Dua Jemaah Haji Asal Indonesia Meninggal Saat Pulang

Dua jemaah asal Malang meninggal saat perjalanan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Jemaah Haji Asal Indoneisa Meninggal Saat Perjalanan Pulang. (Foto: Istimewa/Antara/murianews)

Dua Jemaah Haji Asal Indoneisa Meninggal Saat Perjalanan Pulang. (Foto: Istimewa/Antara/murianews)

Intiperistiwa.com – Suasana duka menyelimuti kepulangan jemaah haji Kloter 12 asal Kota Malang, Jawa Timur. Dua jemaah meninggal dalam perjalanan menuju Tanah Air, Kamis, 4 Juni 2026.

Peristiwa pertama terjadi di dalam pesawat menuju Indonesia. Seorang jemaah laki-laki berusia 70 tahun meninggal sekitar 30 menit sebelum pesawat mendarat.

Jemaah Meninggal di Dalam Pesawat

Petugas menemukan jemaah tersebut dalam kondisi lemas selama penerbangan. Tim medis sempat memberikan pertolongan sebelum pesawat tiba di Surabaya.

Namun, kondisinya terus menurun. Petugas menduga serangan jantung menjadi penyebab utama kematian.

Setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Juanda, duka kembali terjadi. Sekitar 1,5 jam kemudian, seorang jemaah perempuan berusia 58 tahun meninggal di dalam bus.

Bus tersebut membawa rombongan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Jemaah perempuan itu juga berasal dari Kota Malang.

Dugaan Penyebab karena Serangan Jantung

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, membenarkan dua peristiwa tersebut. Ia menyebut keduanya diduga mengalami serangan jantung.

Baca Juga :  MrBeast Ukir Rekor Baru, YouTuber Pertama dengan 500 Juta Subscriber

“Indikasinya memang serangan jantung,” kata Rosidi.

Saat ini, petugas membawa jenazah kedua jemaah ke RSUD Haji Jawa Timur. Setelah itu, keluarga akan menerima jenazah untuk proses pemakaman.

Rosidi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga jemaah. Ia berharap keluarga diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut.

Total 49 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Wafat

Rosidi menjelaskan jumlah jemaah wafat dari Debarkasi Surabaya terus bertambah. Hingga hari keempat pemulangan, total 49 jemaah meninggal dunia.

Sebanyak 47 jemaah meninggal saat masih berada di Arab Saudi. Sementara itu, dua lainnya meninggal dalam perjalanan pulang.

Menurut Rosidi, sebagian besar jemaah memiliki penyakit bawaan. Hipertensi dan gangguan jantung menjadi kondisi yang paling sering ditemukan.

Kelelahan Jadi Pemicu Utama

Rosidi menilai ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang kuat. Selain itu, cuaca ekstrem juga memperbesar risiko kesehatan jemaah.

Baca Juga :  Arsenal Tertarik Mendatangkan Bintang Club Brugge Christos Tzolis Yang Dibanderol 40 juta euro

Ia menjelaskan kelelahan sering memicu kambuhnya penyakit bawaan. Karena itu, jemaah lansia menghadapi risiko lebih besar.

“Kelelahan dan perubahan iklim sangat memengaruhi kondisi jemaah,” ujar Rosidi.

Jemaah Risiko Tinggi Masih Mendominasi

Pemerintah sebenarnya telah menerapkan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan. Penetapan istithaah juga dilakukan sesuai prosedur medis.

Meski begitu, jumlah jemaah risiko tinggi masih mendominasi setiap kelompok terbang. Kondisi itu membuat pengawasan kesehatan harus berjalan lebih ketat.

Rosidi menambahkan masa tunggu keberangkatan yang panjang turut memengaruhi kondisi jemaah. Selain itu, perjalanan panjang juga menguras stamina.

Menurut catatan tim medis, titik paling berat biasanya muncul setelah prosesi Armuzna. Risiko itu meningkat pada jemaah lanjut usia dengan penyakit penyerta.

Karena itu, Rosidi meminta jemaah lansia lebih berhati-hati menjaga kondisi tubuh. Ia juga mengingatkan pentingnya membatasi aktivitas fisik berlebihan. (id/*)

Berita Terkait

Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi
China Selangkah Lagi Wujudkan ‘Matahari Buatan’, Target Hasilkan Listrik Fusi pada 2030
Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan
Sangat Unik! Warga Pulau Ini Berkomunikasi dengan Cara Bersiul
Topan Besar Bavi Ancam Jepang hingga China, Penerbangan Dibatalkan, Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Terbongkar! Eks Wamen Sembunyikan Uang Korupsi dalam Galon Air, Nilainya Capai Ratusan Miliar Rupiah
Iran Siapkan Aturan Baru, Kapal yang Melintas di Selat Hormuz Akan Dikenakan Biaya
China Uji Rudal Strategis dari Kapal Selam Nuklir di Pasifik, Australia Langsung Layangkan Kritik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB

Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

China Selangkah Lagi Wujudkan ‘Matahari Buatan’, Target Hasilkan Listrik Fusi pada 2030

Senin, 13 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Sangat Unik! Warga Pulau Ini Berkomunikasi dengan Cara Bersiul

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:00 WIB

Topan Besar Bavi Ancam Jepang hingga China, Penerbangan Dibatalkan, Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru