Karhutla Jambi Capai 4.335 Hektare, Batanghari Catat Luas Kebakaran Terbesar

BPBD Provinsi Jambi mencatat 14.652 titik panas sejak awal tahun hingga 12 Oktober 2026. Batanghari menjadi wilayah dengan luas kebakaran terbesar, sedangkan pendataan di sejumlah daerah masih berlangsung.

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karhutla Jambi Capai 4.335 Hektare, Batanghari Catat Luas Kebakaran Terbesar. (Foto: kehutanan)

Karhutla Jambi Capai 4.335 Hektare, Batanghari Catat Luas Kebakaran Terbesar. (Foto: kehutanan)

Intiperistiwa.com, Jambi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian di Provinsi Jambi sepanjang 2026. Hingga 12 Oktober, kebakaran tercatat melanda area seluas 4.335,34 hektare di sejumlah kabupaten dan kota.

Besarnya area terdampak menunjukkan bahwa penanganan karhutla masih menjadi pekerjaan penting bagi pemerintah daerah. Selain melakukan pemadaman, petugas juga perlu memantau titik panas dan meningkatkan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Kabupaten Batanghari mencatat luas kebakaran terbesar. Luas area terdampak di daerah tersebut mencapai 1.348,18 hektare selama periode pelaporan.

Sementara itu, beberapa kabupaten lain juga mencatat area kebakaran dalam jumlah ratusan hektare. BPBD masih mengumpulkan dan memeriksa laporan dari daerah karena penghitungan luas terdampak belum selesai di seluruh wilayah.

Batanghari Catat Luas Karhutla Terbesar

Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menyampaikan bahwa data luas kebakaran berasal dari laporan masing-masing kabupaten dan kota. Namun, angka tersebut belum menjadi data final karena sejumlah daerah masih menyelesaikan penghitungan.

Baca Juga :  Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui 2026

“luasan ini berdasarkan hitungan yang dilaporkan oleh masing-masing kabupaten, laporan ini masih sementara, karena ada beberapa daerah yang belum bisa dihitung,” katanya, Selasa, 13 Oktober 2026.

Dengan demikian, angka luas karhutla di Provinsi Jambi masih berpotensi mengalami perubahan setelah seluruh daerah menyelesaikan pendataan. Masyarakat perlu memahami bahwa angka sementara tersebut mengikuti laporan yang telah diterima BPBD.

Daftar Wilayah Terdampak Karhutla di Provinsi Jambi

BPBD Provinsi Jambi mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 4.335,34 hektare selama periode 1 Januari hingga 12 Oktober 2026. Berikut rincian luas kebakaran di setiap kabupaten dan kota:

  1. Kabupaten Batanghari: 1.348,18 hektare.
  2. Kabupaten Tanjung Jabung Barat: 674,55 hektare.
  3. Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 659,18 hektare.
  4. Kabupaten Muaro Jambi: 626,87 hektare.
  5. Kabupaten Sarolangun: 508,55 hektare.
  6. Kabupaten Tebo: 403,76 hektare.
  7. Kabupaten Bungo: 86,75 hektare.
  8. Kabupaten Merangin: 17,30 hektare.
  9. Kota Jambi: 10 hektare.

Sementara itu, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh belum mencatat kejadian karhutla selama periode pelaporan tersebut.

BPBD Provinsi Jambi menegaskan bahwa data luas kebakaran masih bersifat sementara karena beberapa daerah belum menyelesaikan penghitungan luas area terdampak.

Baca Juga :  Al Haris Lantik 5 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

BPBD Catat 14.652 Titik Panas

Selain mencatat luas area terbakar, Satgas Karhutla Provinsi Jambi juga melaporkan 14.652 titik panas selama periode 1 Januari hingga 12 Oktober 2026. Data tersebut menjadi salah satu bahan pemantauan dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran.

Petugas dari posko terpadu terus melakukan patroli, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemadaman ketika menemukan kebakaran. Upaya tersebut bertujuan membantu mencegah api meluas ke area lain.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut dapat memicu kebakaran yang meluas dan menyulitkan proses penanganan.

Pencegahan membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, petugas lapangan, dan masyarakat. Karena itu, kewaspadaan serta pelaporan dini ketika menemukan kebakaran menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan karhutla di Provinsi Jambi.

Informasi mengenai luas kebakaran dan titik panas akan mengikuti pembaruan data dari pihak berwenang. Pembaca dapat mengikuti perkembangan berita daerah lainnya melalui (iD/*)

Berita Terkait

Polda Jambi Amankan 20 Terduga Pengguna Narkoba di Muaro Jambi
Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh
Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi
Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi
Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Dua Petani Tanjabbar Jadi Tersangka Karhutla, Ini Kronologi dan Pengakuan Salah Satunya
Satgas Karhutla Jambi Kerahkan 90 Personel ke Titik Api Berbak dan Sembilang Jambi
Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi Capai 4.363,86 Hektare, 18 Orang Jadi Tersangka
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Polda Jambi Amankan 20 Terduga Pengguna Narkoba di Muaro Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Berita Terbaru