Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”

Festival dua hari di Kayu Aro menghadirkan kompetisi, edukasi, UMKM, budaya, dan pengalaman kopi.

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”. (Gambar: Ilustrasi AI)

Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”. (Gambar: Ilustrasi AI)

Intiperistiwa.com Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali mengangkat potensi unggulan daerah melalui Festival Kopi Kerinci 2026. Pemerintah akan menggelar festival itu pada 19–20 September 2026 di Lapangan M10 Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Festival tersebut mengusung tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”. Pemerintah juga ingin memperluas promosi kopi Kerinci kepada masyarakat nasional hingga internasional.

Festival ini tidak hanya menghadirkan ruang untuk menikmati kopi. Sebaliknya, panitia mempertemukan petani, pelaku usaha, komunitas kopi, barista, UMKM, dan masyarakat. Lembaga perbankan, asosiasi, pemerintah, serta pelaku ekonomi kreatif juga ikut mengambil bagian. Kolaborasi tersebut membuka ruang promosi, jejaring, dan peluang kerja sama bagi pelaku kopi Kerinci.

Festival Kopi Kerinci 2026 Perkuat Jejaring Pelaku Kopi

Festival Kopi Kerinci 2026 juga mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam sektor kopi dan pembangunan daerah. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Jamal Penta Putra, menjelaskan susunan pihak pada agenda pembukaan. Panitia menjadwalkan Gubernur Jambi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menghadiri pembukaan. Bank Indonesia, Bank Jambi, BNI, BRI, dan Asosiasi Kopi Spesial Indonesia juga akan hadir.

Pemerintah berharap kehadiran berbagai pihak dapat memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama. Selain itu, festival melibatkan Perkumpulan Penggiat Kopi Jambi, UMKM, komunitas kopi, barista, petani, serta pelaku usaha. Kolaborasi tersebut mempertemukan potensi lokal Kerinci dengan jaringan pasar dan industri kopi yang lebih luas. Dengan demikian, petani dan pelaku usaha memiliki peluang membangun kerja sama baru.

Baca Juga :  Kenapa Masjid Koto Tuo Pulau Tengah Disebut Masjid Keramat? Ini Kisahnya

Dua Hari Penuh Agenda Kopi dan Budaya

Pada Sabtu, 19 September 2026, panitia memulai rangkaian dengan pembukaan, doa, dan laporan panitia. Selanjutnya, perwakilan Bank Indonesia dan Bupati Kerinci akan menyampaikan sambutan. Panitia kemudian mengajak tamu meninjau stan peserta, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif bidang kopi. Selain itu, hari pertama menghadirkan seduh kopi V60, seminar, talkshow, dan sejumlah kompetisi.

Panitia juga menghadirkan kompetisi Green Bean dan Manual Brewing dengan metode V60. Selain itu, peserta mengikuti kegiatan hilirisasi, lomba kreativitas kopi, pameran, serta Coffee Experience. Pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan seni dan budaya selama rangkaian berlangsung. Dengan begitu, festival menggabungkan pengalaman kopi, kreativitas, dan kekayaan budaya Kerinci.

Pada Minggu, 20 September 2026, panitia melanjutkan agenda melalui Field Trip Kebun Kopi. Setelah itu, peserta mengikuti kompetisi Cup Tester sebelum memasuki Ishoma dan persiapan penutupan. Panitia kemudian menggelar doa, apresiasi pelaku kopi, serta pemberian hadiah kepada para pemenang. Pada akhir rangkaian, Bupati Kerinci menutup Festival Kopi Kerinci 2026.

Dari Kayu Aro Menuju Panggung Kopi Dunia

Pemerintah Kabupaten Kerinci memakai festival ini untuk mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kopi daerah. Selain perkebunan, pemerintah menempatkan kopi sebagai bagian ekonomi kreatif, pariwisata, dan identitas daerah. Melalui festival, masyarakat dapat mengenal perjalanan kopi Kerinci sejak kebun hingga proses penyeduhan. Pengunjung juga dapat memahami pengolahan biji, kualitas green bean, proses roasting, dan teknik penyeduhan.

Baca Juga :  Kode Redeem FF Terbaru 6 Agustus 2026, Cek Daftar dan Cara Klaim Hadiahnya

Pemerintah berharap berbagai kompetisi dan edukasi meningkatkan kapasitas serta daya saing pelaku kopi Kerinci. Di sisi lain, UMKM memperoleh ruang untuk mengenalkan produk lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah. Festival juga mempertemukan petani, barista, komunitas, serta pelaku usaha dalam satu rangkaian kegiatan. Karena itu, agenda ini membuka ruang promosi sekaligus memperluas jejaring bagi pelaku lokal.

Kayu Aro Jadi Pusat Festival Kopi Kerinci 2026

Lapangan M10 Kayu Aro menjadi pusat Festival Kopi Kerinci 2026 selama dua hari. Kawasan tersebut menghadirkan panorama Kayu Aro dengan latar Gunung Kerinci bagi pengunjung. Selain menikmati kopi, pengunjung dapat menyaksikan kreativitas barista dan mengenal petani kopi lebih dekat. Mereka juga dapat menikmati pertunjukan budaya serta melihat berbagai produk UMKM lokal.

Pemerintah Kabupaten Kerinci mengajak masyarakat, pecinta kopi, komunitas, pelaku usaha, dan wisatawan menghadiri festival. Selain itu, pemerintah mengundang masyarakat dari berbagai daerah untuk ikut memeriahkan kegiatan. Festival ini menyatukan kopi, edukasi, kompetisi, budaya, dan produk lokal dalam satu rangkaian. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin memperluas pengenalan Kopi Kerinci ke panggung yang lebih luas. (iD/*)

Berita Terkait

Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan
Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya
274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026
Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi
Bahasa Duano dan Kerinci Terancam Punah, Balai Bahasa Jambi Ungkap Penyebabnya
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:23 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”

Rabu, 9 September 2026 - 10:00 WIB

Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan

Minggu, 6 September 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:00 WIB

274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Berita Terbaru