Danantara Siapkan Beasiswa bagi 800 Mahasiswa dan Akses Air Bersih untuk 230 Ribu Warga

Danantara Indonesia Trust menjalankan tiga program sosial di bidang pendidikan, kesehatan, serta air bersih dan sanitasi.

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Danantara Siapkan Beasiswa bagi 800 Mahasiswa dan Akses Air Bersih untuk 230 Ribu Warga. (Foto: Antara/lensahukum)

Danantara Siapkan Beasiswa bagi 800 Mahasiswa dan Akses Air Bersih untuk 230 Ribu Warga. (Foto: Antara/lensahukum)

Intiperistiwa.com – Pendidikan tinggi, layanan kesehatan, serta air bersih dan sanitasi layak menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketiga bidang tersebut juga saling berkaitan karena kesempatan memperoleh pendidikan, ketersediaan tenaga medis, dan akses terhadap kebutuhan dasar memengaruhi kesejahteraan keluarga. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga sosial, dan sektor swasta dapat membantu menghubungkan sumber daya dengan kebutuhan masyarakat. Pendanaan saja tidak cukup; pelaksana program juga perlu menentukan sasaran yang jelas, membangun kemitraan, dan mengukur manfaat secara berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, Danantara Indonesia Trust memasuki tahun kedua dengan memperluas program sosial di bidang pendidikan, kesehatan, serta air, sanitasi, dan higiene atau Water, Sanitation, and Hygiene (WASH). Yayasan filantropi independen dari Danantara Indonesia ini menyiapkan beasiswa bagi 800 mahasiswa, memperluas akses air bersih dan sanitasi bagi sekitar 230.000 penerima manfaat, serta mendukung pendidikan tenaga medis dan tenaga kesehatan. Ketiga program tersebut mencakup kebutuhan mahasiswa, rumah tangga di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga fasilitas pelayanan kesehatan. Melalui tema From Commitment to Action, Danantara Indonesia Trust mengarahkan kemitraan yang telah dibangun selama tahun pertama menuju pelaksanaan program yang lebih luas. Rincian tersebut juga tercantum dalam siaran pers resmi Danantara Indonesia.

CEO Danantara Indonesia sekaligus Pembina Danantara Indonesia Trust, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa Danantara mengelola aset negara untuk menciptakan nilai jangka panjang. Melalui yayasan tersebut, Danantara mendedikasikan sebagian nilai itu untuk mendukung berbagai inisiatif sosial.

“Setiap program adalah investasi pada fondasi daya saing bangsa: generasi muda yang terdidik, tenaga kesehatan yang menjangkau wilayah paling membutuhkan, serta keluarga dengan akses air bersih dan sanitasi yang layak. Kami mengelolanya dengan disiplin yang sama seperti investasi lainnya, yakni terarah, terukur, dan berlandaskan tata kelola yang baik,” kata Rosan dalam acara Danantara Indonesia Trust di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).

Danantara Siapkan Beasiswa dan Perluas Akses Air Bersih

Memasuki tahun kedua, Danantara Indonesia Trust menjalankan tiga program strategis, yakni Asa Nusantara, Air Setara, dan Bakti Sehat Nusantara. Ketiganya menyasar kebutuhan masyarakat melalui kemitraan dengan perguruan tinggi, organisasi pembangunan, dan pemerintah.

1. Asa Nusantara: Beasiswa untuk 800 Mahasiswa

Melalui Asa Nusantara, Danantara Indonesia Trust menyediakan beasiswa bagi 800 mahasiswa jenjang sarjana (S1) dan vokasi yang menekuni bidang STEM serta ilmu kesehatan. Program ini menggandeng Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Andalas, dan Universitas Hasanuddin.

Baca Juga :  CPNS Sungai Penuh 2026, Ini Kabar Terbaru Usai BKPSDM Bertemu KemenPAN-RB

Asa Nusantara memprioritaskan mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), kawasan pedesaan, serta daerah terdampak bencana. Selain itu, program ini memberi perhatian kepada mahasiswa yang menjadi generasi pertama di keluarganya untuk menempuh pendidikan tinggi dan mahasiswa penyandang disabilitas.

Para penerima memperoleh biaya pendidikan, biaya hidup, serta dukungan pengembangan kapasitas. Dengan dukungan tersebut, program berupaya membantu mahasiswa menjalani pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan kemampuan mereka. Danantara Indonesia Trust merencanakan program ini berlangsung selama empat tahun hingga 2030.

2. Air Setara: Air Bersih bagi 230 Ribu Penerima Manfaat

Di bidang air, sanitasi, dan higiene, Danantara Indonesia Trust menggandeng Plan Indonesia untuk menjalankan Air Setara. Program ini mengembangkan layanan air bersih dan sanitasi yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Air Setara menyasar 156 desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Manggarai, dan Belu, Nusa Tenggara Timur. Danantara Indonesia Trust menargetkan sekitar 230.000 penerima manfaat yang setara dengan 60.000 rumah tangga.

Selain rumah tangga, program ini mencakup 86.700 siswa di 867 sekolah serta 79 fasilitas kesehatan. Dengan demikian, Air Setara juga menjangkau lingkungan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang membutuhkan akses air bersih serta sanitasi.

Program ini turut memperoleh dukungan dari Plan International. Sementara itu, Vitamin Angels menyediakan dukungan kesehatan dan nutrisi selama empat tahun.

