Intiperistiwa.com – Politeknik Statistika STIS mengumumkan tahapan seleksi mahasiswa baru tahun 2026. Sekolah kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) itu menyiapkan lima tahap seleksi. Calon mahasiswa akan menghadapi tes matematika, psikotes, wawancara, kesehatan, dan kebugaran. Karena itu, peserta perlu memahami setiap tahapan sebelum mengikuti proses penerimaan.
“Politeknik Statistika STIS membuka kesempatan seluas-luasnya kepada lulusan Pendidikan Menengah untuk mengikuti SPMB Politeknik Statistika STIS Tahun Akademik 2026/2027,” tulis STIS melalui laman resmi. Pernyataan tersebut menjelaskan kesempatan bagi lulusan pendidikan menengah untuk mengikuti SPMB STIS. Selain itu, calon peserta perlu mempersiapkan kemampuan akademik dan kondisi fisik. Peserta juga perlu memperhatikan dokumen yang mengikuti ketentuan seleksi.
Lima Tahap Seleksi STIS 2026
STIS membagi proses penerimaan mahasiswa baru menjadi lima tahapan seleksi. Setiap tahap memiliki materi dan tujuan yang berbeda. Selanjutnya, peserta harus mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan penerimaan. Berikut lima tahap seleksi STIS 2026:
- Seleksi administrasi.
- Seleksi kompetensi dasar.
- Seleksi lanjutan I: matematika.
- Seleksi lanjutan II: psikotes dan wawancara.
- Seleksi lanjutan III: kesehatan dan kebugaran.
Dengan demikian, peserta perlu menyiapkan kemampuan akademik sejak awal. Selain itu, peserta juga perlu mempersiapkan mental untuk psikotes dan wawancara. Peserta kemudian menghadapi pemeriksaan kesehatan serta tes kebugaran. Karena itu, persiapan seleksi perlu mencakup aspek akademik dan fisik.
Tes Kebugaran Seleksi STIS
Berdasarkan seleksi penerimaan mahasiswa baru STIS tahun sebelumnya, peserta mengikuti dua kelompok tes kebugaran. Kelompok pertama menggunakan lari selama 12 menit sebagai materi pengukuran. Sementara itu, kelompok kedua mencakup sit up, push up, dan shuttle run. Berikut rincian tes kebugaran yang perlu calon peserta ketahui.
Tes Kebugaran Jasmani A
Tes Kebugaran Jasmani A menggunakan lari selama 12 menit. Panitia mengukur jarak yang peserta tempuh selama waktu tersebut. Pengukuran jarak menggunakan satuan meter. Dengan demikian, peserta perlu mempersiapkan daya tahan sebelum mengikuti tes.
Tes Kebugaran Jasmani B
Tes Kebugaran Jasmani B mencakup tiga jenis gerakan. Peserta menjalankan sit up dan push up selama satu menit. Selain itu, peserta menjalankan shuttle run dengan pola tertentu. Berikut rincian setiap materi:
- Sit up: peserta melakukan gerakan benar selama 1 menit.
- Push up: peserta melakukan gerakan benar selama 1 menit.
- Shuttle run: peserta berlari membentuk angka 8.
- Peserta berlari di antara dua tiang berjarak 10 meter.
- Peserta menjalankan 3 kali putaran.
Karena itu, peserta perlu melatih daya tahan tubuh sebelum mengikuti tes. Selain latihan lari, peserta dapat melatih sit up dan push up secara teratur. Peserta juga perlu memahami pola gerakan shuttle run. Dengan begitu, peserta dapat mengenali karakter setiap materi kebugaran.
Kapan Pendaftaran STIS 2026 Dibuka?
STIS menyatakan pengumuman seleksi mahasiswa baru akan mengikuti pengumuman pemerintah. KemenPAN-RB akan lebih dahulu mengumumkan pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan 2026. Setelah pengumuman tersebut, STIS akan merilis informasi seleksi mahasiswa barunya. Karena itu, calon peserta perlu mengikuti informasi resmi dari STIS dan KemenPAN-RB.
Meskipun jadwal lengkap belum tersedia, calon peserta dapat menyiapkan dokumen sejak sekarang. Peserta dapat menggunakan daftar dokumen pada penerimaan tahun sebelumnya sebagai gambaran. Namun, calon pendaftar tetap perlu menunggu ketentuan resmi untuk seleksi 2026. Berikut dokumen yang tercantum pada proses penerimaan sebelumnya:
- Pasfoto.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA).
- Kartu Keluarga (KK).
- Akta kelahiran.
- Ijazah atau rapor.
- Surat Keterangan Orang Asli Papua untuk jalur afirmasi kewilayahan.
- KTP, KK, atau akta kelahiran orang tua untuk jalur pembibitan.
Program Studi di Politeknik Statistika STIS
Politeknik Statistika STIS menawarkan tiga program studi pada jenjang pendidikan berbeda. Program tersebut mencakup dua Sarjana Terapan dan satu Diploma III. Selain itu, setiap program memiliki jalur karier berbeda bagi lulusan yang menjadi PNS. Berikut program studi yang tersedia berdasarkan informasi sumber.
1. Sarjana Terapan (D4) Statistika
Program D4 Statistika memberikan gelar S.Tr.Stat. Lulusan yang menjadi PNS dapat menempati jabatan fungsional statistisi ahli pertama. Jabatan tersebut memiliki golongan III/a. Karena itu, program ini menawarkan pendidikan statistika pada jenjang Sarjana Terapan.
2. Sarjana Terapan (D4) Komputasi Statistik
Program D4 Komputasi Statistik juga memberikan gelar S.Tr.Stat. Lulusan yang bekerja sebagai PNS dapat menempati jabatan fungsional pranata komputer ahli pertama. Posisi tersebut memiliki golongan III/a. Selain itu, program ini berfokus pada bidang komputasi statistik.
3. Diploma III (D3) Statistika
Program D3 Statistika memberikan gelar A.Md.Stat. Lulusan yang menjadi PNS dapat memulai karier sebagai statistisi terampil. Jabatan tersebut memiliki golongan II/c. Dengan demikian, program D3 menawarkan pendidikan statistika pada jenjang Diploma III.
Persiapan Seleksi STIS 2026
Calon mahasiswa perlu mengikuti informasi resmi mengenai jadwal penerimaan STIS 2026. Selain itu, peserta dapat mulai mempersiapkan matematika, kebugaran, dan dokumen administrasi. Peserta juga perlu memahami tahapan psikotes, wawancara, kesehatan, dan kompetensi dasar. Dengan persiapan tersebut, calon peserta dapat menghadapi proses seleksi secara lebih terarah. (iD/*)











Komentar