Cara Memilih dan Menyimpan Telur Ayam agar Tetap Segar, Ini Saran Pakar UNS

Pakar UNS menjelaskan manfaat telur, ciri telur berkualitas, serta cara menyimpannya agar tetap terjaga.

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Memilih dan Menyimpan Telur Ayam agar Tetap Segar, Ini Saran Pakar UNS. (Foto: Gusti/mediacenter.palangkaraya)

Cara Memilih dan Menyimpan Telur Ayam agar Tetap Segar, Ini Saran Pakar UNS. (Foto: Gusti/mediacenter.palangkaraya)

Intiperistiwa.com – Telur ayam menjadi salah satu lauk praktis yang banyak keluarga konsumsi. Selain mudah mengolahnya, masyarakat juga dapat memperoleh telur dengan harga relatif terjangkau. Telur mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin, serta berbagai mineral. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui cara memilih telur ayam segar agar memperoleh kualitas yang baik.

Putih telur mengandung lebih dari 20 jenis protein yang dapat menghasilkan peptida bioaktif selama pencernaan dan pengolahan. Berdasarkan informasi Universitas Sebelas Maret, peptida tersebut menunjukkan beragam aktivitas biologis. Aktivitas itu mencakup antimikroba, antioksidan, antihipertensi, antidiabetes, antikanker, anti-obesitas, imunomodulator, dan hipokolesterolemik. UNS memuat informasi tersebut pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Kepala Laboratorium Pangan dan Gizi Fakultas Pertanian UNS Bara Yudhistira menjelaskan nilai fungsional telur. Menurutnya, makanan fungsional memberikan manfaat fisiologis selain memenuhi kebutuhan gizi dasar. Telur juga menyediakan protein berkualitas tinggi dan asam linoleat sebagai asam lemak esensial. Selain itu, putih telur mempunyai profil asam amino dan peptida yang seimbang.

Bara menjelaskan bahwa protein telur memiliki komponen aktif dengan potensi bagi kesehatan dan pengembangan nutrasetika. Selain itu, putih dan kuning telur mengandung berbagai protein dengan aktivitas biologis. Aktivitas tersebut antara lain antioksidan, antimikroba, antivirus, antihipertensi, imunomodulator, dan hipokolesterolemik. Saat ini, berbagai bidang juga memanfaatkan zat bioaktif telur dalam industri makanan dan kedokteran.

Putih telur mengandung beberapa protein utama, seperti ovalbumin, ovotransferrin, lisozim, dan ovomucoid. Selain itu, albumen juga mengandung avidin, sistatin, dan ovoinhibitor. Struktur serta sifat biokimia protein memengaruhi aktivitas biologis berbagai senyawa tersebut. Namun, Bara menekankan pentingnya memilih telur berkualitas agar masyarakat memperoleh manfaat secara optimal.

Baca Juga :  Samsung 990 SSD Resmi Hadir di Indonesia, Usung Kecepatan Hingga 7.250 MB/s, Cek Harga dan Spesifikasinya

“Akan tetapi agar kita mendapatkan manfaat yang optimal dari konsumsi telur, hendaknya menggunakan telur yang berkualitas,” jelas Bara.

Cara Memilih Telur Ayam yang Segar

Bara menjelaskan bahwa masyarakat dapat menilai kualitas telur melalui kondisi fisik dan tes kesegaran sederhana. Pertama, pembeli dapat memperhatikan warna cangkang secara visual. Pilih cangkang yang cerah, pekat, dan merata sesuai jenis telurnya. Menurutnya, cangkang lebih gelap cenderung lebih tebal, kokoh, dan tahan terhadap kontaminasi selama penyimpanan.

Selanjutnya, periksa kondisi permukaan cangkang sebelum membeli telur. Pilih telur dengan kulit halus, bersih, utuh, dan tanpa retakan. Sebaliknya, hindari telur dengan noda hitam, pengapuran, atau kotoran ayam yang masih menempel. Kondisi tersebut dapat meningkatkan peluang bakteri dan mikroorganisme masuk melalui pori-pori cangkang.

Ukuran dan bobot telur juga dapat membantu pembeli menilai kualitasnya. Pilih telur dengan ukuran normal serta terasa mantap ketika tangan menggenggamnya. Selain itu, telur segar biasanya terasa lebih berat ketika seseorang mengangkatnya. Pembeli juga dapat melakukan tes sederhana dengan mengguncang telur secara perlahan dekat telinga.

