Intiperistiwa.com – Kompetisi antarmahasiswa memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan dalam beragam bidang. Selain kemampuan akademik, kegiatan semacam ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji keterampilan olahraga, kreativitas seni, kewirausahaan, hingga gim elektronik. Karena itu, hasil sebuah kompetisi lintas bidang perlu dilihat melalui dua hal, yakni posisi yang peserta capai dan keragaman cabang yang mereka ikuti.
Dalam konteks tersebut, Prestasi IAIN Kerinci di tingkat regional mencakup sejumlah bidang dengan karakter dan keterampilan yang berbeda. Keikutsertaan dalam berbagai cabang juga memberi pengalaman bagi mahasiswa untuk mengenali kemampuan masing-masing serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi selanjutnya. Namun, setiap hasil tetap perlu dilihat sesuai cabang dan peringkatnya agar pembaca mendapat gambaran yang tepat. Dengan begitu, capaian mahasiswa tidak sekadar menunjukkan angka dalam daftar hasil, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan kemampuan akademik maupun nonakademik.
Prestasi IAIN Kerinci dalam PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026
Kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci mencatat prestasi pada tujuh cabang perlombaan dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN Se-Sumatera 2026. UIN Raden Fatah Palembang menyelenggarakan kompetisi ini secara daring dan luring mulai 3 Agustus hingga 2 Oktober 2026.
Dalam ajang tersebut, mahasiswa IAIN Kerinci menempati peringkat III hingga VI. Capaian itu mencakup bidang sains dan teknologi, olahraga, kewirausahaan, gim elektronik, serta seni.
Berikut daftar tujuh cabang beserta peringkat yang mahasiswa IAIN Kerinci capai:
- Peringkat III: Sains dan Teknologi (Saintek) serta LIMP.
- Peringkat IV: Pencak silat ganda putri dan business plan.
- Peringkat V: Mobile Legends putri.
- Peringkat VI: Solo song dan penulisan cerpen.
Dari daftar tersebut, dua cabang menempatkan kontingen IAIN Kerinci pada peringkat III, yaitu Saintek dan LIMP. Selanjutnya, mahasiswa mencatat peringkat IV melalui pencak silat ganda putri dan business plan. Sementara itu, Mobile Legends putri menyumbang capaian peringkat V, sedangkan solo song dan penulisan cerpen menempati peringkat VI.
Keragaman cabang itu memperlihatkan luasnya bidang kompetisi yang mahasiswa IAIN Kerinci ikuti. Selain bidang sains dan teknologi, kontingen juga berpartisipasi dalam olahraga, perencanaan bisnis, permainan elektronik, dan seni.
Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Capaian Mahasiswa
Rektor IAIN Kerinci, Prof. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengapresiasi capaian mahasiswa dalam PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026. Menurutnya, kompetisi antarmahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi dan meningkatkan kompetensi mahasiswa.
Rektor juga mendorong mahasiswa agar terus mengembangkan kemampuan serta berani mengikuti kompetisi dalam berbagai bidang. Ia menyampaikan harapan agar mahasiswa IAIN Kerinci dapat meningkatkan prestasi dan menjaga nama baik institusi pada ajang berikutnya.
“Capaian mahasiswa IAIN Kerinci dalam PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026 patut kita apresiasi. Keikutsertaan dan prestasi yang diraih ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta berani berkompetisi di berbagai bidang. Kami berharap mahasiswa IAIN Kerinci dapat terus meningkatkan prestasi dan membawa nama baik institusi pada ajang-ajang berikutnya,” ujar Rektor.
Pengalaman Kompetisi untuk Pembinaan Mahasiswa
PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026 memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas di hadapan peserta dari perguruan tinggi lain dalam lingkungan PTKIN se-Sumatera. Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa dapat menguji kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman dalam menghadapi persaingan antarkampus.
Bagi IAIN Kerinci, pengalaman mengikuti tujuh cabang perlombaan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pembinaan mahasiswa. Selanjutnya, institusi dapat terus mendorong pengembangan potensi sesuai bidang yang diminati mahasiswa, baik dalam ranah akademik maupun nonakademik.
Pengembangan kemampuan membutuhkan latihan berkelanjutan dan pembinaan sesuai minat serta bakat mahasiswa. Karena itu, pengalaman dari kompetisi regional ini dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi ajang mendatang.
IAIN Kerinci terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, menghasilkan karya, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Capaian pada tujuh cabang PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026 diharapkan memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya dan berkompetisi secara positif. (iD/*)











Komentar