Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Sanggaran Agung, Tegaskan Pentingnya Menjaga Warisan Adat Kerinci

Pelantikan pemangku adat dan Kenduri Sko memperkuat komitmen masyarakat melestarikan budaya leluhur di Kerinci.

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Monadi Menghadiri Kenduri Sko Sanggaran Agung (11 Juli 2026)

Bupati Monadi Menghadiri Kenduri Sko Sanggaran Agung (11 Juli 2026)

Intiperistiwa.com – Suasana adat menyelimuti Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, Sabtu (11/7/2026). Masyarakat menggelar pelantikan pemangku adat yang bersamaan dengan tradisi Kenduri Sko. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Sanggaran Agung. Antusiasme masyarakat menunjukkan kecintaan terhadap warisan budaya yang terus mereka jaga.

Bupati Kerinci Monadi hadir bersama tokoh adat, perangkat desa, dan masyarakat. Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah. Selain itu, masyarakat terus menjaga tradisi leluhur secara konsisten. Mereka juga mewariskan nilai adat kepada generasi berikutnya sebagai identitas Kerinci.

Pelantikan Pemangku Adat Berlangsung Khidmat

Prosesi pelantikan berlangsung tertib dan penuh makna. Para ninik mamak mengikuti seluruh tahapan bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat. Warga juga menghadiri kegiatan dengan penuh rasa hormat. Suasana khidmat semakin memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  5 Pengaturan yang Wajib Dilakukan di HP Baru agar Baterai Lebih Awet dan Tahan Lama

Selanjutnya, Kenduri Sko menjadi momen mempererat hubungan antarwarga. Tradisi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan adat. Masyarakat tetap menjaga nilai budaya meski perkembangan zaman terus berlangsung. Karena itu, adat tetap menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Kerinci.

Monadi Ajak Masyarakat Jaga Warisan Leluhur

Dalam sambutannya, Monadi mengapresiasi masyarakat Desa Sanggaran Agung. Menurutnya, warga tetap konsisten mempertahankan tradisi leluhur hingga sekarang. Ia menilai budaya tersebut menjadi identitas yang memperkuat jati diri masyarakat Kerinci. Oleh sebab itu, pelestarian adat harus terus mendapat perhatian bersama.

Monadi juga menegaskan pentingnya peran lembaga adat dalam kehidupan masyarakat. Lembaga adat menjaga keharmonisan melalui musyawarah. Selain itu, lembaga adat membantu menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana. Nilai budaya pun terus mengalir kepada generasi muda melalui tradisi tersebut.

Baca Juga :  DPR Soroti Data Desil DTSEN, Ketidakakuratan Bisa Hambat KIP Kuliah

“Mari kita sama-sama melestarikan dan menjaga adat budaya yang telah menjadi tradisi turun-temurun serta mengajun dan mengarah anak kita ke jalan yang lebih baik,” ujar Bupati Kerinci Monadi.

Komitmen Masyarakat Menjaga Kearifan Lokal

Pelantikan pemangku adat dan Kenduri Sko juga mempererat silaturahmi antarwarga. Beragam prosesi adat berlangsung sesuai tradisi turun-temurun. Masyarakat mengikuti setiap tahapan dengan penuh semangat. Komitmen tersebut memperlihatkan kuatnya upaya menjaga kearifan lokal di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Pada kesempatan yang sama, masyarakat Desa Sanggaran Agung memberikan penghargaan kepada Monadi. Warga menyampaikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya terhadap adat dan budaya daerah. Penghargaan itu sekaligus memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat adat. Sinergi tersebut diharapkan terus menjaga kelestarian budaya Kerinci. (iD/*)

Berita Terkait

Jeriken Berisi Pertalite Ditemukan Saat Pemadaman Karhutla di Batang Hari, Polisi Dalami Temuan
Polda Jambi Amankan 20 Terduga Pengguna Narkoba di Muaro Jambi
Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh
Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi
Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi
Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Dua Petani Tanjabbar Jadi Tersangka Karhutla, Ini Kronologi dan Pengakuan Salah Satunya
Satgas Karhutla Jambi Kerahkan 90 Personel ke Titik Api Berbak dan Sembilang Jambi
Berita ini 41 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Jeriken Berisi Pertalite Ditemukan Saat Pemadaman Karhutla di Batang Hari, Polisi Dalami Temuan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Berita Terbaru