China Bangun Lift Kaca 288 Meter di Tebing, Perjalanan Anak Sekolah Kini Hanya 30 Menit

Fuyao Ladder memangkas perjalanan anak sekolah dari sekitar enam jam menjadi hanya 30 menit di Yunnan.

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

China Bangun Lift Kaca 288 Meter di Tebing, Perjalanan Anak Sekolah Kini Hanya 30 Menit. (Foto: Viory/nawacita)

China Bangun Lift Kaca 288 Meter di Tebing, Perjalanan Anak Sekolah Kini Hanya 30 Menit. (Foto: Viory/nawacita)

Intiperistiwa.com – China kembali menunjukkan kemampuan rekayasa infrastruktur di wilayah pegunungan. Negara itu menghadirkan lift kaca 288 meter di China untuk membantu mobilitas warga Yunnan. Fasilitas tersebut juga membantu anak-anak menuju sekolah yang berada di atas gunung. Selain itu, lift ini memangkas perjalanan panjang melalui jalur pegunungan yang terjal.

Lift tersebut memakai nama Fuyao Ladder dan berdiri di sisi tebing Provinsi Yunnan. Sementara itu, Qingyun Ladder sudah lebih dahulu melayani kawasan itu sejak 2022. Media lokal menyebut kedua fasilitas tersebut sebagai sistem aerial school bus. Sebutan itu merujuk pada fungsi lift yang membantu perjalanan anak-anak menuju sekolah.

New Atlas melaporkan anak-anak Desa Nizhuhe dahulu harus melewati medan pegunungan untuk mencapai sekolah. Perjalanan pulang-pergi bahkan membutuhkan waktu sekitar enam jam. Namun, kehadiran sistem transportasi baru memangkas perjalanan menjadi sekitar 30 menit. Perubahan tersebut mengurangi waktu dan tenaga yang sebelumnya mereka keluarkan.

Lift Kaca 288 Meter di China Pangkas Perjalanan Sekolah

Fuyao Ladder memiliki tinggi sekitar 288 meter di sisi tebing Yunnan. Lift tersebut memakai dinding kaca transparan dengan pandangan 360 derajat. Karena itu, penumpang dapat melihat pemandangan lembah selama perjalanan vertikal. Selain fungsi transportasi, desain kaca juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Lift tersebut mampu bergerak sekitar lima meter setiap detik. Dengan kecepatan itu, perjalanan vertikal hanya membutuhkan beberapa menit. Selain itu, Fuyao Ladder menambah kapasitas transportasi di kawasan tersebut. Bersama Qingyun Ladder, kedua lift mampu mengangkut hingga 1.200 orang setiap jam.

Desa Nizhuhe berada di dasar ngarai pada ketinggian sekitar 1.100 meter. Sementara itu, Guanzhai Primary School berada sekitar 1.650 meter di atas permukaan laut. Perbedaan ketinggian keduanya mencapai sekitar 550 meter. Kondisi tersebut dahulu membuat perjalanan menuju sekolah menjadi sangat berat.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 14 Agustus 2026, Hadiah Gratisnya Bikin Penasaran

Anak-anak berusia sekitar enam hingga 15 tahun harus melewati jalur pegunungan yang curam. Mereka biasanya menuju sekolah berasrama setiap sepuluh hari. Perjalanan satu arah membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Namun, kehadiran lift mengubah pola perjalanan tersebut secara signifikan.

Kini, kendaraan antar-jemput membawa anak-anak menuju dasar lift. Setelah itu, mereka naik elevator menuju bagian atas tebing. Selanjutnya, mereka memakai kereta gantung sekitar lima menit menuju sekolah. Dengan sistem tersebut, perjalanan panjang kini hanya membutuhkan sekitar 30 menit.

Bukan Hanya untuk Anak Sekolah

Fuyao Ladder juga meningkatkan kapasitas kunjungan wisatawan di kawasan tersebut. New Atlas melaporkan kapasitas harian sebelumnya mencapai sekitar 4.000 orang. Setelah sistem lift berkembang, kapasitas tersebut meningkat menjadi sekitar 15.000 orang. Karena itu, fasilitas tersebut juga mendukung akses wisata ke kawasan pegunungan.

Dinding kaca 360 derajat membuat perjalanan vertikal menawarkan pengalaman visual bagi pengunjung. Selain itu, penumpang dapat melihat lembah dari ketinggian selama perjalanan. Dengan demikian, satu infrastruktur melayani kebutuhan warga sekaligus wisatawan. Namun, fungsi pendidikan tetap menjadi bagian penting dari cerita proyek tersebut.

