Intiperistiwa.com – Setiap pengumuman SNBP dan UTBK-SNBT selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Media sosial segera dipenuhi twibbon, tangkapan layar hasil seleksi, dan ucapan selamat. Selain itu, banyak peserta merayakan keberhasilan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Namun, sebagian peserta harus menerima hasil yang belum sesuai harapan.
Banyak peserta merasa kecewa setelah gagal pada jalur SNBP atau SNBT. Meski begitu, hasil tersebut tidak menutup peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Karena itu, calon mahasiswa tetap memiliki kesempatan masuk PTN melalui jalur lain. Oleh sebab itu, peserta tidak perlu langsung menyerah.
Persaingan SNBP dan SNBT Memang Sangat Ketat
Seleksi nasional memang bertujuan memilih peserta terbaik sesuai kuota yang tersedia. Karena itu, tidak semua pendaftar dapat memperoleh kursi di PTN. Pada SNBP 2026, sebanyak 806.242 siswa mengikuti seleksi untuk memperebutkan 189.017 kursi.
Di PTN akademik, sebanyak 774.263 peserta mengikuti seleksi. Namun, panitia hanya menerima 155.543 peserta atau sekitar 20,09 persen. Sementara itu, PTN vokasi menerima 23.438 peserta dari total 77.256 pendaftar atau sekitar 30,34 persen.
Persaingan juga berlangsung ketat pada jalur UTBK-SNBT 2026. Sebanyak 871.496 peserta mengikuti seleksi tersebut. Namun, panitia hanya menetapkan 256.369 peserta sebagai calon mahasiswa baru. Akibatnya, lebih dari 600 ribu peserta harus mencari alternatif lain untuk melanjutkan kuliah.
Universitas Terbuka Menjadi Salah Satu Pilihan
Calon mahasiswa masih memiliki peluang kuliah di PTN tanpa menunggu seleksi nasional berikutnya. Salah satu pilihannya ialah Universitas Terbuka (UT). Selain itu, UT menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh yang memberi kemudahan bagi berbagai kalangan.
Universitas Terbuka menjelaskan bahwa kampusnya membuka akses pendidikan tinggi tanpa membatasi usia, domisili, maupun kesibukan. Karena itu, mahasiswa UT berasal dari berbagai latar belakang. Mulai lulusan SMA, pekerja, aparatur sipil negara, anggota TNI dan Polri, pelaku usaha, hingga mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah.
Selain itu, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari mana saja melalui sistem pembelajaran jarak jauh. UT juga menyediakan layanan akademik melalui 39 kantor UT Daerah dan satu kantor layanan luar negeri. Dengan demikian, mahasiswa tetap memperoleh layanan akademik secara optimal.
Biaya Kuliah Relatif Terjangkau
Universitas Terbuka menawarkan biaya pendidikan yang relatif terjangkau. Selain itu, biaya pendaftaran jalur umum mulai Rp100 ribu. Sementara itu, jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mematok biaya Rp500 ribu, termasuk proses asesmen.
Program diploma menetapkan biaya pendidikan mulai Rp1.150.000 setiap semester. Kemudian, program sarjana melalui sistem paket mematok biaya mulai Rp1.300.000 per semester. Namun, mahasiswa juga dapat memilih sistem nonpaket dengan biaya Rp35 ribu hingga Rp120 ribu per SKS.
Universitas Terbuka juga membuka program magister dan doktor. Program magister mengenakan biaya admisi Rp750 ribu dengan uang kuliah Rp8,5 juta. Sementara itu, program doktor menetapkan biaya admisi Rp1 juta dan uang kuliah Rp12,5 juta.
Ijazah Memiliki Status yang Sama
Universitas Terbuka berstatus sebagai perguruan tinggi negeri. Karena itu, ijazah UT memiliki kedudukan yang sama dengan PTN lainnya. Selain itu, kampus ini menawarkan berbagai program diploma, sarjana, magister, hingga doktor.
Sistem pembelajaran yang fleksibel juga menjadi keunggulan Universitas Terbuka. Mahasiswa tetap dapat bekerja sambil menempuh pendidikan. Oleh sebab itu, banyak masyarakat memilih UT untuk menyesuaikan aktivitas kerja dan kuliah secara bersamaan.
Pendaftaran Masih Dibuka
Universitas Terbuka masih membuka penerimaan mahasiswa baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Jalur Non-RPL bagi lulusan SMA, SMK, dan sederajat berlangsung hingga 22 Juli 2026. Sementara itu, jalur RPL mengikuti jadwal yang tersedia pada sistem admisi.
Calon mahasiswa dapat menjalani seluruh proses pendaftaran secara daring. Selain itu, calon mahasiswa bisa mengakses informasi program studi, biaya kuliah, persyaratan, dan jadwal registrasi melalui situs resmi Universitas Terbuka. Setelah seluruh persyaratan lengkap, calon mahasiswa dapat melanjutkan pendaftaran melalui laman admisi UT. (iD/*)











Komentar