Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dolar AS Menguat ke Level Rp17.993

Dolar AS Sentuh Rp17.993, Rupiah Melemah pada Awal Perdagangan

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dolar AS Menguat ke Level Rp17.993. (Foto: prolitenews)

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dolar AS Menguat ke Level Rp17.993. (Foto: prolitenews)

Intiperistiwa.comNilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) memulai perdagangan dengan tren penguatan terhadap rupiah. Pada Senin, 6 Juli 2026, mata uang Negeri Paman Sam bergerak di kisaran Rp17.900. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah sejak awal sesi perdagangan. Pelaku pasar pun terus mencermati arah pergerakan kurs sepanjang hari.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 10.16 WIB, dolar AS berada di level Rp17.993. Angka tersebut naik 30 poin atau sekitar 0,17 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan itu memperlihatkan dolar AS masih mempertahankan momentum positif. Sementara itu, rupiah bergerak melemah mengikuti penguatan mata uang tersebut.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.926 per Dolar AS, Harga Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Dolar AS Menguat terhadap Mata Uang Global

Selain menguat terhadap rupiah, dolar AS juga mencatat kenaikan terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Dolar AS naik 0,21 persen terhadap dolar Australia. Selanjutnya, mata uang Amerika Serikat itu menguat 0,03 persen terhadap euro. Pergerakan tersebut mencerminkan penguatan yang cukup merata.

Tren serupa juga terlihat terhadap mata uang kawasan Asia. Dolar AS menguat 0,05 persen terhadap dolar Singapura. Kemudian, mata uang tersebut naik 0,13 persen terhadap yuan China. Kondisi itu menunjukkan dolar AS masih mendominasi perdagangan valas.

Baca Juga :  Alasan Pertamina Menaikkan Harga Pertamax Mulai 10 Juni 2026

Di sisi lain, dolar AS juga mencatat penguatan terhadap yen Jepang. Mata uang itu naik sekitar 0,29 persen dibandingkan yen. Selain itu, dolar AS menguat 0,10 persen terhadap baht Thailand. Dolar AS juga bertambah 0,12 persen terhadap ringgit Malaysia. Pergerakan tersebut memperlihatkan penguatan dolar terjadi di berbagai kawasan. (iD/*)

Berita Terkait

Gen Z Sulit Dapat Kerja, Pekerjaan Dianggap Kuno Ini Ternyata Menjanjikan di Masa Depan
Daftar 10 Negara Paling Makmur di Asia 2026, Indonesia Peringkat Berapa?
Siap-Siap Pertalite Bakal Dibatasi, Cek Kelompok yang Terancam Kehilangan Subsidi
Dolar AS Melemah Pagi Ini, Rupiah Menguat 0,49 Persen
Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg
Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Tembus Rp3.941 per Kg Jelang Awal Agustus 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Naik Tajam, Buyback Pegadaian Ikut Melonjak
Promo Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng hingga Produk Segar Diskon Besar
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Gen Z Sulit Dapat Kerja, Pekerjaan Dianggap Kuno Ini Ternyata Menjanjikan di Masa Depan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Daftar 10 Negara Paling Makmur di Asia 2026, Indonesia Peringkat Berapa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Siap-Siap Pertalite Bakal Dibatasi, Cek Kelompok yang Terancam Kehilangan Subsidi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Dolar AS Melemah Pagi Ini, Rupiah Menguat 0,49 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg

Berita Terbaru