Intiperistiwa.com – PlayStation akan menghapus 13 game dari tokonya tanpa peringatan kepada gamer. Sejumlah game tersebut berasal dari pengembang dan penerbit Ukraina, Ternox Games. Langkah ini muncul ketika Ternox tengah mempersiapkan proyek baru untuk PS5. Namun, pengembang tersebut mengaku tidak mengetahui alasan di balik keputusan PlayStation.
Ternox Games baru-baru ini mengumumkan rencana membawa STONKS-9800 ke PS5. Game tersebut cukup populer di Steam dan memperoleh banyak ulasan positif. Selain itu, penjualan STONKS-9800 sudah mencapai 100 ribu kopi. Ternox kemudian mulai mempersiapkan kehadiran game tersebut untuk pengguna konsol Sony.
Pengembang asal Ukraina itu juga ingin menghadirkan versi fisik STONKS-9800. Namun, Sony mengakhiri perjanjian mereka secara sepihak tanpa memberikan alasan yang jelas. Akibatnya, Ternox tidak dapat mewujudkan rencana penerbitan versi fisik tersebut. Kondisi itu juga muncul bersamaan dengan persoalan lain yang melibatkan sejumlah game mereka.
PlayStation Akan Menghapus 13 Game
PlayStation berencana menghapus 13 game pada 23 Agustus 2026. Gamerant melaporkan perkembangan tersebut pada Kamis, 20 Agustus 2026. Ternox mengembangkan dan menerbitkan beberapa judul yang masuk dalam daftar tersebut. Namun, perusahaan itu mengaku belum mengetahui penyebab keputusan PlayStation.
Berikut 13 game yang masuk dalam daftar:
- Nexoria: Dungeon Rogue Heroes
- Finger Fitness
- Retro Highway
- Unichrome: A 1-Bit Unicorn Adventure
- O-VOID: Console Edition
- Run & Jump Guy
- Scrap Divers
- Fox’s Zen House
- Boned Again: Survivors
- Dungeonloop
- IN-VERT
- Taimumari: Complete Edition
- Bullet Beat
Ternox mengaku tidak mengetahui masalah yang memicu keputusan tersebut. Sementara itu, teori liar mulai berkembang di internet terkait kebijakan PlayStation. Teori paling populer menduga sistem PlayStation mengaitkan game Ternox dengan kategori shovelware. Istilah tersebut mengacu pada game beranggaran dan berkualitas rendah yang memenuhi toko digital.
Namun, belum ada kepastian yang mendukung teori tersebut. Ternox juga belum mengetahui apakah PlayStation hanya menjalankan penghapusan sementara atau permanen. Selain itu, PlayStation belum memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut. Karena itu, status akhir seluruh game dalam daftar masih belum jelas.
Nasib Game yang Sudah Gamer Beli
Jika PlayStation menjalankan penghapusan biasa, gamer yang sudah membeli game PS4 dan PS5 tetap aman. Dalam kondisi tersebut, pembeli masih dapat mempertahankan akses terhadap game dalam perpustakaan digital mereka. Namun, situasi berbeda dapat terjadi jika PlayStation menjalankan penghapusan secara permanen. Gamer yang sudah membeli game tersebut berisiko kehilangan akses ke koleksi digital mereka.
Gamerant menilai kemungkinan kedua lebih mungkin terjadi. Media tersebut mengaitkan penilaian itu dengan langkah serupa yang pernah PlayStation lakukan sebelumnya. Meski demikian, PlayStation belum memberikan keterangan mengenai status penghapusan kali ini. Karena itu, gamer masih menunggu kejelasan mengenai nasib 13 game tersebut.
Sampai laporan tersebut muncul, Ternox belum mengetahui alasan PlayStation mengambil langkah ini. Sony juga belum menjelaskan penyebab berakhirnya perjanjian dengan pengembang tersebut. Sementara itu, ketidakjelasan masih menyelimuti akses gamer terhadap game yang sudah mereka beli. Perkembangan berikutnya bergantung pada penjelasan resmi PlayStation mengenai keputusan tersebut. (iD/*)











Komentar