3. Bakti Sehat Nusantara: Dukungan Pendidikan Tenaga Kesehatan

Melalui Bakti Sehat Nusantara, Danantara Indonesia Trust bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat tenaga medis dan tenaga kesehatan di wilayah prioritas. Program ini mencakup perencanaan kebutuhan, pendidikan, pengembangan kompetensi, serta penempatan dan retensi tenaga kesehatan.

Pada tahap awal, Danantara Indonesia Trust menyiapkan dukungan biaya pendidikan bagi 1.343 tenaga medis dan tenaga kesehatan. Jumlah tersebut terdiri atas 358 penerima pada 2026 dan 985 penerima pada 2027.

Program ini menargetkan penguatan pelayanan pada 70 puskesmas, 131 rumah sakit daerah, dan 25 rumah sakit vertikal. Karena itu, kerja sama tersebut menempatkan ketersediaan tenaga kesehatan sebagai salah satu perhatian utama, terutama di wilayah yang masih membutuhkan tenaga medis.

Baca Juga :  Syarat dan Cara Pindah KK Antar-Kota 2026, Ini Prosedurnya

Danantara Dukung Percepatan Vaksinasi HPV dan Pendidikan Dokter Spesialis

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa dukungan Danantara Indonesia Trust juga membantu pemerintah mempercepat vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks.

Menurut Budi, kanker serviks menjadi kanker pembunuh nomor dua bagi perempuan Indonesia, dengan angka kematian mendekati 30.000 orang setiap tahun. Sebelumnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah memperkirakan program vaksinasi tersebut membutuhkan waktu hingga 15 tahun. Namun, dukungan Danantara Indonesia Trust membuka peluang bagi pemerintah untuk memangkas waktu pelaksanaan menjadi 10 tahun, bahkan lima tahun.

“Dengan adanya bantuan dari Danantara Trust ini, kita pengin percepat, siapa tahu bisa 10 tahun sampai 5 tahun. Bayangkan 30.000 per tahun kita bisa selamatkan,” ujarnya.

Selain vaksinasi HPV, Budi menyoroti kebutuhan dokter spesialis untuk menangani penyakit dengan angka kematian tinggi, terutama stroke dan penyakit jantung. Menurutnya, pemerintah perlu mengimbangi penyediaan peralatan medis dengan ketersediaan dokter yang mampu menangani pasien.

“Contohnya stroke (kasus) meninggal 350 ribu setahun, ya, jantung (kasus meninggal) 300 ribu per tahun. Alatnya sudah kita bagi, tapi dokternya enggak ada,” kata Budi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, program beasiswa dokter spesialis menanggung biaya pendidikan dan biaya hidup penerima selama masa studi tiga hingga empat tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan, para penerima wajib kembali bertugas di daerah yang membutuhkan layanan dokter spesialis.

“Jadi selama 3 tahun, 4 tahun mereka dididik, mereka dibiayai penuh oleh Danantara dan kita bilang, kalau pulang harus kembali ke Papua Pegunungan atau Nias menyelamatkan nyawa di sana,” ujarnya.

Danantara Indonesia Trust Perkuat Kemitraan Sosial

Ketua Yayasan Danantara Indonesia Trust, Nuraini Razak, mengatakan bahwa fokus tahun kedua mencakup penguatan fondasi dan perluasan kolaborasi yang telah dibangun selama tahun pertama.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak berhenti pada satu program, tetapi turut membuka ruang bagi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” kata Nuraini.

Ke depan, Danantara Indonesia Trust berupaya memperkuat perannya sebagai platform filantropi katalitik yang mempertemukan pemerintah, lembaga filantropi, mitra pembangunan, sektor swasta, masyarakat sipil, dan institusi pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut, yayasan ingihttps://intiperistiwa.com?utm_source=chatgpt.comn mendorong lahirnya solusi yang dapat diterapkan di berbagai wilayah, diperluas skalanya, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (iD/*)

Berita Terkait

Syarat dan Cara Pindah KK Antar-Kota 2026, Ini Prosedurnya
Siap-Siap! HP Gratis dan Rekening Digital dari Pemerintah, Ini Syaratnya
Gaji PNS Bakal Disalurkan lewat Koperasi Merah Putih, Ini Rencana Kemenkop
Perpres Perkuat Aturan Ojol, Tiga Kementerian Bersinergi Tingkatkan Perlindungan Pengemudi
Anggaran Pendidikan 2027 Tembus Rp 824 Triliun, Menkeu Ungkap Rencana Sekolah Gratis
Pembayaran Pensiun PNS, TNI, Polri Bakal Berubah pada 2027? Ini Rencana Menkeu
DPR RI Resmi Tetapkan Lima Calon Dewas RRI Periode 2026-2031
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Syarat dan Cara Pindah KK Antar-Kota 2026, Ini Prosedurnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Danantara Siapkan Beasiswa bagi 800 Mahasiswa dan Akses Air Bersih untuk 230 Ribu Warga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Siap-Siap! HP Gratis dan Rekening Digital dari Pemerintah, Ini Syaratnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Gaji PNS Bakal Disalurkan lewat Koperasi Merah Putih, Ini Rencana Kemenkop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Perpres Perkuat Aturan Ojol, Tiga Kementerian Bersinergi Tingkatkan Perlindungan Pengemudi

Berita Terbaru