Daftar 10 Badan Intelijen Terbaik di Dunia, Benarkah CIA Masih Jadi Nomor Satu?

CIA, Mossad, hingga MI6 masuk daftar badan intelijen paling berpengaruh di dunia.

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar 10 Badan Intelijen Terbaik di Dunia, Benarkah CIA Masih Jadi Nomor Satu? (Foto: AI)

Daftar 10 Badan Intelijen Terbaik di Dunia, Benarkah CIA Masih Jadi Nomor Satu? (Foto: AI)

Intiperistiwa.com – Lembaga intelijen memegang peran penting dalam menjaga keamanan negara. Mereka mengumpulkan informasi, mencegah ancaman, dan melindungi kepentingan nasional. Selain itu, mereka juga menghadapi serangan siber serta perang informasi.

Persaingan geopolitik membuat tugas intelijen semakin kompleks. Ancaman muncul dari konflik kawasan, spionase, hingga aksi terorisme. Karena itu, setiap negara terus memperkuat kemampuan intelijennya.

Lembaga intelijen modern mengandalkan teknologi, analisis data, dan kemampuan membaca pola ancaman. Mereka mengolah berbagai informasi menjadi peringatan dini. Kemampuan tersebut membantu pemerintah mengambil keputusan strategis.

Daftar 10 Badan Intelijen Terbaik di Dunia

Berikut daftar badan intelijen yang banyak dikenal karena kemampuan operasional, jaringan global, dan dukungan teknologi dikutui dari Get the dataCreated with Datawrapper.

Peringkat Badan Intelijen Negara
1 Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat
2 Federal Security Service (FSB) & Foreign Intelligence Service (SVR) Rusia
3 Mossad Israel
4 Secret Intelligence Service (MI6) Inggris
5 Ministry of State Security (MSS) China
6 General Directorate for External Security (DGSE) Prancis
7 Research and Analysis Wing (RAW) India
8 Federal Intelligence Service (BND) Jerman
9 Inter-Services Intelligence (ISI) Pakistan
10 Millî İstihbarat Teşkilatı (MIT) Turki

Get the data | Created with Datawrapper.

CIA Miliki Jangkauan Operasi Luas

CIA berdiri pada 1947 dan menjadi lembaga intelijen luar negeri Amerika Serikat. Lembaga ini menjalankan operasi rahasia dan mengumpulkan informasi strategis. Selain itu, CIA juga mendukung berbagai misi kontra terorisme.

Baca Juga :  Mulai Juli 2026, Liburan ke Vietnam Tak Bisa Sembarangan, Ada Syarat Baru untuk Wisatawan

Banyak operasi besar membuat nama CIA terkenal di seluruh dunia. Jaringan operasinya menjangkau berbagai kawasan. Karena itu, banyak pihak menilai CIA sebagai salah satu badan intelijen paling berpengaruh.

Rusia Perkuat Dua Pilar Intelijen

Rusia mengandalkan FSB dan SVR untuk menjalankan fungsi berbeda. FSB menjaga keamanan dalam negeri dan menjalankan kontraintelijen. Sementara itu, SVR mengelola operasi intelijen luar negeri.

Kedua lembaga tersebut sering muncul dalam isu siber dan perang informasi. Selain itu, keduanya juga berperan dalam berbagai dinamika geopolitik. Kehadiran mereka memperkuat posisi Rusia di dunia intelijen.

Mossad Dikenal Lewat Operasi Rahasia

Israel mengandalkan Mossad sebagai ujung tombak intelijen luar negeri. Lembaga tersebut terkenal karena menjalankan operasi cepat dan presisi. Selain itu, Mossad juga menjaga tingkat kerahasiaan yang sangat tinggi.

Banyak pengamat mengaitkan Mossad dengan berbagai operasi strategis. Salah satunya menyasar ancaman terhadap keamanan nasional Israel. Nama Mossad juga sering muncul dalam isu program nuklir Iran.

MI6, MSS, dan DGSE Punya Peran Penting

Inggris membentuk MI6 sejak 1909 untuk menjalankan operasi luar negeri. MI6 bekerja bersama MI5 dan GCHQ dalam menjaga keamanan nasional. Kolaborasi tersebut memperkuat sistem intelijen Inggris.

Baca Juga :  Anda Jarang Mandi? Ini 10 Daftar Negara Yang Paling Rajin Mandi di Dunia

China mempercayakan tugas intelijen kepada MSS. Lembaga tersebut menangani kontraintelijen, spionase luar negeri, dan keamanan negara. Selain itu, banyak negara juga mengaitkan MSS dengan aktivitas keamanan siber.

Prancis mengandalkan DGSE untuk menjalankan operasi luar negeri. Lembaga ini fokus pada kawasan Afrika dan Timur Tengah. DGSE juga mengembangkan kemampuan intelijen teknis serta operasi siber.

Asia Selatan dan Eropa Tak Kalah Kuat

India memperkuat posisinya melalui RAW sejak 1968. Lembaga tersebut mengawasi perkembangan di Pakistan dan China. Selain itu, RAW juga mendukung berbagai operasi kontra terorisme.

Jerman mengembangkan BND dengan pendekatan berbasis analisis data dan intelijen sinyal. Lembaga tersebut aktif memantau ancaman keamanan Eropa. Karena itu, BND menjadi salah satu badan intelijen penting di kawasan.

Pakistan mengandalkan ISI dalam menjaga kepentingan strategis nasional. Lembaga tersebut memiliki peran besar dalam dinamika Asia Selatan. Selain itu, banyak pengamat menilai ISI berpengaruh terhadap berbagai konflik regional.

Turki melengkapi daftar melalui MIT. Lembaga tersebut berfokus pada kontra terorisme, intelijen siber, dan keamanan kawasan. Aktivitas MIT juga terus meningkat seiring perubahan situasi di Timur Tengah. (iD/*)

Berita Terkait

Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi
China Selangkah Lagi Wujudkan ‘Matahari Buatan’, Target Hasilkan Listrik Fusi pada 2030
Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan
Sangat Unik! Warga Pulau Ini Berkomunikasi dengan Cara Bersiul
Topan Besar Bavi Ancam Jepang hingga China, Penerbangan Dibatalkan, Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Terbongkar! Eks Wamen Sembunyikan Uang Korupsi dalam Galon Air, Nilainya Capai Ratusan Miliar Rupiah
Iran Siapkan Aturan Baru, Kapal yang Melintas di Selat Hormuz Akan Dikenakan Biaya
China Uji Rudal Strategis dari Kapal Selam Nuklir di Pasifik, Australia Langsung Layangkan Kritik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB

Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

China Selangkah Lagi Wujudkan ‘Matahari Buatan’, Target Hasilkan Listrik Fusi pada 2030

Senin, 13 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Sangat Unik! Warga Pulau Ini Berkomunikasi dengan Cara Bersiul

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:00 WIB

Topan Besar Bavi Ancam Jepang hingga China, Penerbangan Dibatalkan, Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru

Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Ini Alasannya. (Foto: Dok. Istimewa/detik)

Nasional

Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Ini Alasannya

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:00 WIB