Inilah Tempat Aman Menaruh Genset agar Terhindar dari Risiko Berbahaya

Kesalahan penempatan genset dapat memicu keracunan karbon monoksida yang berisiko fatal.

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tempat Aman Menaruh Genset. (Foto: AI)

Ilustrasi Tempat Aman Menaruh Genset. (Foto: AI)

Intiperistiwa.com – Genset sering menjadi solusi saat listrik padam. Banyak keluarga menggunakannya sebagai sumber listrik cadangan ketika terjadi gangguan jaringan, cuaca buruk, atau perawatan instalasi listrik.

Meski demikian, tidak semua pengguna memahami cara pengoperasian yang aman. Padahal, lokasi penempatan genset sangat berpengaruh terhadap keselamatan penghuni rumah. Karena itu, setiap pemilik rumah perlu mengetahui risiko yang mungkin muncul.

Menurut Consumer Reports, penggunaan genset di dalam rumah atau terlalu dekat bangunan dapat memicu keracunan karbon monoksida (CO). Gas tersebut tidak memiliki warna maupun bau. Akibatnya, banyak orang tidak menyadari keberadaannya hingga muncul gejala serius.

Selain menghasilkan gas berbahaya, genset juga mengeluarkan panas tinggi saat beroperasi. Karena itu, pengguna perlu memperhatikan lokasi penempatan agar terhindar dari risiko cedera maupun kebakaran.

Karbon Monoksida Bisa Mengancam Nyawa

Genset portabel yang umum di gunakan rumah tangga menghasilkan karbon monoksida dalam jumlah cukup besar. Saat seseorang menghirup gas tersebut dalam kadar tinggi, tubuh dapat mengalami pusing, sesak napas, hingga kehilangan kesadaran.

Baca Juga :  Uji Coba Jalan Khusus Batu Bara Jambi Segera Digelar, Ruas 77 Kilometer Jadi Tahap Awal

National Institutes of Health (NIH) menjelaskan bahwa karbon monoksida dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Risiko tersebut meningkat ketika gas terkumpul di area dengan sirkulasi udara yang buruk.

Data Consumer Product Safety Commission (CPSC) mencatat sedikitnya 770 kematian di Amerika Serikat. Kasus tersebut berkaitan dengan keracunan karbon monoksida akibat penggunaan genset portabel selama 2011 hingga 2021.

Karena tingginya risiko tersebut, sejumlah produsen kini menyematkan sensor karbon monoksida pada produknya. Teknologi ini mampu mematikan mesin secara otomatis ketika kadar gas berbahaya meningkat.

Hindari Menyalakan Genset di Lokasi Ini

Pemilik rumah sebaiknya tidak mengoperasikan genset di dalam ruangan. Selain itu, area semi tertutup juga memiliki tingkat risiko yang tinggi.

Baca Juga :  Lowongan Kerja SKK Migas 2026 Resmi Dibuka, Tersedia 35 Formasi untuk Lulusan S1

Beberapa lokasi yang perlu di hindari meliputi garasi, ruang bawah tanah, gudang tertutup, dan teras tanpa ventilasi memadai. Selain itu, pengguna juga tidak boleh menempatkan genset dekat pintu maupun jendela rumah.

Lokasi tersebut dapat menahan gas karbon monoksida dalam jumlah besar. Akibatnya, konsentrasi gas terus meningkat dan membahayakan seluruh penghuni rumah.

Jarak Aman Penempatan Genset

Untuk menjaga keamanan, letakkan genset di area terbuka. Sebaiknya pengguna menjaga jarak sekitar enam hingga sepuluh meter dari bangunan rumah.

Selain itu, arahkan knalpot menjauhi pintu, jendela, ventilasi, dan area aktivitas keluarga. Langkah sederhana tersebut membantu mengurangi risiko gas buang masuk ke dalam rumah.

Genset memang memberikan manfaat besar saat terjadi pemadaman listrik. Namun, pengguna tetap perlu mengutamakan keselamatan. Dengan penempatan yang tepat, keluarga dapat menikmati pasokan listrik cadangan tanpa menghadapi risiko yang membahayakan. (id/*)

Berita Terkait

Asap Karhutla Tak Hanya Mengganggu Paru, IDAI Soroti Risiko bagi Kecerdasan dan Mental Anak
Melihat Orang Lain Ketakutan, Benarkah Kita Bisa Ikut Takut? Ini Faktanya
Hb Rendah? Ini 5 Cara Menaikkan Hemoglobin Sesuai Penyebabnya
5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan
Katarak di Usia Muda: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Mau Tetap Sehat di Usia Lanjut? Mulai dengan 5 Kebiasaan Makan Ini
Screen Time Tinggi: 3 Dampak pada Kesehatan dan Cara Mengatasinya
Kemenkes Siapkan 3 Perubahan Layanan BPJS Kesehatan
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Asap Karhutla Tak Hanya Mengganggu Paru, IDAI Soroti Risiko bagi Kecerdasan dan Mental Anak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Melihat Orang Lain Ketakutan, Benarkah Kita Bisa Ikut Takut? Ini Faktanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Hb Rendah? Ini 5 Cara Menaikkan Hemoglobin Sesuai Penyebabnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:00 WIB

5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Katarak di Usia Muda: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru