Intiperistiwa.com – Lomba Sekolah Sehat MTsN 1 Kerinci 2026 menjadi momentum untuk meninjau penerapan kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, dan pembiasaan hidup sehat di lingkungan pendidikan. Penilaian ini mencakup lebih dari sekadar kerapian halaman atau ruang kelas. Tim juga memeriksa kesiapan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), sanitasi, pengelolaan sampah, kantin, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan kesehatan.
Karena itu, upaya membangun madrasah sehat membutuhkan kerja sama seluruh warga sekolah. Pengelola madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa memiliki peran dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan belajar. Selain aspek fisik, kegiatan ini juga memberi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kreativitas melalui seni dan budaya daerah. Dengan demikian, penilaian lingkungan sehat turut menjadi kesempatan untuk melihat keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan madrasah.
Pada Lomba Sekolah Sehat/Madrasah (LSS/M) Tahun 2026 ini, MTsN 1 Kerinci menerima kunjungan tim penilai untuk evaluasi dan penilaian lapangan Lingkungan Sekolah Sehat tingkat kabupaten/provinsi. Pihak madrasah menyambut kedatangan tim melalui prosesi adat khas Kerinci dan penampilan tari persembahan siswa.
MTsN 1 Kerinci Sambut Tim Penilai dengan Adat dan Tari Persembahan
Kepala MTsN 1 Kerinci, Khustian, S.Pd., M.Pd., menyambut rombongan bersama H. Pahrizar, S.Ag., M.M., dari Kemenag Kabupaten Kerinci, serta Kasi Madrasah H. Dafrisman, S.Pd., M.Pd.I. Jajaran dewan guru, staf Tata Usaha, pengurus Komite Madrasah, dan ratusan siswa turut mengikuti penyambutan di halaman utama madrasah.
Acara diawali dengan prosesi adat khas Kerinci. Selanjutnya, tim tari MTsN 1 Kerinci menampilkan tari persembahan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih kepada tim penilai.
Di bawah bimbingan Bella Syarifah, S.Pd., para siswa membawakan tarian dengan gerakan yang luwes dan harmonis. Mereka tampil percaya diri serta menjaga kekompakan sepanjang pertunjukan.
Penampilan tersebut menambah nuansa budaya dalam rangkaian penyambutan. Selain memperkenalkan seni daerah, kegiatan itu juga memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan partisipasi dalam kegiatan madrasah.
Kepala Madrasah Tegaskan Komitmen Menjaga Lingkungan Sehat
Dalam sambutannya, Khustian menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keikutsertaan MTsN 1 Kerinci dalam evaluasi Lomba Sekolah Sehat. Ia menegaskan bahwa persiapan madrasah tidak semata-mata mengejar hasil perlombaan.
“Persiapan menuju Sekolah Sehat ini bukan semata-mata untuk memenangkan perlombaan, melainkan komitmen jangka panjang kami dalam mewujudkan budaya hidup bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah. Kami berharap penilaian ini memberikan pembinaan berkelanjutan agar kualitas lingkungan dan pelayanan kesehatan di madrasah kami terus meningkat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan harapan pihak madrasah agar kebiasaan hidup bersih dan sehat terus berjalan setelah penilaian selesai. Selain itu, pihak madrasah berharap kegiatan evaluasi dapat mendorong peningkatan kualitas lingkungan dan pelayanan kesehatan bagi seluruh warga sekolah.
Tim Penilai Periksa Trias UKS dan Fasilitas Madrasah
Ketua Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memverifikasi kesesuaian dokumen dengan kondisi nyata di lapangan. Tim berfokus pada tiga program pokok UKS atau Trias UKS.
Ketiga aspek penilaian tersebut meliputi:
- Pendidikan Kesehatan. Tim menilai penerapan kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler berbasis kesehatan.
- Pelayanan Kesehatan. Tim memeriksa kelengkapan dan kesiapan fasilitas ruang UKS serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala.
- Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. Tim meninjau kebersihan ruang kelas, keasrian taman, pengelolaan sampah, sanitasi atau toilet, serta standar higienis kantin madrasah.
Setelah prosesi penyambutan, tim penilai bersama pihak madrasah mengunjungi sejumlah fasilitas. Mereka meninjau ruang UKS, ruang kelas, sarana sanitasi, tempat pengelolaan sampah, taman hidroponik, hingga area kantin sehat.
Selain memeriksa sarana dan lingkungan, tim juga mewawancarai kader UKS dari unsur siswa. Langkah tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan langsung terhadap pelaksanaan program kesehatan di madrasah.
Melalui rangkaian pemeriksaan tersebut, tim mencocokkan dokumen penilaian dengan kondisi fasilitas dan kegiatan di lapangan. Dengan demikian, penilaian mencakup aspek administrasi sekaligus penerapan program sekolah sehat dalam kegiatan sehari-hari.
MTsN 1 Kerinci Sampaikan Terima Kasih kepada GTK dan Siswa
Keluarga besar MTsN 1 Kerinci menyampaikan terima kasih kepada seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta siswa-siswi atas partisipasi, dukungan, dan kerja sama dalam menyukseskan Lomba Sekolah Sehat/Madrasah (LSS/M) Tahun 2026.
Pihak madrasah mengapresiasi kontribusi seluruh warga sekolah yang telah mendukung persiapan hingga pelaksanaan kegiatan penilaian. Kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga dan menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas lingkungan madrasah.
Melalui kerja sama seluruh warga sekolah, MTsN 1 Kerinci berharap dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, berkarakter, dan berprestasi.
MTsN 1 Kerinci Perkuat Komitmen Menjaga Madrasah Sehat
Pihak madrasah berharap semangat gotong royong tidak berhenti setelah penilaian selesai. Sebaliknya, seluruh warga madrasah diharapkan terus membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga lingkungan agar tetap nyaman dan asri.
MTsN 1 Kerinci juga berharap Lomba Sekolah Sehat/Madrasah 2026 dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan kesehatan. Dengan dukungan seluruh warga madrasah, pihak sekolah optimistis dapat meraih hasil terbaik sekaligus menjadi percontohan bagi sekolah dan madrasah lain di Kabupaten Kerinci. (iD/*)











Komentar