Harga PS6 Diprediksi Tembus Rp16 Juta

Biaya produksi melonjak, Sony disebut mengubah strategi demi mengejar keuntungan

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bocoran PS6 Terbaru, Harga PlayStation 6 Diprediksi Tembus Rp16 Juta. (Foto: detik news/olx)

Bocoran PS6 Terbaru, Harga PlayStation 6 Diprediksi Tembus Rp16 Juta. (Foto: detik news/olx)

Intiperistiwa.com – Harga PlayStation 6 kembali menjadi sorotan menjelang pengembangannya memasuki tahap berikutnya. Sejumlah laporan terbaru memperkirakan konsol generasi baru itu akan di jual jauh lebih mahal. Bahkan, harganya berpeluang menembus USD1.000 atau sekitar Rp16 juta.

Prediksi tersebut muncul setelah biaya produksi PlayStation 6 terus mengalami kenaikan. Pembocor informasi industri gim, KeplerL2, menyebut biaya komponen atau Bill of Materials (BOM) meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi itu memicu spekulasi mengenai harga jual konsol saat resmi meluncur.

Sebelumnya, KeplerL2 memperkirakan biaya produksi PS6 berada di kisaran USD760 pada Maret lalu. Saat itu, Sony masih memiliki peluang menjual konsol dengan harga sekitar USD699. Perusahaan juga dapat menutup selisih biaya melalui penjualan gim dan layanan digital. Namun, laporan terbaru menunjukkan biaya produksi kembali naik sekitar USD200.

Krisis Memori Jadi Pemicu

Kenaikan biaya tersebut berkaitan dengan kelangkaan komponen memori di pasar global. Harga DRAM dan NAND terus melonjak sejak tahun lalu. Akibatnya, produsen perangkat elektronik menghadapi tekanan biaya yang semakin besar.

Baca Juga :  Jepang vs Swedia Piala Dunia 2026: Samurai Biru Ditahan Imbang 1-1 oleh Swedia

Kondisi itu juga terlihat pada produk PlayStation saat ini. Sony telah menaikkan harga PlayStation 5 menjadi sekitar USD549. Sementara itu, PlayStation 5 Pro kini di jual dengan harga mencapai USD899.

Sony Ubah Strategi Bisnis

Selain menghadapi kenaikan biaya produksi, Sony juga mengubah strategi bisnisnya. Perusahaan kini lebih mengutamakan keuntungan di banding mengejar jumlah pengguna baru. Langkah tersebut berbeda dari pendekatan pada generasi konsol sebelumnya.

Presiden sekaligus CEO Sony Interactive Entertainment, Hideaki Nishino, menyampaikan strategi itu dalam pertemuan bersama investor. Ia menegaskan perusahaan akan memprioritaskan profitabilitas. Karena itu, Sony tidak lagi mengandalkan subsidi harga konsol sebagai daya tarik utama.

Sebaliknya, perusahaan akan meningkatkan pendapatan melalui layanan berlangganan, konten tambahan atau DLC, serta berbagai layanan digital lainnya. Strategi tersebut di harapkan mampu menjaga pemasukan secara berkelanjutan. Selain itu, perusahaan ingin memperkuat loyalitas pengguna dalam ekosistem PlayStation.

Konsol Portabel “Canis” Ikut Mencuat

Di sisi lain, rumor mengenai perangkat portabel Sony kembali mengemuka. Sejumlah sumber menyebut perusahaan tengah mengembangkan perangkat dengan nama kode “Canis”. Konsol tersebut di sebut akan menjadi pendamping PlayStation 6.

Baca Juga :  9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Siap Tentukan Rais 'Aam PBNU

Canis kabarnya menggunakan prosesor yang berasal dari varian chip PS6. Perangkat ini di perkirakan membawa CPU empat inti Zen 6C berkecepatan 2,2GHz. Selain itu, perangkat tersebut memakai GPU RDNA 5 dengan 12 hingga 20 unit komputasi. Sony juga di sebut menyematkan memori LPDDR5X-7500 berbus 128-bit serta TDP sekitar 15 watt.

Spesifikasi itu di perkirakan mampu menjalankan seluruh koleksi gim PlayStation 4 tanpa hambatan. Selain itu, perangkat tersebut juga berpeluang memainkan gim PlayStation 5 dan PlayStation 6 yang menerima pembaruan khusus. Melalui strategi tersebut, Sony berharap dapat menarik kembali pengguna yang beralih ke platform PC.

Jadwal Peluncuran Masih Sebatas Prediksi

Rumor industri juga menyebut PlayStation 6 akan hadir bersamaan dengan konsol Xbox generasi terbaru yang memiliki nama kode “Helix”. Kedua perangkat tersebut di perkirakan meluncur pada akhir 2027 atau sepanjang 2028. Namun, hingga kini Sony maupun Microsoft belum mengumumkan jadwal peluncuran secara resmi. (iD/*)

Berita Terkait

Pre-Order iPhone Duo Dibuka 23 Oktober, Catat Jadwal dan Bocoran Harganya
Waspada! Malware Hirudo Mengincar Aplikasi M-Banking, Bisa Curi PIN dan Kuras Saldo Rekening
Lupa Alamat Gmail? Ini 3 Cara Melihat Email Sendiri di HP
Badan Intelijen Bagikan Tips agar HP Tak Dibajak, Rekening Tak Dikuras
151 Hadiah Kendaraan Menanti! Telkomsel Gelar Undian Bagi-Bagi Bahagia, Ini Cara Ikutnya
Komdigi Soroti Kuota Internet Hangus, Ini Skema Perlindungan dari Telkomsel, Indosat, dan XLSMART
Penemu Roket Berbahan Bakar Cair Pertama dan Sejarah Lahirnya Roket Modern
Chat Tak Lagi Harus Instan, Aplikasi Pesan Lambat dengan Merpati Digital Mulai Dilirik Gen Z
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pre-Order iPhone Duo Dibuka 23 Oktober, Catat Jadwal dan Bocoran Harganya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Waspada! Malware Hirudo Mengincar Aplikasi M-Banking, Bisa Curi PIN dan Kuras Saldo Rekening

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Lupa Alamat Gmail? Ini 3 Cara Melihat Email Sendiri di HP

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Badan Intelijen Bagikan Tips agar HP Tak Dibajak, Rekening Tak Dikuras

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

151 Hadiah Kendaraan Menanti! Telkomsel Gelar Undian Bagi-Bagi Bahagia, Ini Cara Ikutnya

Berita Terbaru