Telur segar umumnya tidak menghasilkan suara atau getaran ketika seseorang mengguncangnya secara lembut. Kondisi tersebut terjadi karena kantung udara masih kecil dan putih telur masih kental. Selain itu, pembeli dapat memeriksa aroma untuk membantu menilai kualitas telur. Telur berkualitas baik tidak mengeluarkan bau amis menyengat atau bau busuk.

Cara Menyimpan Telur agar Kualitas Tetap Terjaga

Selain memilih telur berkualitas, masyarakat perlu memperhatikan cara penyimpanannya. Bara menyarankan agar masyarakat tidak langsung mencuci telur sebelum menyimpannya. Jika cangkang kotor, cukup gunakan lap atau tisu kering untuk membersihkannya. Langkah tersebut membantu menjaga lapisan pelindung alami pada permukaan cangkang.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan 2026 Tanggung 144 Penyakit, Cek Daftar Lengkap dan Layanan Gratisnya

Cangkang telur memiliki lapisan alami bernama kutikula yang membantu menyaring kuman. Mencuci telur sebelum penyimpanan dapat mengikis lapisan tersebut dan membuka pori-pori cangkang. Akibatnya, bakteri memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke dalam telur. Karena itu, Bara menyarankan pencucian saat telur akan segera digunakan.

“Cuci telur hanya menggunakan air mengalir tepat saat akan langsung memasaknya atau dalam penyimpanan yang singkat,” ujar Bara.

Selanjutnya, simpan telur pada rak bagian dalam kulkas dengan suhu stabil idealnya di bawah 4 derajat Celsius. Jangan menempatkan telur pada pintu kulkas karena bagian tersebut mengalami perubahan suhu ketika pintu sering terbuka. Fluktuasi suhu dapat memicu pengembunan pada cangkang dan mempercepat pertumbuhan bakteri patogen. Selain itu, gunakan wadah karton asli agar kelembapan tetap terjaga dan telur tidak mudah menyerap bau makanan lain.

Posisi telur juga menjadi bagian penting dalam penyimpanan. Bara menyarankan masyarakat menempatkan bagian runcing telur menghadap ke bawah. Bagian tumpul telur mempunyai kantung udara yang sebaiknya tetap berada di atas. Dengan demikian, posisi tersebut membantu menjaga kuning telur tetap stabil dan memperlambat penurunan kualitas.

Terakhir, masyarakat dapat menerapkan sistem First In, First Out atau FIFO. Pisahkan telur yang baru dibeli dari stok yang sudah lebih lama berada di kulkas. Selanjutnya, gunakan telur lama terlebih dahulu sebelum membuka stok yang baru. Cara tersebut memudahkan masyarakat mengatur persediaan sekaligus menjaga kualitas telur sebelum konsumsi. (iD/*)

Berita Terkait

Tabung LPG Mudah Meledak? Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Kebocoran LPG
Cara Cek Nilai Tanah Online lewat BHUMI ATR/BPN, Ini Langkahnya
Cara Menghemat Listrik di Rumah, 7 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dicoba
Cara Mendapatkan Kartu Nikah Digital Lewat Simkah, Ini Syarat dan Langkahnya
Mau Beli iPhone? Cek Garansinya dengan 4 Cara Mudah Ini
KPR Rumah Lunas? Jangan Lupa Urus Roya, Ini Syarat dan Biayanya
Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan
Panduan Pindah BPJS Mandiri ke BPJS PBI Agar Iuran Gratis
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Tabung LPG Mudah Meledak? Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Kebocoran LPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Cara Cek Nilai Tanah Online lewat BHUMI ATR/BPN, Ini Langkahnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Cara Menghemat Listrik di Rumah, 7 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dicoba

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Cara Mendapatkan Kartu Nikah Digital Lewat Simkah, Ini Syarat dan Langkahnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Mau Beli iPhone? Cek Garansinya dengan 4 Cara Mudah Ini

Berita Terbaru

Juventus vs Rennes Imbang 2-2, VAR Batalkan Gol Lucumi. (Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI/kompas)

Sport

Juventus vs Rennes Imbang 2-2, VAR Batalkan Gol Lucumi

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:00 WIB