang yang diduga anggota kelompok membawa senjata api saat menjalankan aksi tersebut. Kemudian, para pelaku membawa 11 jam tangan mewah senilai sekitar 128.000 poundsterling. Nilai tersebut setara sekitar Rp2,3 miliar berdasarkan sumber berita.

Baca Juga :  Cara Pakai BlockAway dengan Mudah, Akses Website Lewat Proxy Tanpa Aplikasi

Setelah beraksi, kedua pelaku melarikan diri menggunakan skuter. Namun, salah satu tersangka menabrak truk sekitar 30 menit setelah kejadian. Polisi kemudian menangkap tersangka tersebut. Tidak lama berselang, aparat juga mengamankan tersangka kedua.

Penyelidikan perampokan tersebut kemudian mengarahkan polisi kepada Clément dan seorang rekannya. Selanjutnya, aparat mendalami dugaan keterlibatan keduanya dalam jaringan tersebut. Polisi juga menemukan informasi mengenai 26 target melalui perangkat komunikasi Clément. Salah satu nama dalam daftar itu adalah Kylian Mbappe.

Jaksa Soroti Riwayat Kriminal Clément

Jaksa Penuntut Umum menilai perkara Clément semakin serius karena riwayat kriminalnya. Catatannya mencakup dua hukuman terkait narkoba dan satu hukuman perampokan dengan kekerasan. Selain itu, sumber menyebut Clément berhenti sekolah saat menempuh pendidikan kejuruan tata boga. Jaksa kemudian menyoroti keterlibatannya dalam perkara terbaru.

“Pemuda ini sudah berada di penjara karena pelanggaran serius, dan sekarang dia muncul dalam kasus baru yang melibatkan seorang rapper dan pesepak bola terkenal,” kata Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan pagi itu. Selain itu, jaksa menilai Clément memerlukan hukuman berat. Jaksa juga menyoroti perilaku kriminal terdakwa. Kemudian, jaksa menyampaikan pandangannya mengenai penahanan Clément.

Baca Juga :  Brasil vs Jepang Piala Dunia 2026: Brazil Nyaris Pulang, Martinelli Jadi Penyelamat

“Hanya penahanan di sel isolasi di penjara yang dapat membuat dia memahami kenyataan situasi ini, mengingat kehidupan kacau dan kriminal yang dia jalani.” Clément kemudian mengakui keseriusan perkara yang ia hadapi. Namun, ia membantah menjadi otak utama kelompok tersebut. Ia mengklaim hanya menjadi perantara antara bos misterius dan pelaku lapangan.

“Saya tahu pelanggaran yang dilakukan sangat serius,” ujar Clément kepada pengadilan. Meski demikian, ia berusaha menjelaskan perannya dalam jaringan tersebut. Selain itu, Clément menyampaikan keinginannya meninggalkan kehidupan kriminal. Ia juga mengungkap cita-citanya sejak kecil untuk menjadi koki.

“Saya ditahan di sel isolasi, dikelilingi orang-orang gila dan teroris, dan saya tidak berpikir kondisi itu akan membuat keadaan menjadi lebih baik.” Clément kemudian menyampaikan keinginannya untuk mengubah hidup. “Saya benar-benar ingin menjadi koki; itu sudah menjadi impian saya sejak masih sangat muda.” Namun, penyelidikan terhadap dugaan jaringan tersebut tetap berlanjut.

Polisi masih mendalami informasi mengenai 26 target yang mereka temukan dari perangkat Clément. Selain itu, aparat menelusuri dugaan rencana terhadap sejumlah tokoh kaya dan terkenal. Kylian Mbappe masuk daftar 26 target dan menjadi nama paling menonjol dalam perkara tersebut. Namun, polisi masih menyelidiki dugaan rencana penculikan terhadap bintang Real Madrid itu. (iD/*)

Berita Terkait

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu
Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026
Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Javier Milei Beri Penghormatan
Dua Striker Chelsea Siap Dilepas, Nilai Transfer Tembus Rp2,7 Triliun, Siapa Saja?
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Barcelona Menang atas Elche, Lamine Yamal Malah Murung, Ada Apa?
Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:00 WIB

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu

Jumat, 4 September 2026 - 21:00 WIB

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026

Kamis, 3 September 2026 - 23:00 WIB

Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal

Selasa, 1 September 2026 - 17:00 WIB

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Javier Milei Beri Penghormatan

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB