Intiperistiwa.com – Sebanyak 442 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter BTH 19 tiba di Asrama Haji Jambi pada Senin malam, 22 Juni 2026. Mayoritas jemaah berasal dari Kabupaten Kerinci dan Merangin. Selain itu, rombongan juga mencakup sejumlah jemaah dari Kabupaten Tebo dan Muaro Jambi.
Kedatangan para jemaah berlangsung dengan penuh rasa syukur. Keluarga dan kerabat menantikan kepulangan mereka setelah menjalani rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Karena itu, suasana haru dan bahagia menyelimuti proses penyambutan.
Ketua Kloter BTH 19, Mas’adi, menjelaskan bahwa rombongan awal berjumlah 443 jemaah saat berangkat ke Tanah Suci. Namun, selama pelaksanaan ibadah haji, tiga jemaah dari kloter tersebut meninggal dunia. Selain itu, dua jemaah tanazul dari Kloter BTH 24 ikut bergabung saat kepulangan.
Dengan kondisi tersebut, jumlah jemaah yang kembali ke Jambi mencapai 442 orang. Seluruh proses kepulangan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Petugas juga terus memberikan pendampingan hingga para jemaah tiba di daerah asal.
Disambut Pejabat Daerah dan Kementerian
Setelah tiba di Asrama Haji Jambi, para jemaah mengikuti prosesi serah terima. Sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait turut hadir dalam penyambutan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan atas selesainya pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Arif Munandar, menyambut langsung para jemaah. Selain itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, juga menghadiri acara tersebut.
Wakil Bupati Kerinci Murison dan Wakil Bupati Merangin Abdul Khafidh turut hadir dalam prosesi penyambutan. Selain itu, sejumlah pejabat lainnya ikut menyaksikan momen kepulangan jemaah. Kehadiran mereka menambah kehangatan suasana di Asrama Haji Jambi.
Harapan Menjadi Haji Mabrur
Dalam sambutannya, Arif Munandar menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan dan semangat ibadah setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
Menurutnya, predikat haji mabrur harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, para jemaah diharapkan mampu menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat. Selain itu, pengalaman spiritual selama di Tanah Suci dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.
Arif juga menilai kehadiran para jemaah membawa nilai positif bagi masyarakat. Selain memperkuat kehidupan keagamaan, para jemaah dapat menularkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan demikian, manfaat ibadah haji dapat dirasakan lebih luas.
Pada kesempatan tersebut, Arif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi serta petugas terkait. Menurutnya, kerja sama yang baik mendukung kelancaran pelayanan sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Setelah menyelesaikan prosesi serah terima, para jemaah melanjutkan perjalanan menuju daerah asal menggunakan bus. Sementara itu, Kloter BTH 19 tercatat sebagai kloter kedua asal Provinsi Jambi yang telah kembali ke Tanah Air pada musim haji 2026. (iD/*)










Komentar