AS Kejar Hacker Rusia, Imbalan Rp179 Miliar untuk Bongkar Peretasan WhatsApp-Signal

Kelompok UNC5792 dan UNC4221 diduga serang ribuan akun pejabat hingga jurnalis lewat phishing

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS Kejar Hacker Rusia, Imbalan Rp179 Miliar untuk Bongkar Peretasan WhatsApp-Signal. (Foto: Antara/Pixabay/antaranews)

AS Kejar Hacker Rusia, Imbalan Rp179 Miliar untuk Bongkar Peretasan WhatsApp-Signal. (Foto: Antara/Pixabay/antaranews)

Intiperistiwa.com – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat meningkatkan langkah besar untuk memburu kelompok peretas asal Rusia. Pemerintah AS menawarkan imbalan hingga USD 10 juta atau sekitar Rp179 miliar. Skema ini masuk dalam program Rewards for Justice yang fokus pada ancaman siber asing. Selain itu, program ini menargetkan pelaku yang menyerang infrastruktur penting negara.

Pemerintah AS menilai serangan ini mengancam keamanan komunikasi pejabat penting. Karena itu, mereka membuka akses informasi publik untuk membantu pelacakan pelaku. Langkah ini memperkuat upaya penegakan hukum di ranah digital global.

Dua Kelompok Diduga Jadi Dalang Peretasan

AS menyoroti dua kelompok hacker, yaitu UNC5792 dan UNC4221. Kedua kelompok ini disebut memiliki keterkaitan dengan militer dan intelijen Rusia. Selain itu, mereka diduga menjalankan operasi siber terstruktur terhadap target bernilai tinggi.

Baca Juga :  AI dan Cloud Buka Harapan Baru bagi Penderita Penyakit Langka, Diagnosis Kini Lebih Cepat

Menurut laporan Kemenlu AS, kelompok ini telah membobol ribuan akun WhatsApp dan Signal. Targetnya meliputi pejabat pemerintah, militer, diplomat, hingga jurnalis. Dengan demikian, dampaknya meluas ke berbagai sektor strategis.

Modus Phishing Menyamar Sebagai Layanan Resmi

Pemerintah AS mengungkap metode serangan yang digunakan pelaku. Hacker menyamar sebagai tim dukungan pelanggan Signal. Mereka mengirim pesan langsung kepada target dengan alasan verifikasi akun.

Selanjutnya, pesan tersebut mengarahkan korban untuk melakukan verifikasi dua langkah palsu. Cara ini bertujuan mencuri kode cadangan milik pengguna. Jika korban mengikuti instruksi, hacker bisa mengakses akun sepenuhnya.

Selain itu, pelaku juga dapat menghubungkan perangkat mereka ke akun korban. Akibatnya, percakapan pribadi berpotensi terbaca secara ilegal. Metode ini membuat serangan sulit terdeteksi sejak awal.

Baca Juga :  Oppo A7 Pro Max Segera Meluncur, Usung Baterai 10.000 mAh dan Fast Charging 80W

AS Tegaskan Enkripsi WhatsApp dan Signal Masih Aman

Meski serangan terjadi, pemerintah AS menegaskan sistem keamanan aplikasi tetap kuat. Enkripsi WhatsApp dan Signal belum mengalami kebocoran. Oleh karena itu, masalah utama berasal dari manipulasi pengguna, bukan sistem.

Pemerintah juga memberi peringatan terkait modus resmi palsu. Tim dukungan Signal hanya menghubungi melalui email resmi perusahaan. Selain itu, mereka tidak pernah meminta kode verifikasi atau tautan pemulihan akun.

Dengan demikian, pengguna diminta tetap waspada terhadap pesan mencurigakan. Kesadaran digital menjadi kunci utama untuk mencegah serangan serupa. (iD/*)

Berita Terkait

Prompt Foto 80-an ChatGPT dan Gemini Viral, Begini Cara Membuatnya
Akun WhatsApp Tiba-Tiba Diblokir? Kenali Penyebab dan Cara Mengajukan Banding
ChatGPT Images 2.5 Resmi Hadir, Coretan Sederhana Kini Bisa Jadi Gambar Lebih Detail
6 HP Android dengan Kamera Setara DSLR
Mulai 8 September 2026, HP Android Lama Berisiko Tak Lagi Bisa Pakai WhatsApp, Cek Daftarnya
Fitur Baru Komentar TikTok: Bisa Kirim Suara, Polling, hingga 9 Foto
7 Rekomendasi HP Murah untuk Driver Online 2026, Cocok Dipakai Kerja Seharian
Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

Prompt Foto 80-an ChatGPT dan Gemini Viral, Begini Cara Membuatnya

Kamis, 10 September 2026 - 15:00 WIB

Akun WhatsApp Tiba-Tiba Diblokir? Kenali Penyebab dan Cara Mengajukan Banding

Kamis, 10 September 2026 - 07:00 WIB

ChatGPT Images 2.5 Resmi Hadir, Coretan Sederhana Kini Bisa Jadi Gambar Lebih Detail

Selasa, 8 September 2026 - 22:00 WIB

6 HP Android dengan Kamera Setara DSLR

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

Mulai 8 September 2026, HP Android Lama Berisiko Tak Lagi Bisa Pakai WhatsApp, Cek Daftarnya

Berita Terbaru