Sejarah Kopi Marocchino, Minuman Khas Italia yang Namanya Justru Terinspirasi Maroko

Nama Marocchino ternyata berasal dari Italia dan menyimpan kisah unik sejak era 1950-an

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah Kopi Marocchino, Minuman Khas Italia yang Namanya Justru Terinspirasi Maroko. (Foto: cookingwithayeh)

Sejarah Kopi Marocchino, Minuman Khas Italia yang Namanya Justru Terinspirasi Maroko. (Foto: cookingwithayeh)

Intiperistiwa.com – Italia terkenal sebagai salah satu negara dengan budaya kopi yang kuat. Namun, ada satu minuman yang sering membuat wisatawan penasaran. Kopi tersebut bernama Marocchino. Meski memakai nama yang identik dengan Maroko, minuman ini sepenuhnya berasal dari Italia.

Marocchino tidak memiliki kaitan dengan negara Maroko. Sebaliknya, sejarahnya bermula di Kota Alessandria, wilayah Piedmont. Pada dekade 1950-an, Kedai Kopi Carpano mulai menyajikan minuman tersebut kepada para pelanggan. Lokasi kedai itu berada tepat di depan pabrik topi Borsalino yang sangat terkenal.

Suatu hari, pemilik pabrik melihat segelas espresso dengan taburan cokelat. Ia kemudian menyebut minuman itu “marocchino”. Sebutan tersebut mengacu pada warna kulit cokelat tua yang melapisi bagian dalam topi Borsalino. Sejak saat itu, nama Marocchino melekat dan menjadi bagian dari budaya kopi Italia.

Baca Juga :  Terbongkar! Eks Wamen Sembunyikan Uang Korupsi dalam Galon Air, Nilainya Capai Ratusan Miliar Rupiah

Perpaduan Sederhana dengan Cita Rasa Istimewa

Marocchino biasanya hadir dalam gelas kecil berkapasitas sekitar 70 hingga 80 mililiter. Ukuran mungil itu membuat keseimbangan rasa tetap terjaga. Selain itu, penyajiannya juga terlihat elegan. Karena alasan tersebut, banyak pencinta kopi memilih Marocchino sebagai teman bersantai.

Barista menyusun minuman ini dari tiga bahan utama. Mereka meletakkan cokelat tanpa pemanis sebagai lapisan pertama. Setelah itu, mereka menuangkan espresso pekat dari biji kopi berkualitas. Selanjutnya, mereka menambahkan susu berbusa tipis dalam jumlah lebih sedikit dibandingkan cappuccino.

Sebagai pelengkap, barista menaburkan bubuk kakao di atas permukaan kopi. Sentuhan itu memperkaya aroma sekaligus mempercantik tampilannya. Perpaduan rasa pahit, lembut, dan sedikit manis menciptakan karakter yang khas. Karena itu, Marocchino tetap memiliki banyak penggemar hingga sekarang.

Baca Juga :  Harga PS6 Diprediksi Tembus Rp16 Juta

Tampil Menarik dan Punya Banyak Variasi

Marocchino tidak hanya menawarkan cita rasa yang seimbang. Minuman ini juga memikat lewat tampilan berlapis yang kontras. Warna cokelat, espresso, susu, dan bubuk kakao menciptakan sajian yang menggugah selera. Oleh sebab itu, banyak wisatawan tertarik mencobanya saat berkunjung ke Italia.

Seperti banyak resep tradisional Italia, Marocchino berkembang dalam berbagai versi. Beberapa daerah bahkan menggunakan nama yang berbeda. Meski begitu, setiap variasi tetap mempertahankan ciri khas minuman ini. Tradisi tersebut menunjukkan kekayaan budaya kopi Italia.

Di wilayah Puglia, masyarakat mengenal minuman ini sebagai Espressino. Sementara itu, warga Campania sering menyebutnya Vetrino. Nama tersebut merujuk pada gelas bening yang digunakan saat penyajian. Meski memiliki sebutan berbeda, cita rasa khas Marocchino tetap menjadi daya tarik utamanya. (iD/*)

Berita Terkait

Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi
China Selangkah Lagi Wujudkan ‘Matahari Buatan’, Target Hasilkan Listrik Fusi pada 2030
Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan
Sangat Unik! Warga Pulau Ini Berkomunikasi dengan Cara Bersiul
Topan Besar Bavi Ancam Jepang hingga China, Penerbangan Dibatalkan, Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Terbongkar! Eks Wamen Sembunyikan Uang Korupsi dalam Galon Air, Nilainya Capai Ratusan Miliar Rupiah
Iran Siapkan Aturan Baru, Kapal yang Melintas di Selat Hormuz Akan Dikenakan Biaya
China Uji Rudal Strategis dari Kapal Selam Nuklir di Pasifik, Australia Langsung Layangkan Kritik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB

Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

China Selangkah Lagi Wujudkan ‘Matahari Buatan’, Target Hasilkan Listrik Fusi pada 2030

Senin, 13 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Sangat Unik! Warga Pulau Ini Berkomunikasi dengan Cara Bersiul

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:00 WIB

Topan Besar Bavi Ancam Jepang hingga China, Penerbangan Dibatalkan, Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru