Bukan Presiden atau Raja, Ini Lima Negara dengan Sistem Kepemimpinan Unik di Dunia

Lima negara ini memiliki cara berbeda dalam menjalankan fungsi kepala negara.

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan Presiden atau Raja, Ini Lima Negara dengan Sistem Kepemimpinan Unik di Dunia. (Foto: AI)

Bukan Presiden atau Raja, Ini Lima Negara dengan Sistem Kepemimpinan Unik di Dunia. (Foto: AI)

Intiperistiwa.com – Banyak negara menempatkan presiden atau raja sebagai kepala negara. Namun, beberapa negara memakai sistem kepemimpinan yang berbeda. Mereka membagi peran melalui dewan, dua pemimpin, tokoh agama, atau gelar khusus. Karena itu, struktur pemerintahan mereka menarik perhatian dibandingkan pola umum negara lain.

Kelima negara berikut memiliki mekanisme kepala negara yang tidak biasa. Bahkan, beberapa negara membagi jabatan tersebut kepada lebih dari satu orang. Sementara itu, negara lain memakai mekanisme politik atau keagamaan khusus. Konstitusi dan situs resmi masing-masing negara menjelaskan sistem tersebut.

1. Swiss Membagi Peran Kepala Negara kepada Tujuh Orang

Swiss tidak menyerahkan fungsi kepala negara kepada satu orang secara permanen. Sebaliknya, tujuh anggota Federal Council menjalankan peran tersebut secara kolektif. Setiap tahun, parlemen memilih satu anggota sebagai President of the Swiss Confederation. Namun, presiden itu tetap sejajar dengan enam anggota lainnya.

Pemerintah Swiss menyebut presiden sebagai primus inter pares atau yang pertama di antara pihak setara. Presiden memimpin pertemuan Federal Council dan menjalankan sejumlah tugas representasi. Namun, jabatan tersebut tidak membuatnya menjadi kepala negara tunggal. Sebaliknya, seluruh anggota Federal Council menjalankan fungsi kepala negara bersama.

Swiss memakai sistem tersebut sejak berdirinya negara federal modern pada 1848. Selain itu, parlemen memilih tujuh anggota Federal Council untuk masa jabatan empat tahun. Setiap anggota juga memimpin satu departemen pemerintahan. Karena itu, Swiss mengutamakan prinsip kolegialitas dalam pemerintahan federal.

2. San Marino Memiliki Dua Captains Regent

San Marino menjalankan sistem yang berbeda dari kebanyakan republik. Negara kecil di Eropa itu memiliki dua kepala negara secara bersamaan. Keduanya memakai gelar Captains Regent atau Capitani Reggenti. Pemerintah San Marino mengakui keduanya sebagai kepala negara.

Kedua Captains Regent hanya menjalankan masa jabatan selama enam bulan. Setelah itu, San Marino memilih pasangan baru melalui mekanisme kenegaraan. Kementerian Luar Negeri San Marino juga mencatat pelantikan pasangan baru pada 1 April 2026. Karena itu, pergantian kepala negara berlangsung cukup sering.

Kedua kepala negara menjalankan fungsi kelembagaan secara bersama. Selain itu, mereka menerima surat kepercayaan dari duta besar negara lain. San Marino mempertahankan kepemimpinan bersama sebagai bagian dari sistem republik. Karena itu, negara ini memiliki pola kepala negara yang jarang ditemukan.

Baca Juga :  Heboh! Fisikawan Klaim Temukan ‘Lokasi Tuhan’ di Alam Semesta

3. Andorra Memiliki Dua Co-Prince

Andorra juga tidak memiliki satu kepala negara tunggal. Konstitusi negara itu menetapkan dua Co-Princes sebagai kepala negara bersama. Mereka menjalankan kedudukan tersebut secara bersamaan. Selain itu, konstitusi memberikan kekuasaan yang setara kepada keduanya.

Uskup Urgell di Spanyol memegang salah satu posisi Co-Prince. Sementara itu, Presiden Republik Prancis memegang posisi Co-Prince lainnya. Dengan demikian, Andorra menghubungkan dua negara tetangga dalam struktur kepala negaranya. Salah satu pemimpin berasal dari lembaga agama, sedangkan lainnya berasal dari jabatan politik.

Konstitusi menempatkan Co-Princes sebagai simbol keberlanjutan dan kemerdekaan Andorra. Selain itu, mereka menjalankan fungsi penengah dalam sistem kelembagaan. Andorra memakai bentuk pemerintahan parliamentary co-principality. Karena itu, struktur negaranya berbeda dari republik atau monarki konvensional.

4. Vatikan Menempatkan Paus sebagai Kepala Negara

Vatikan memiliki sistem kepemimpinan yang berbeda dari kebanyakan negara modern. Paus atau Supreme Pontiff menjalankan posisi kepala negara. Vatikan memakai bentuk pemerintahan monarki absolut. Selain itu, Paus memegang kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudisial tertinggi.

Namun, Paus tidak memperoleh jabatan melalui garis keturunan keluarga. Para kardinal yang berhak memilih menentukan Paus melalui proses pemilihan. Setelah terpilih, Paus juga memimpin Negara Kota Vatikan. Dengan demikian, sistem tersebut menggabungkan kepemimpinan agama dan kekuasaan negara.

