Lelang Aset Koruptor KPK Tembus Rp39,8 Miliar, Kas Negara Kembali Bertambah

Sebanyak 34 lot aset dari 25 perkara korupsi laku terjual dalam lelang KPK sepanjang Juni 2026.

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lelang Aset Koruptor KPK Tembus Rp39,8 Miliar, Kas Negara Kembali Bertambah. (Foto: Getty Images/iStockphoto/siraanamwong/kompas)

Lelang Aset Koruptor KPK Tembus Rp39,8 Miliar, Kas Negara Kembali Bertambah. (Foto: Getty Images/iStockphoto/siraanamwong/kompas)

Intiperistiwa.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencatat pemasukan dari penjualan aset rampasan tindak pidana korupsi. Kali ini, lembaga antirasuah itu menjual 34 lot barang dengan nilai mencapai Rp39.808.957.000 atau sekitar Rp39,8 miliar. Selain menambah penerimaan negara, langkah tersebut memperkuat upaya pemulihan aset hasil kejahatan korupsi.

Mengutip informasi resmi KPK, Senin (29/6/2026), seluruh barang berasal dari 25 perkara korupsi. KPK menggelar lelang secara serentak di 12 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) pada 18 Juni 2026. Selanjutnya, satu KPKNL kembali melaksanakan lelang pada 23 Juni 2026.

Fokus pada Pemulihan Aset

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, menegaskan lelang aset bertujuan mengoptimalkan pemulihan aset atau asset recovery. Karena itu, KPK segera menyetorkan seluruh hasil penjualan ke kas negara. Dengan demikian, negara memperoleh manfaat langsung dari proses penegakan hukum.

Mungki menjelaskan, barang rampasan tidak hanya menambah penerimaan negara. Namun, aset tersebut juga mencerminkan komitmen KPK dalam mengembalikan hasil tindak pidana korupsi kepada negara. Selain itu, pemulihan aset menjadi bagian penting dari pemberantasan korupsi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Impor Migas Indonesia Melonjak, Singapura Masih Jadi Pemasok Terbesar

Baru 34 Lot Terjual

Pada pelaksanaan lelang, KPK menawarkan 110 lot barang. Total nilai limit seluruh aset mencapai Rp311.255.847.032 atau sekitar Rp311 miliar. Namun, pembeli baru memenangkan 34 lot hingga penutupan lelang.

Rincian penjualan meliputi 10 lot aset tidak bergerak dan 24 lot aset bergerak. Total hasil bersih lelang mencapai Rp39,81 miliar. Selanjutnya, KPK akan menyetorkan seluruh dana tersebut ke kas negara. Sementara itu, objek lelang yang mengalami wanprestasi akan kembali masuk pada pelaksanaan lelang berikutnya.

Perkara dengan Nilai Penjualan Tertinggi

Nilai penjualan terbesar berasal dari perkara mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra. Penjualan aset dalam perkara itu mencapai Rp16.567.381.000. Angka tersebut menjadi kontribusi tertinggi pada lelang kali ini.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Lampaui Rata-rata Negara G20 dan ASEAN

Selanjutnya, perkara pengadaan alat pelindung diri (APD) atas nama Ahmad Taufik menyumbang Rp7.172.124.000. Kemudian, perkara mantan Hakim Agung Gazalba Saleh menghasilkan Rp6.046.695.000. Selain itu, perkara pengadaan lahan di Jakarta yang melibatkan Tommy Adrian dan Rudy Hartono Iskandar menyumbang Rp3.318.294.000.

Mungki menegaskan KPK akan terus menggelar lelang aset secara berkala. Langkah tersebut bertujuan memaksimalkan pengembalian aset hasil korupsi kepada negara. Selain itu, hasil pemulihan aset diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Hasil Lelang KPK Sepanjang 2026

Sepanjang 2026, KPK sudah menggelar dua kali lelang aset rampasan, yaitu pada Maret dan Juni. Kedua pelaksanaan itu menghasilkan penerimaan bersih sebesar Rp50,71 miliar. Angka tersebut menunjukkan konsistensi KPK dalam mengoptimalkan pemulihan aset.

Sebagai perbandingan, KPK membukukan hasil lelang sebesar Rp109 miliar sepanjang 2025. Karena itu, lembaga tersebut terus memperkuat strategi pemulihan aset sebagai bagian dari upaya mengembalikan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.(iD/*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Naik Tajam, Buyback Pegadaian Ikut Melonjak
Promo Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng hingga Produk Segar Diskon Besar
Kabar Baik! Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg
Cara Cek PKH Juli 2026 Online Lewat Website dan Aplikasi, Cukup Pakai NIK
Cara Cek Desil Kemensos Juli 2026 Lewat Web Online, Ketahui Status Penerima PKH, BPNT, dan BPJS PBI
Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan
PKH Tahap 3 Juli 2026 Mulai Cair, Cek Jadwal, Nominal Bantuan, dan Status Penerima
Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Terus Menguat
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Naik Tajam, Buyback Pegadaian Ikut Melonjak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:00 WIB

Promo Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng hingga Produk Segar Diskon Besar

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kabar Baik! Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:00 WIB

Cara Cek PKH Juli 2026 Online Lewat Website dan Aplikasi, Cukup Pakai NIK

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:00 WIB

Cara Cek Desil Kemensos Juli 2026 Lewat Web Online, Ketahui Status Penerima PKH, BPNT, dan BPJS PBI

Berita Terbaru