Intiperistiwa.com – BYD terus memperluas jajaran MPV setelah sukses membawa Denza D9 ke segmen premium. Kini, perusahaan menyiapkan BYD M9 PHEV sebagai pilihan yang lebih terjangkau. BYD menjual model ini dengan nama Xia di China. Selain itu, perusahaan telah mengonfirmasi model tersebut untuk pasar setir kanan seperti Australia.
Kehadiran M9 untuk pasar setir kanan membuka peluang ekspansi ke negara lain. Indonesia termasuk pasar yang berpeluang menerima MPV tersebut. Namun, BYD belum memberikan konfirmasi resmi mengenai pemasaran M9 di Tanah Air. Karena itu, M9 belum masuk dalam jajaran mobil BYD di Indonesia.
BYD M9 PHEV Bawa Teknologi DM-i Generasi Kelima
Mengutip Paultan, BYD membekali M9 dengan sistem plug-in hybrid. Mobil ini memakai teknologi Dual Mode Intelligent atau DM-i generasi kelima. Sistem tersebut menggabungkan mesin bensin turbo 1,5 liter empat silinder dan motor listrik depan. Sementara itu, Denza D9 dalam sumber tersebut memakai sistem listrik murni atau BEV.
Untuk pasar China, motor listrik M9 menghasilkan tenaga 272 PS dan torsi 315 Nm. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 156 PS serta torsi 225 Nm. Namun, BYD belum mengumumkan angka spesifikasi resmi untuk pasar Australia. Karena itu, spesifikasi M9 versi Australia masih menunggu pengumuman perusahaan.
BYD menawarkan M9 dengan dua pilihan baterai Blade LFP. Varian Dynamic membawa baterai berkapasitas 20,39 kWh. Sementara itu, varian Premium memakai baterai lebih besar dengan kapasitas 36,6 kWh. Berdasarkan standar WLTP, mobil ini menawarkan jarak listrik hingga 145 kilometer.
Selain itu, BYD M9 PHEV menawarkan jarak tempuh gabungan hingga 850 kilometer. Sebagai mobil hybrid berteknologi PHEV, M9 memadukan tenaga listrik dan mesin bensin. Karena itu, pengemudi dapat memanfaatkan tenaga listrik sekaligus mesin untuk perjalanan lebih jauh. Pilihan baterai juga membedakan spesifikasi antara varian Dynamic dan Premium.
Dimensi Besar dan Kabin Tujuh Penumpang
BYD M9 memiliki panjang 5.145 mm dan lebar 1.970 mm. Mobil ini juga memiliki tinggi 1.805 mm. Sementara itu, jarak sumbu rodanya mencapai 3.045 mm. Meskipun lebih kecil daripada D9, M9 tetap masuk kategori MPV berukuran besar.
Pada bagian eksterior, BYD membawa beberapa elemen desain yang menyerupai Denza D9. Bagian depan menampilkan grille besar dengan logo BYD. Selain itu, lampu utama berbentuk ramping berpadu dengan aksen krom. Bagian belakang memakai lampu LED yang membentang lebar.
Masuk ke kabin, BYD menyediakan layar instrumen berukuran 12,3 inci. Sementara itu, layar infotainment memiliki ukuran 15,6 inci. Fitur lain mencakup head-up display, kamera 360 derajat, dan sistem bantuan pengemudi. Dengan demikian, M9 menawarkan sejumlah perangkat pendukung untuk pengemudi dan penumpang.
Untuk Australia, BYD akan lebih dahulu menawarkan varian Premium dengan konfigurasi tujuh penumpang. Perusahaan menjadwalkan model tersebut memasuki ruang pamer pada kuartal IV 2026. Langkah ini membawa M9 ke salah satu pasar kendaraan setir kanan. Selanjutnya, peluang ekspansi ke pasar lain menjadi semakin terbuka.
BYD M9 PHEV juga berpotensi menjadi salah satu MPV berikutnya untuk kawasan Asia Tenggara. Indonesia termasuk negara yang berpeluang menerima model tersebut. Meski demikian, BYD belum memastikan jadwal maupun rencana pemasaran M9 di Indonesia. Karena itu, konsumen masih perlu menunggu pengumuman resmi dari perusahaan. (iD/*)











Komentar