SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Inovasi guru dan siswa menghubungkan data kehadiran dengan gawai orang tua serta pihak sekolah.

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung. (Foto: Desi Hermila/rri)

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung. (Foto: Desi Hermila/rri)

Intiperistiwa.comSMP Negeri 13 Kerinci terus mendorong inovasi melalui teknologi pendidikan. Terbaru, sekolah menciptakan kartu presensi pintar untuk memantau kehadiran siswa secara langsung. Selain itu, sistem menghubungkan data kehadiran dengan gawai orang tua dan pihak sekolah. Dengan demikian, orang tua dapat mengetahui kehadiran anak melalui perangkat mereka.

Kepala SMP Negeri 13 Kerinci, Liza Azoni, M.Pd., menjelaskan awal munculnya inovasi tersebut. Ide itu berasal dari seorang guru coding yang melihat masih ada siswa bolos atau jarang hadir. Kemudian, sekolah mengembangkan gagasan tersebut melalui pembelajaran coding dan kegiatan ekstrakurikuler. Para siswa juga terlibat langsung dalam pembuatan serta perakitan alat.

“Idenya dari guru, kemudian pembuatan atau perakitan alat tersebut dilaksanakan oleh para murid,” ujar Liza. Menurut Liza, keterlibatan siswa menjadi bagian penting dalam pengembangan inovasi tersebut. Selain belajar teori, siswa juga memperoleh pengalaman langsung melalui proses perakitan. Karena itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang belajar teknologi bagi para siswa.

Kartu Presensi Pintar Terhubung dengan Gawai Orang Tua

Menurut Liza, sekolah telah menguji kartu presensi pintar tersebut untuk melihat efektivitasnya. Hasil uji coba menunjukkan alat itu membantu sekolah memantau kehadiran siswa. Selain itu, data kehadiran dapat terhubung langsung dengan gawai orang tua dan pihak sekolah. Dengan demikian, kedua pihak dapat memantau kehadiran siswa secara langsung.

Baca Juga :  Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Empat Taruna Terbaik Raih Adhi Makayasa

Sekolah mengemas alat presensi dalam bentuk kartu yang sekaligus berfungsi sebagai identitas siswa. Karena itu, siswa dapat memakai satu kartu untuk dua kebutuhan sekaligus. Selain lebih praktis, bentuk kartu memudahkan siswa membawanya dalam aktivitas sehari-hari. Inovasi tersebut juga memadukan fungsi presensi dengan identitas siswa.

Biaya Perakitan dan Pengadaan Kartu

Liza menjelaskan sekolah membutuhkan biaya lebih dari Rp300 ribu untuk bahan perakitan. Namun, pengadaan kartu memerlukan biaya lebih besar secara keseluruhan. Setiap kartu berharga sekitar Rp5 ribu. Selanjutnya, sekolah menyesuaikan kebutuhan kartu dengan jumlah seluruh siswa.

“Untuk bahan-bahan perakitannya sekitar Rp300 ribu lebih. Tetapi yang cukup banyak menghabiskan biaya adalah pembelian kartunya, sekitar Rp5 ribu per kartu, dikalikan dengan jumlah murid yang ada di sekolah,” jelasnya, Jumat, 4 September 2026. Menurut Liza, kartu menjadi salah satu komponen utama dalam kebutuhan biaya. Sementara itu, sekolah tetap melanjutkan persiapan penggunaan inovasi tersebut. Proses tersebut berjalan seiring dengan rencana peluncuran resmi.

Baca Juga :  Punya KTP Tapi Tidak Tahu Arti 16 Digit NIK? Ini Penjelasannya

Menunggu Peluncuran Resmi Pemkab Kerinci

Liza menambahkan sekolah sudah menyampaikan inovasi tersebut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci. Selanjutnya, sekolah menunggu Pemerintah Kabupaten Kerinci meluncurkan inovasi itu secara resmi. Menurut Liza, peluncuran resmi akan berlangsung dalam waktu dekat. Setelah peluncuran, sekolah dapat memakai sistem tersebut secara resmi.

Liza berharap kartu presensi pintar dapat membantu meningkatkan kedisiplinan siswa, terutama terkait kehadiran. Selain itu, sistem tersebut memberi kemudahan bagi orang tua dalam memantau anak. Sekolah juga dapat mengetahui data kehadiran secara lebih cepat. Karena itu, inovasi tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam memanfaatkan teknologi pendidikan.

Sekolah berharap inovasi itu dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya. Selain itu, Liza ingin karya tersebut mengangkat nama SMP Negeri 13 Kerinci. Ia juga berharap inovasi guru dan siswa membawa nama Kabupaten Kerinci melalui bidang pendidikan dan teknologi. Dengan demikian, sekolah ingin terus mendorong kreativitas siswa melalui karya yang bermanfaat. (iD/*)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya
274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027
Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026
Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya
10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana, Gaji Tembus Rp1,89 Miliar Setahun
Desil KIP Kuliah Berubah, Apakah Bantuan Otomatis Berhenti? Ini Penjelasan Kemdiktisaintek
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB