Magang Nasional Batch 3 Segera Dibuka, Kuota Sekitar 62 Ribu Peserta

Kemnaker menargetkan total 150 ribu peserta angkatan II dengan kick-off batch ketiga pada November 2026.

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Magang Nasional Batch 3 Segera Dibuka, Kuota Sekitar 62 Ribu Peserta. (Gambar: Ilustrasi AI)

Magang Nasional Batch 3 Segera Dibuka, Kuota Sekitar 62 Ribu Peserta. (Gambar: Ilustrasi AI)

Intiperistiwa.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan Magang Nasional Batch 3 untuk angkatan II. Pemerintah memperkirakan sekitar 62.000 peserta akan mengikuti batch ketiga tersebut. Selanjutnya, kick-off program dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Kemnaker masih melakukan evaluasi sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menargetkan total peserta angkatan II mencapai 150 ribu orang. Pada batch 2 angkatan II, sebanyak 40.962 orang tercatat lolos sebagai peserta magang. Sementara itu, batch pertama menerima 46.160 peserta. Dengan perhitungan tersebut, batch ketiga akan membuka sekitar 62.000 kuota.

Yassierli menyampaikan target tersebut dalam konferensi pers Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2. Kegiatan itu berlangsung di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). Menurut dia, Kemnaker masih membutuhkan waktu untuk mengevaluasi program yang sedang berjalan. Setelah evaluasi selesai, pemerintah akan melanjutkan persiapan batch ketiga.

“Jadi 41 ribu ditambah batch pertama 46 ribu, nanti di batch ketiga insya Allah kita akan bulatkan menjadi 150 ribu,” ujar Yassierli dalam konferensi pers Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2, di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Magang Nasional Batch 3 Segera Memasuki Tahap Persiapan

Yassierli mengatakan Kemnaker mengambil waktu jeda untuk mengevaluasi pelaksanaan program magang nasional. Selanjutnya, pemerintah menargetkan pendaftaran batch ketiga kembali berjalan. Proses tersebut diperkirakan berlangsung sekitar satu setengah bulan setelah pelaksanaan batch sebelumnya. Karena itu, pemerintah mengarahkan kick-off batch ketiga pada awal November.

“Nanti mungkin dalam satu setengah bulan ke depan, sekitar awal November kita akan insyaallah kick off lagi untuk batch yang ketiga,” jelasnya.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menjelaskan perubahan skema pada batch ketiga. Kali ini, seluruh peserta akan menjalani magang pada perusahaan. Pemerintah tidak lagi menyediakan penempatan pada kementerian atau lembaga. Perubahan tersebut menjadi bagian dari skema pelaksanaan Magang Nasional Batch 3.

“Dan untuk batch 3 itu semuanya pure perusahaan. Jadi enggak ada kementerian/lembaga nanti ya untuk batch 3,” ujar Darmawansyah.

Darmawansyah kemudian menjelaskan tahapan persiapan menuju pelaksanaan program. Pada September, Kemnaker mulai membuka pendaftaran bagi perusahaan penyelenggara. Kemudian, Oktober menjadi jadwal pendaftaran dan seleksi peserta. Setelah seluruh proses tersebut berjalan, pemerintah menargetkan kick-off pada November.

“November kita akan kick-off lagi, tapi kita mulai pendaftarannya mulai dari bulan September ini, kita mulai daftar untuk penyelenggara. Kemudian Oktober nanti daftar untuk peserta, seleksi, kick-off lagi di November,” jelas ia.

Meski lokasi penempatan mengalami perubahan, pemerintah tetap menanggung uang saku peserta. Darmawansyah memastikan sumber uang saku tersebut sepenuhnya berasal dari pemerintah. Ketentuan itu tetap berlaku pada pelaksanaan batch ketiga. Dengan demikian, peserta tetap memperoleh uang saku dari pemerintah.

“Enggak, enggak. Uang saku murni dari pemerintah,” beber ia.

Sekitar 30 Ribu Alumni Sudah Bekerja

Selain mempersiapkan Magang Nasional Batch 3, Kemnaker juga memantau perkembangan alumni angkatan pertama. Darmawansyah menyebut sekitar 100 ribu orang menjadi alumni magang angkatan pertama. Dari jumlah tersebut, sekitar 60.000 orang menjalani magang nasional di perusahaan. Kemudian, hampir 50 persen atau sekitar 30.000 orang sudah bekerja di perusahaan.

