Arab Saudi menganugerahi Malaysia Sebagai Penyelenggara Haji Terbaik 2026

Malaysia kembali mendominasi penghargaan layanan haji terbaik melalui inovasi teknologi dan pelayanan jemaah.

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arab Saudi menganugerahi Malaysia Sebagai Penyelenggara Haji Terbaik 2026. (Foto: astroawani/mozaik.inilah)

Arab Saudi menganugerahi Malaysia Sebagai Penyelenggara Haji Terbaik 2026. (Foto: astroawani/mozaik.inilah)

Intiperistiwa.com – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan penerima penghargaan “Labbaitom” 2026. Pengumuman tersebut berlangsung dalam acara tahunan Khatama Musk di Mekkah, Sabtu, 30 Mei 2026.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, menghadiri langsung acara tersebut. Selain itu, sejumlah pejabat dan perwakilan urusan haji dari berbagai negara turut hadir.

Melalui penghargaan itu, Arab Saudi memberikan apresiasi kepada negara dan lembaga terbaik. Penilaian berfokus pada kualitas pelayanan kepada jemaah selama musim haji 1447 Hijriah.

Namun, Indonesia belum berhasil meraih satu pun penghargaan tahun ini. Padahal, Indonesia menjadi negara dengan jumlah kuota haji terbesar di dunia.

Malaysia Kembali Raih Penghargaan Tertinggi

Malaysia kembali mencuri perhatian dalam ajang tersebut. Negara itu berhasil meraih Diamond Award atau penghargaan tertinggi layanan haji.

Selain Malaysia, Arab Saudi juga memberikan penghargaan serupa kepada Irak dan Ethiopia. Sementara itu, Djibouti, Komoro, dan Turki masuk kategori penghargaan emas tambahan.

Baca Juga :  5 Negara yang Berencana Pindahkan Ibu Kota, Indonesia Salah Satunya

Kemudian, Maroko, Oman, dan Mesir menerima penghargaan perak. Adapun Aljazair, Tunisia, serta Singapura meraih penghargaan perunggu.

Tahun ini menjadi pencapaian spesial bagi Malaysia. Sebab, negara tersebut berhasil mempertahankan penghargaan Labbaitom selama lima tahun berturut-turut.

Teknologi AI Jadi Kunci Layanan Malaysia

Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia, Dr. Zulkifli Hasan, menjelaskan faktor keberhasilan negaranya. Menurut dia, kualitas layanan lahir dari kerja sama lintas lembaga.

Lembaga Tabung Haji Malaysia terus menggabungkan pelayanan konvensional dengan teknologi modern. Selain itu, petugas kesehatan dan tim kebajikan ikut memperkuat pelayanan jemaah.

Dr. Zulkifli menyebut penggunaan kecerdasan buatan atau AI menjadi salah satu inovasi utama. Malaysia juga memakai aplikasi digital e-TAIB untuk membantu menjawab pertanyaan jemaah secara langsung.

“Tabung Haji mengintegrasikan teknologi AI dan aplikasi digital untuk membantu jemaah secara real-time,” ujar Zulkifli.

Selain teknologi, Malaysia juga menjalankan program Green Hajj dan kampanye kebersihan lingkungan. Evaluasi rutin setelah musim haji juga terus di lakukan untuk menjaga kualitas pelayanan.

Baca Juga :  Arab Saudi Impor Pasir dari Luar, Padahal Punya Gurun yang Sangat Luas

Daftar Maskapai dan Agensi Terbaik

Arab Saudi turut memberikan penghargaan kepada sejumlah maskapai penerbangan pengangkut jemaah haji. Penilaian tersebut berdasarkan jumlah penerbangan selama musim haji.

Pada kategori 50 penerbangan, penghargaan di berikan kepada Royal Brunei Airlines dan Middle East Airlines-Air Liban. Kemudian, kategori 150 penerbangan di raih Daallo Airlines dan Malaysia Airlines.

Sementara itu, Flynas dan Saudi Airlines memenangkan kategori lebih dari 150 penerbangan. Kedua maskapai di nilai mampu menjaga layanan transportasi jemaah secara optimal.

Selain maskapai, Arab Saudi juga memberi penghargaan komunikasi terbaik kepada Turki, Kosovo, India, Ethiopia, Pakistan, dan Tajikistan. Penghargaan itu di berikan karena keberhasilan mereka meningkatkan komunikasi pelayanan jemaah.

Beberapa agensi haji luar negeri juga menerima penghargaan khusus. Di antaranya Al-Miraj Organized Company Limited dan Holy Journeys Company. (id/*)

Berita Terkait

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu
Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan
Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?
Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Orang Tertua di Dunia yang Masih Hidup
China Bangun Lift Kaca 288 Meter di Tebing, Perjalanan Anak Sekolah Kini Hanya 30 Menit
Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa?
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:00 WIB

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu

Jumat, 4 September 2026 - 21:00 WIB

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan

Kamis, 3 September 2026 - 23:00 WIB

Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?

Berita Terbaru