Intiperistiwa.com – Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi global, Quacquarelli Symonds (QS), merilis QS World University Rankings (WUR) 2027. Hasil terbaru tersebut menunjukkan daya saing kampus Indonesia terus menguat di tingkat internasional.
QS menilai lebih dari 1.500 universitas dari 106 sistem pendidikan tinggi. Penilaian itu mencakup berbagai aspek penting dalam dunia pendidikan tinggi.
Dalam laporan resminya, QS menyoroti komitmen perguruan tinggi Indonesia. Kampus-kampus nasional di nilai terus meningkatkan reputasi akademik dan memperluas kolaborasi riset global.
“Hasil ini mencerminkan komitmen berkelanjutan dari universitas-universitas di Indonesia untuk meningkatkan reputasi akademik dan memperluas jaringan riset global,” tulis QS, Kamis, 18 Juni 2026.
Metode Penilaian QS WUR 2027
QS menggunakan metodologi yang komprehensif dalam menentukan peringkat universitas dunia. Setiap indikator memiliki bobot berbeda sesuai kontribusinya.
1. Research and Discovery (50 Persen)
Aspek penelitian menjadi komponen terbesar dalam penilaian. QS mengalokasikan total bobot sebesar 50 persen.
- Academic Reputation (30 persen) mengukur kualitas pengajaran dan penelitian melalui survei akademisi dunia.
- Citations per Faculty (20 persen) menghitung dampak riset berdasarkan sitasi karya ilmiah dari data Elsevier Scopus.
2. Employability and Outcomes (20 Persen)
QS juga menilai kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Karena itu, aspek ini mendapat bobot cukup besar.
- Employer Reputation (15 persen) menilai kualitas lulusan berdasarkan pandangan perusahaan global.
- Employment Outcomes (5 persen) mengukur tingkat penyerapan kerja serta kesuksesan karier alumni.
3. Global Engagement (15 Persen)
Keterlibatan internasional turut memengaruhi posisi kampus. Semakin luas jejaring global, semakin tinggi nilainya.
- International Faculty Ratio (5 persen) menghitung jumlah dosen asing.
- International Student Ratio (5 persen) mengukur jumlah mahasiswa internasional.
- International Research Network (5 persen) menilai kolaborasi riset lintas negara.
4. Learning Experience (10 Persen)
Lingkungan belajar juga masuk dalam pertimbangan. QS melihat efektivitas interaksi akademik di kampus.
- Faculty-Student Ratio (10 persen) membandingkan jumlah dosen dengan mahasiswa.
5. Sustainability (5 Persen)
Komitmen terhadap keberlanjutan kini menjadi perhatian. QS menilai dampak lingkungan dan tata kelola sosial kampus.
- Sustainability (5 persen) mengukur kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan.
Daftar 20 Kampus Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2027
Persaingan perguruan tinggi Indonesia berlangsung cukup ketat. Namun, beberapa kampus berhasil mempertahankan posisi terbaiknya.
Berikut daftar 20 kampus terbaik Indonesia versi QS WUR 2027:
- Universitas Indonesia (UI) – Peringkat 191 dunia
- Universitas Gadjah Mada (UGM) – Peringkat 206 dunia
- Universitas Airlangga (Unair) – Peringkat 276 dunia
- Institut Teknologi Bandung (ITB) – Peringkat 287 dunia
- Institut Pertanian Bogor (IPB) – Peringkat 419 dunia
- Universitas Padjadjaran (Unpad) – Peringkat 496 dunia
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Peringkat 497 dunia
- Universitas Brawijaya (UB) – Peringkat 616 dunia
- Universitas Diponegoro (Undip) – Peringkat 662 dunia
- Universitas Hasanuddin (Unhas) – Peringkat 851–900 dunia
- Binus University – Peringkat 901–950 dunia
- Universitas Sebelas Maret (UNS) – Peringkat 951–1000 dunia
- Universitas Sumatera Utara (USU) – Peringkat 1001–1200 dunia
- Telkom University – Peringkat 1201–1400 dunia
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – Peringkat 1201–1400 dunia
- Universitas Andalas – Peringkat 1401+ dunia
- Universitas Negeri Padang (UNP) – Peringkat 1401+ dunia
- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – Peringkat 1401+ dunia
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Peringkat 1401+ dunia
- Universitas Trisakti – Peringkat 1401+ dunia
Hasil tersebut menunjukkan peningkatan daya saing perguruan tinggi nasional. Selain itu, capaian ini menjadi dorongan untuk memperkuat kualitas pendidikan dan riset Indonesia.(id/*)










Komentar