Intiperistiwa.com – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap Rupiah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam tersebut bergerak di sekitar level Rp17.800. Mengutip data Bloomberg, Senin (10/8/2026), dolar AS berada pada level Rp17.810. Angka tersebut menunjukkan pelemahan dolar AS sebesar 0,49% terhadap Rupiah.
Pergerakan dolar AS juga menunjukkan arah berbeda terhadap sejumlah mata uang lainnya. Namun, sebagian mata uang cenderung mempertahankan posisi atau bergerak stagnan. Kondisi tersebut terlihat pada dolar Kanada, CHF Swiss France, dan dolar Hong Kong. Ketiga mata uang tersebut tidak mencatat perubahan berarti terhadap dolar AS.
Dolar AS Menguat terhadap Yen dan Won
Sementara itu, dolar AS justru menguat terhadap yen Jepang pada perdagangan pagi tersebut. Data yang sama mencatat penguatan dolar AS sebesar 0,50% terhadap mata uang Jepang. Selain itu, dolar AS juga mencatat penguatan terhadap won Korea. Penguatan tersebut mencapai 8,24% berdasarkan data Bloomberg.
Dengan demikian, pergerakan dolar AS menunjukkan hasil yang berbeda terhadap sejumlah mata uang. Terhadap Rupiah, dolar AS melemah 0,49% hingga mencapai Rp17.810. Sebaliknya, dolar AS menguat terhadap yen Jepang dan won Korea. Sementara itu, dolar Kanada, CHF Swiss France, serta dolar Hong Kong cenderung stagnan.
Pergerakan kurs tersebut menunjukkan dinamika pasar valuta asing pada perdagangan Senin (10/8/2026). Karena itu, arah dolar AS terhadap setiap mata uang tidak bergerak seragam. Rupiah mencatat penguatan ketika dolar AS mengalami pelemahan pagi ini. Data Bloomberg menjadi acuan dalam melihat pergerakan nilai tukar tersebut. (iD/*)











Komentar