Topografi ekstrem sering menyulitkan pembangunan akses di kawasan pegunungan. Jalan raya membutuhkan ruang, konstruksi lereng, jembatan, serta berbagai infrastruktur tambahan. Sebaliknya, lift vertikal memindahkan orang secara langsung melalui perbedaan ketinggian. Pendekatan ini memberi pilihan lain untuk menghadapi medan terjal.

China sebelumnya juga membangun Bailong Elevator di kawasan Zhangjiajie. Lift tersebut memiliki tinggi sekitar 326 meter. Guinness World Records mencatatnya sebagai lift luar ruang tertinggi di dunia. Namun, Fuyao Ladder memiliki fungsi berbeda karena berkaitan langsung dengan akses pendidikan anak desa.

Baca Juga :  Menteri PU Optimis, 93 Sekolah Rakyat Bakalan Selesai Akhir Juni ini

Perubahan waktu tempuh menjadi dampak paling mencolok dari kehadiran Fuyao Ladder. Dahulu, anak-anak harus menempuh perjalanan panjang melalui jalur pegunungan. Kini, lift mengambil alih sebagian besar perjalanan vertikal tersebut. Di tebing Yunnan, fasilitas ini akhirnya berfungsi layaknya bus sekolah vertikal. (iD/*)


FAQ

Apa itu Fuyao Ladder?

Fuyao Ladder merupakan lift kaca yang berdiri di sisi tebing Provinsi Yunnan, China. Lift tersebut memiliki tinggi sekitar 288 meter. Selain itu, fasilitas ini membantu mobilitas warga dan anak sekolah. Sistem tersebut juga meningkatkan akses wisatawan ke kawasan pegunungan.

Berapa lama perjalanan anak sekolah sebelum ada lift?

Sebelumnya, perjalanan pulang-pergi dapat membutuhkan waktu sekitar enam jam. Anak-anak harus melewati jalur pegunungan yang curam. Namun, sistem lift memangkas waktu perjalanan menjadi sekitar 30 menit. Perubahan tersebut membuat perjalanan menuju sekolah jauh lebih singkat.

Berapa kapasitas Fuyao Ladder dan Qingyun Ladder?

Kedua lift mampu melayani hingga 1.200 orang setiap jam. Fuyao Ladder juga menambah kemampuan angkut kawasan tersebut. Selain itu, kapasitas kunjungan harian naik dari sekitar 4.000 menjadi 15.000 orang. Peningkatan itu membantu kebutuhan warga sekaligus wisatawan.

Apa perbedaan Fuyao Ladder dan Bailong Elevator?

Fuyao Ladder memiliki tinggi sekitar 288 meter. Sementara itu, Bailong Elevator mencapai sekitar 326 meter. Guinness World Records mencatat Bailong sebagai lift luar ruang tertinggi di dunia. Namun, Fuyao Ladder memiliki kaitan kuat dengan akses pendidikan anak-anak desa.

Berita Terkait

Pre-Order iPhone Duo Dibuka 23 Oktober, Catat Jadwal dan Bocoran Harganya
Waspada! Malware Hirudo Mengincar Aplikasi M-Banking, Bisa Curi PIN dan Kuras Saldo Rekening
Lupa Alamat Gmail? Ini 3 Cara Melihat Email Sendiri di HP
Badan Intelijen Bagikan Tips agar HP Tak Dibajak, Rekening Tak Dikuras
151 Hadiah Kendaraan Menanti! Telkomsel Gelar Undian Bagi-Bagi Bahagia, Ini Cara Ikutnya
Komdigi Soroti Kuota Internet Hangus, Ini Skema Perlindungan dari Telkomsel, Indosat, dan XLSMART
Penemu Roket Berbahan Bakar Cair Pertama dan Sejarah Lahirnya Roket Modern
Chat Tak Lagi Harus Instan, Aplikasi Pesan Lambat dengan Merpati Digital Mulai Dilirik Gen Z
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pre-Order iPhone Duo Dibuka 23 Oktober, Catat Jadwal dan Bocoran Harganya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Waspada! Malware Hirudo Mengincar Aplikasi M-Banking, Bisa Curi PIN dan Kuras Saldo Rekening

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Lupa Alamat Gmail? Ini 3 Cara Melihat Email Sendiri di HP

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Badan Intelijen Bagikan Tips agar HP Tak Dibajak, Rekening Tak Dikuras

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

151 Hadiah Kendaraan Menanti! Telkomsel Gelar Undian Bagi-Bagi Bahagia, Ini Cara Ikutnya

Berita Terbaru