“Sekitar 60.000 itu kan bekerja di magang di industri. Dari 60.000 itu berarti kan mendekati 50%-nya sekitar 30.000 sudah bekerja yang di perusahaan, tetapi yang di kementerian juga, itu ada juga yang mereka bekerja ke perusahaan. Nah, ini yang sedang kita tracer lagi ya, kita tracer. Ini baru yang angkatan pertama 2025 gitu,” tutur Darmawansyah.

Kemnaker menggunakan dua metode untuk menelusuri penyerapan kerja para alumni. Pertama, kementerian mengirimkan kuesioner survei kepada alumni program magang. Selain itu, Kemnaker mencocokkan data peserta dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Hasil pengecekan tersebut memperlihatkan peningkatan jumlah peserta yang sudah bekerja.

Baca Juga :  Cek NISN Online 2026 Kini Lebih Mudah, Bisa Pakai Nama Siswa dan Ibu Kandung

Darmawansyah mengatakan Kemnaker masih menelusuri alumni yang sebelumnya mengikuti program pada kementerian atau lembaga. Sebab, sebagian peserta kemudian memperoleh pekerjaan di perusahaan. Bahkan, beberapa peserta mencari lowongan pekerjaan ketika masih mengikuti program magang. Karena itu, Kemnaker masih melakukan penelusuran terhadap perkembangan kelompok tersebut.

“Kementerian/lembaga sebenarnya ada. Nah, itu kan kita harus kulik lagi ya, harus lihat lagi di dalam seperti apa. Contoh misalnya yang magang di kami saja, itu begitu yang angkatan satu kemarin itu ada yang kerjanya di luar. Misalnya dapat di bank dan sebagainya. Mereka sambil magang itu sambil cari juga lowongan-lowongan pekerjaan,” pungkasnya.

Selanjutnya, Magang Nasional Batch 3 memasuki persiapan dengan pendaftaran perusahaan mulai September. Kemudian, peserta mengikuti pendaftaran dan seleksi pada Oktober sebelum kick-off pada November. (iD/*)

Baca Juga :  Kemendikdasmen Buka Kesempatan Kuliah S1 atau D4 bagi 150.000 Guru lewat Program RPL 2026

FAQ

1. Kapan Magang Nasional Batch 3 dibuka?
Pendaftaran perusahaan penyelenggara mulai berlangsung pada September. Kemudian, pendaftaran peserta dijadwalkan pada Oktober.

2. Berapa kuota Magang Nasional Batch 3?
Batch ketiga akan membuka kuota sekitar 62.000 peserta.

3. Kapan Magang Nasional Batch 3 dimulai?
Kemnaker menargetkan kick-off program berlangsung pada November 2026.

4. Di mana peserta Magang Nasional Batch 3 ditempatkan?
Pada batch ketiga, seluruh peserta akan ditempatkan pada perusahaan.

5. Siapa yang menanggung uang saku peserta?
Pemerintah tetap menanggung uang saku peserta Magang Nasional Batch 3.

Berita Terkait

Teknologi dan Generasi Muda Kerinci: Menjaga Karakter di Tengah Perubahan Digital
32 Santri Jambi Ikuti TC Jelang PPSN, Persiapan Kontingen Provinsi Jambi Dimulai
Mahasiswa PBA IAIN Kerinci Jadikan Camping sebagai Ruang Belajar Kepemimpinan dan Bahasa Arab
Mulai 2027, Murid TK Negeri dari Keluarga Tidak Mampu Dapat PIP Rp450 Ribu
Bukan Hanya Gaji, Kemendikdasmen Siapkan Rp23 Triliun untuk Peralihan Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Gaji Guru Non-ASN Sekarang Bisa Dibayar dari Dana BOS, Ini Ketentuannya
Kemenag Jambi Matangkan Lokasi dan Persiapan Pembangunan PLKPT Kerinci 2027
Rencana Sekolah Negeri Gratis dari SD sampai Kuliah, Ini Penjelasan Menkeu
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 22:00 WIB

Magang Nasional Batch 3 Segera Dibuka, Kuota Sekitar 62 Ribu Peserta

Minggu, 27 September 2026 - 19:00 WIB

Teknologi dan Generasi Muda Kerinci: Menjaga Karakter di Tengah Perubahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:00 WIB

32 Santri Jambi Ikuti TC Jelang PPSN, Persiapan Kontingen Provinsi Jambi Dimulai

Sabtu, 26 September 2026 - 22:00 WIB

Mahasiswa PBA IAIN Kerinci Jadikan Camping sebagai Ruang Belajar Kepemimpinan dan Bahasa Arab

Sabtu, 26 September 2026 - 19:00 WIB

Mulai 2027, Murid TK Negeri dari Keluarga Tidak Mampu Dapat PIP Rp450 Ribu

Berita Terbaru