Intiperistiwa.com – Budi Doremi kembali menyapa pendengar melalui lagu terbarunya berjudul “Cinta Diri Sendiri”. Kali ini, Budi membawa tema berbeda dari karya sebelumnya yang banyak mengangkat kisah romansa. Lagu Cinta Diri Sendiri Budi Doremi mengajak pendengar berhenti terlalu mengejar orang lain. Sebaliknya, Budi mengajak pendengar mulai memberi perhatian dan ruang bagi diri sendiri.
Budi menghadirkan musik dengan suasana ringan, hangat, dan hidup dalam lagu tersebut. Ia tetap mengandalkan ukulele yang menjadi salah satu ciri khas musiknya. Selain itu, gesekan biola memberi warna tambahan pada aransemen lagu. Pembawaan vokal Budi yang santai juga membantu pendengar menikmati pesan lagu dengan lebih ringan.
Meski baru meluncurkan lagu tersebut, Budi sebenarnya menciptakannya pada 2022 di Pangandaran. Saat itu, ia kembali aktif bekerja setelah melewati masa pandemi. Empat tahun kemudian, Budi mendengarkan kembali karya tersebut dan menilai pesannya masih relevan. Karena itu, ia memasukkan lagu tersebut dalam proyek mini album atau EP terbarunya.
Berangkat dari Pengalaman Menjadi People Pleaser
Pengalaman pribadi Budi menjadi salah satu dasar lahirnya “Cinta Diri Sendiri”. Budi mengaku pernah memiliki kecenderungan menyenangkan orang lain atau menjadi people pleaser. Sikap tersebut membuat seseorang sering mendahulukan perasaan dan kebutuhan orang lain. Akibatnya, seseorang dapat melupakan batas yang sebenarnya ia perlukan untuk dirinya.
Menurut Budi, orang yang sedang jatuh cinta kerap memberikan banyak hal demi mempertahankan hubungan. Namun, seseorang dapat tanpa sadar menjadikan pasangan sebagai pusat kebahagiaan. Karena itu, Budi menilai setiap orang perlu mengetahui batas dalam mencintai seseorang. Ia kemudian menjelaskan pandangan tersebut melalui pengalaman pribadinya.
“Ketika kita tahu batas, kita bisa menyelamatkan banyak hal dalam hidup kita. Tidak perlu segitunya mencintai orang. Boleh kita cinta mati atau mengejar seseorang, tetapi jangan lupa bahwa orang itu bisa pergi, sedangkan diri kita sendiri tidak boleh ditinggalkan,” ujar Budi. Pengalaman tersebut turut membentuk cara Budi melihat sebuah hubungan. Selain itu, ia pernah memaksakan suatu hubungan bertahan lebih lama dari seharusnya. Menurutnya, hubungan yang tidak lagi seimbang justru dapat membuat kedua pihak saling menyakiti.
Budi juga menilai sebuah hubungan membutuhkan niat dari kedua pihak. Selain itu, pasangan perlu memiliki komitmen yang sama agar hubungan dapat berjalan. Ia tidak melihat perjuangan sepihak sebagai dasar yang cukup untuk mempertahankan hubungan. Budi kemudian menegaskan pandangannya tentang komitmen tersebut.
“Suatu hubungan hanya bisa berjalan jika kedua belah pihak memiliki niat dan komitmen yang sama. Kalau tidak ada komitmen, untuk apa diperjuangkan?” tuturnya. Pernyataan tersebut memperkuat pesan yang Budi bawa melalui lagu terbarunya. Menurutnya, seseorang tetap perlu menjaga dirinya meski sedang mencintai orang lain. Dengan demikian, cinta diri menjadi bagian penting dari pesan dalam karya tersebut.
Musik Hangat dengan Video Bernuansa Jenaka
Selain membawa pesan reflektif, Budi menyisipkan lirik bernada ironi dalam “Cinta Diri Sendiri”. Lirik itu menggambarkan seseorang yang menganggap dirinya memiliki masalah karena terlalu baik. Namun, orang yang ia sukai justru memilih sosok lain. Sosok tersebut kemudian malah membuat orang yang ia sukai menangis.
Budi juga membawa suasana ringan dan jenaka ke dalam video musik lagu tersebut. Ia menggandeng Ardit Erwandha, Zoul Pandjoul, dan Shanika Ancita untuk beradu peran. Selain itu, ketiganya membantu menghadirkan visual yang terasa playful dan hidup. Pendekatan itu sejalan dengan nuansa musik hangat yang Budi hadirkan.
“Cinta Diri Sendiri” juga menjadi bagian dari perjalanan menuju EP terbaru Budi. Saat ini, proses pengerjaan proyek tersebut sudah mencapai sekitar 60–70 persen. Mini album itu merangkum fase kehidupan Budi mengenai keluarga, cinta diri, dan proses menghargai diri. Sebelumnya, ia juga merilis “Ada Untukmu” sebagai single pertama menuju proyek tersebut.
“Ada Untukmu” mengangkat kerinduan Budi kepada keluarga ketika ia menjalani aktivitas di luar rumah. Sementara itu, “Cinta Diri Sendiri” membawa pembahasan mengenai hubungan dan penghargaan terhadap diri. Kedua tema tersebut mengikuti fase kehidupan yang Budi jalani sekarang. Karena itu, Budi mulai memberi ruang lebih besar bagi pesan personal dalam karya musiknya.
Setelah 15 tahun berkarier di industri musik, Budi merasakan perubahan dalam menyikapi setiap karya. Kini, ia tidak hanya mengejar musik yang enak untuk pendengar nikmati. Selain itu, Budi ingin setiap lagu memiliki makna bagi orang yang mendengarnya. Perubahan tersebut ikut memengaruhi arah karya yang ia siapkan dalam EP terbaru.
Kehidupan Budi Kini Dekat dengan Keluarga dan Alam
Di luar musik, Budi kini lebih banyak menjalani keseharian bersama keluarga dan dekat dengan alam. Sejak pandemi, ia membawa keluarganya pindah ke Serang, Banten. Kemudian, Budi dan istrinya mulai belajar berkebun serta beternak dari nol. Mereka kini dapat memenuhi beberapa kebutuhan pangan sendiri, termasuk telur ayam dan sayuran.
Budi juga rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh dan memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga. Selain itu, ia menjadikan memancing sebagai salah satu hobinya. Bagi Budi, kegiatan tersebut bukan sekadar mengejar ikan. Memancing memberinya kesempatan menjauh sejenak dari gawai sambil menikmati pemandangan laut.
Menurut Budi, aktivitas tersebut juga mengajarkannya menerima bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Sementara itu, ia terus menyiapkan EP terbaru sebagai bagian dari perjalanan musiknya. Pendengar kini dapat menikmati “Cinta Diri Sendiri” melalui berbagai platform musik digital. Video musik lagu tersebut juga sudah tayang melalui kanal YouTube resmi Budi Doremi. (iD/*)











Komentar