Intiperistiwa.com – Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia pulang dengan catatan membanggakan dari Gold Coast, Australia. Skuad Merah Putih mengoleksi dua medali melalui penampilan konsisten Aziz Hidayat Tumakaka.
Aziz menyumbangkan medali perunggu pada WT President’s Cup Oceania 2026. Selanjutnya, ia kembali naik podium setelah meraih medali perak di Australia Open 2026.
Hasil tersebut memperlihatkan perkembangan positif taekwondo Indonesia. Selain itu, pencapaian ini meningkatkan kepercayaan diri atlet menjelang ajang besar mendatang.
Perunggu dari President’s Cup Oceania
WT President’s Cup Oceania 2026 berstatus Grade 3 atau G3. Aziz tampil meyakinkan pada kelas minus 54 kilogram.
Ia membuka langkah dengan performa impresif. Aziz kemudian menaklukkan wakil Jepang, Ohara Keishin, pada babak perempat final.
Kemenangan itu mengantar Aziz ke semifinal. Pada saat bersamaan, Indonesia memastikan satu medali perunggu dari nomor tersebut.
Namun, Aziz gagal melaju ke partai puncak. Atlet Amerika Serikat, Gun Youngsuk Ethan, menghentikan langkahnya di semifinal.
Sementara itu, Khavka Zhaviv menunjukkan perlawanan sengit pada kelas minus 63 kilogram. Ia berhasil melewati wakil Australia, Marthin Jack, sebelum mencapai babak 16 besar.
Perjuangan Khavka berakhir setelah Huang Cho Cheng dari Chinese Taipei meraih kemenangan. Selain itu, Mhd Raihan Fadhilah juga tersingkir pada babak 16 besar kelas minus 80 kilogram.
Di nomor Poomsae individual putra, M Rizal belum memperoleh hasil terbaik. Meski demikian, pengalaman tersebut tetap bernilai bagi proses pembinaan atlet.
Aziz Kembali Bersinar di Australia Open
Usai President’s Cup, tim Indonesia melanjutkan perjuangan pada Australia Open 2026. Turnamen tersebut berstatus Grade 2 atau G2.
Sekali lagi, Aziz tampil sebagai penyumbang hasil terbaik. Ia melangkah hingga final melalui serangkaian pertandingan kompetitif.
Aziz lebih dulu mengalahkan wakil tuan rumah, Chau Nathan. Setelah itu, ia mengatasi perlawanan Chau Ngai Long dari Hong Kong pada semifinal.
Pada partai final, Aziz menghadapi atlet Brasil, De Moraes Giovanni Aubin. Kedua atlet menunjukkan determinasi tinggi sepanjang pertandingan.
Meski belum meraih gelar juara, Aziz tetap mempersembahkan medali perak. Raihan itu melengkapi dua medali Indonesia dari Gold Coast.
Bekal Menuju Asian Games dan SEA Games
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, Letjen TNI Richard Tampubolon, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet. Ia menilai para atlet telah memperlihatkan semangat juang yang patut di apresiasi.
Sementara itu, Manajer Pelatnas Taekwondo Indonesia, Adhy Ariansyah, menegaskan pentingnya dua turnamen tersebut. Menurutnya, kejuaraan internasional menjadi bagian dari program menuju multi-ajang besar.
“President Cup G3 merupakan bagian penting dari program Pelatnas Taekwondo Indonesia dalam rangka mempersiapkan atlet menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 serta SEA Games Kuala Lumpur 2027,” ujar Adhy dalam keterangan tertulis.
Selain memburu prestasi, Indonesia juga mengejar tambahan poin peringkat dunia. Tim pelatih ingin meningkatkan pengalaman bertanding para atlet pelatnas.
Dua medali dari Aziz Hidayat Tumakaka menjadi bekal berharga menghadapi agenda berikutnya. Taekwondo Indonesia kini menatap Asian Games 2026 dan SEA Games 2027 dengan optimisme lebih besar.
Prestasi Indonesia di Gold Coast 2026
- WT President’s Cup Oceania G3: Medali Perunggu – Aziz Hidayat Tumakaka (-54 kg).
- Australia Open G2: Medali Perak – Aziz Hidayat Tumakaka (-54 kg). (id/*)










Komentar