Intiperistiwa.com – Membeli mobil bekas membutuhkan ketelitian agar tidak mengalami kerugian. Selain memeriksa kondisi kendaraan, pembeli juga wajib memahami Cara Cek BPKB Asli sebelum bertransaksi. Dengan begitu, Anda dapat memastikan dokumen kendaraan benar-benar sah dan sesuai ketentuan.
Setiap kendaraan wajib memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan. Sementara itu, BPKB menjadi bukti sah kepemilikan yang memuat identitas kendaraan dan pemiliknya.
Karena itu, pembeli wajib menerima kedua dokumen tersebut saat membeli mobil bekas. Jangan mudah tergiur harga murah tanpa memeriksa keaslian BPKB. Jika BPKB ternyata palsu, dokumen tersebut tidak memiliki kekuatan hukum.
Cara Cek BPKB Asli Sebelum Membeli Mobil Bekas
Sebelum memeriksa ciri fisik BPKB, Anda perlu mencocokkan seluruh data kendaraan. Langkah ini membantu memastikan dokumen sesuai dengan kendaraan yang akan dibeli. Selain itu, pemeriksaan awal dapat mengurangi risiko penipuan.
Pertama, buka halaman identitas pemilik dan data kendaraan. Selanjutnya, cocokkan nomor registrasi atau nomor polisi dengan pelat nomor serta STNK. Setelah itu, pastikan nama dan alamat pemilik sesuai dengan data yang tertera.
Kemudian, periksa nomor rangka dan nomor mesin secara langsung pada kendaraan. Jangan melewatkan tahap ini meskipun kendaraan terlihat meyakinkan. Perbedaan satu angka saja dapat menimbulkan persoalan hukum.
“Jangan malas untuk cek fisik langsung ke kendaraannya. Pastikan ketukan angkanya rapi tanpa ada bekas las atau kikisan. Satu angka saja beda, urusannya bisa panjang ke hukum,” jelas Brigadir Sarah dalam video tersebut.
Kenali Ciri-Ciri BPKB Asli
1. Hologram Berubah Warna
Setelah seluruh data sesuai, periksa hologram pada halaman depan BPKB. Sorot hologram menggunakan cahaya atau gerakkan dokumen secara perlahan. Selanjutnya, amati perubahan warna yang muncul.
“Pada BPKB asli hologramnya akan berubah warna menjadi kuning keemasan yang tajam. Kalau dipalsukan, biasanya warnanya flat, tetap keperakan atau kusam,” ungkapnya.
2. Tekstur Kertas Lebih Kasar
Selain hologram, Anda juga perlu memeriksa tekstur kertas BPKB. BPKB asli menggunakan kertas khusus dokumen negara sehingga terasa lebih kasar. Sebaliknya, kertas yang terlalu halus patut menimbulkan kecurigaan.
Di samping itu, perhatikan benang pengaman yang menyatu dengan kertas. Benang tersebut bukan sekadar gambar cetakan. Karena itu, pemeriksaan fisik menjadi langkah penting.
3. Memiliki Watermark
Terakhir, arahkan lembar BPKB ke cahaya. BPKB asli akan menampilkan watermark berupa lambang Tribrata Polri di dalam serat kertas. Dengan demikian, Anda dapat mengenali salah satu tanda keaslian dokumen tersebut.
Pemeriksaan data kendaraan, hologram, tekstur kertas, dan watermark membantu mengurangi risiko menerima BPKB palsu. Karena itu, lakukan seluruh pengecekan secara teliti sebelum menyelesaikan transaksi pembelian mobil bekas. (iD/*)











Komentar