Hukum dasar Vatikan menempatkan kekuasaan pemerintahan tertinggi pada Supreme Pontiff. Sementara itu, berbagai lembaga membantu menjalankan fungsi pemerintahan atas nama Paus. Vatikan juga membedakan Negara Kota Vatikan dan Takhta Suci dalam hubungan internasional. Karena itu, sistem kepemimpinannya memiliki karakter politik sekaligus keagamaan.

5. Samoa Memakai Gelar O le Ao o le Malo

Samoa memakai gelar kepala negara yang berbeda dari presiden ataupun raja. Konstitusi negara itu menyebut kepala negara sebagai O le Ao o le Malo. Gelar tersebut tercantum secara resmi dalam konstitusi Samoa. Karena itu, Samoa mempertahankan istilah lokal dalam struktur kenegaraannya.

Majelis Legislatif Samoa menentukan orang yang menduduki jabatan tersebut. Partai atau koalisi pemerintah lebih dahulu mengajukan satu nama kepada parlemen. Selanjutnya, Legislative Assembly menentukan kepala negara melalui mekanisme konstitusi. Kepala negara menjalani masa jabatan lima tahun dan dapat memperoleh satu periode tambahan.

Baca Juga :  Fajar/Fikri Juarai Japan Open 2026 Usai Singkirkan Ganda Putra Peringkat 1 Dunia di Final Sengit

Pada awal kemerdekaan, Samoa pernah memiliki dua kepala negara secara bersamaan. Tupua Tamasese Meaole dan Malietoa Tanumafili II menjalankan peran tersebut sejak 1962. Setelah perkembangan konstitusional, satu orang kemudian memegang posisi O le Ao o le Malo. Parlemen Samoa mencatat perjalanan kepala negara tersebut sejak kemerdekaan.

Sistem Berbeda, Tetap Menjalankan Fungsi Negara

Kelima negara tersebut menunjukkan bahwa dunia memiliki banyak pola kepemimpinan. Swiss membagi fungsi kepala negara kepada tujuh anggota Federal Council. Sementara itu, San Marino dan Andorra memiliki dua kepala negara sekaligus. Vatikan dan Samoa juga memakai mekanisme serta gelar yang berbeda.

Namun, setiap sistem tumbuh dari sejarah dan aturan konstitusi masing-masing negara. Karena itu, istilah unik merujuk pada struktur yang berbeda dari pola umum. Setiap negara tetap menjalankan fungsi pemerintahan sesuai hukum masing-masing. Perbedaan tersebut memperlihatkan beragamnya sistem kepemimpinan di dunia (iD/*)


FAQ

Mengapa Swiss tidak memiliki satu kepala negara?

Swiss membagi fungsi kepala negara kepada tujuh anggota Federal Council. Mereka menjalankan tugas tersebut secara kolektif. Parlemen memilih satu anggota menjadi presiden setiap tahun. Namun, presiden tetap sejajar dengan enam anggota lainnya.

Berapa lama Captains Regent San Marino menjabat?

Captains Regent San Marino menjalankan masa jabatan selama enam bulan. Setelah masa itu selesai, negara memilih pasangan baru. Keduanya menjalankan tugas kepala negara secara bersama. Sistem tersebut menjadi bagian dari tradisi republik San Marino.

Siapa yang menjadi kepala negara Andorra?

Andorra memiliki dua kepala negara yang memakai gelar Co-Prince. Uskup Urgell memegang salah satu posisi tersebut. Presiden Prancis memegang posisi Co-Prince lainnya. Konstitusi Andorra memberikan kedudukan setara kepada keduanya.

Mengapa sistem Vatikan berbeda dari negara lain?

Vatikan menempatkan Paus sebagai kepala negara sekaligus pemimpin Gereja Katolik. Para kardinal memilih Paus melalui proses khusus. Setelah terpilih, Paus juga memimpin Negara Kota Vatikan. Karena itu, sistem Vatikan memadukan unsur agama dan pemerintahan.

Berita Terkait

6 Negara dengan Legenda Makhluk Mistis Ikonik, Indonesia Punya Kuntilanak hingga Nyi Roro Kidul
Senjata Canggih Paling Diburu Dunia Kini Menganggur di Ladang Ukraina, Ada Apa?
Langka! Negara Ini Bakal Dilintasi 4 Gerhana Matahari Total hingga 2038
Arab Saudi Mulai Matangkan Persiapan Haji 2027, Lebih dari 75 Negara Diajak Koordinasi
Ilmuwan Ungkap Inti Dalam Bumi Sempat Terlihat Bergerak Mundur, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pulau Buatan di Pasifik Gagal Jadi Negara, Daratannya Ditelan Ombak
Arab Saudi Impor Pasir dari Luar, Padahal Punya Gurun yang Sangat Luas
10 Kota Paling Layak Huni 2026, Mana yang Jadi Favoritmu?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:00 WIB

6 Negara dengan Legenda Makhluk Mistis Ikonik, Indonesia Punya Kuntilanak hingga Nyi Roro Kidul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Senjata Canggih Paling Diburu Dunia Kini Menganggur di Ladang Ukraina, Ada Apa?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Langka! Negara Ini Bakal Dilintasi 4 Gerhana Matahari Total hingga 2038

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Arab Saudi Mulai Matangkan Persiapan Haji 2027, Lebih dari 75 Negara Diajak Koordinasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Ilmuwan Ungkap Inti Dalam Bumi Sempat Terlihat Bergerak Mundur, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Berita Terbaru