Harga Pertalite Tetap Rp10.000 Meski Minyak Dunia Bergejolak, Ini Penjelasan SKK Migas

Pemerintah memastikan harga Pertalite dan solar subsidi tidak berubah hingga akhir 2026. Stabilitas harga didukung oleh posisi ICP yang masih berada dalam batas aman.

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Harga Pertalite Tetap Rp10.000 Meski Minyak Dunia Bergejolak. (Foto: AP/ David Zalubowski/investor)

Ilustrasi. Harga Pertalite Tetap Rp10.000 Meski Minyak Dunia Bergejolak. (Foto: AP/ David Zalubowski/investor)

Intiperistiwa.com – Pemerintah memutuskan tetap mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi meski harga minyak dunia mengalami gejolak.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menjelaskan bahwa kondisi tersebut di dukung oleh harga minyak mentah Indonesia yang masih terkendali.

Menurut Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, harga minyak dunia memang menghadapi tekanan akibat konflik di Timur Tengah. Namun, kondisi tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap kebijakan harga BBM subsidi di Indonesia.

ICP Masih Berada pada Level Aman

Djoko mengungkapkan bahwa Indonesian Crude Price (ICP) hingga Mei 2026 berada di kisaran US$86 per barel.

Angka tersebut masih sesuai dengan asumsi yang di gunakan pemerintah dalam perencanaan anggaran energi nasional.

Karena itu, pemerintah belum melihat kebutuhan untuk menyesuaikan harga BBM subsidi.

Baca Juga :  Harga BBM Masih Bertahan per 15 Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

“Realisasi ICP hingga Mei 2026 mencapai US$86 per barel. Kondisi ini membuat harga Pertalite dan solar subsidi tetap bertahan sampai akhir tahun,” ujar Djoko dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR, Selasa (3/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah baru menghadapi tekanan lebih besar jika ICP menyentuh level US$100 per barel.

Harga Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Saat ini, harga Pertalite masih berada di angka Rp10.000 per liter.

Sementara itu, harga solar subsidi tetap bertahan pada level Rp6.800 per liter.

Pemerintah juga belum mengubah harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.

Hingga kini, Pertamax masih di jual dengan harga Rp12.300 per liter.

Kebijakan tersebut memberi kepastian bagi masyarakat di tengah ketidakpastian pasar energi global.

Baca Juga :  Cara Cek Desil Kemensos Juli 2026 Lewat Web Online, Ketahui Status Penerima PKH, BPNT, dan BPJS PBI

Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tidak Naik

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, telah menegaskan sikap pemerintah terkait harga BBM subsidi.

Menurut Bahlil, pemerintah tidak berencana menaikkan harga BBM subsidi meski harga minyak mentah dunia menunjukkan tren kenaikan.

Ia menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Konflik Timur Tengah Belum Ubah Kebijakan Harga

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memang memicu fluktuasi harga minyak global dalam beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, pemerintah masih memiliki ruang untuk menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri.

Selama ICP berada dalam rentang yang aman, pemerintah berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi agar tidak membebani masyarakat. (id/*)

Berita Terkait

Gen Z Sulit Dapat Kerja, Pekerjaan Dianggap Kuno Ini Ternyata Menjanjikan di Masa Depan
Daftar 10 Negara Paling Makmur di Asia 2026, Indonesia Peringkat Berapa?
Siap-Siap Pertalite Bakal Dibatasi, Cek Kelompok yang Terancam Kehilangan Subsidi
Dolar AS Melemah Pagi Ini, Rupiah Menguat 0,49 Persen
Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg
Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Tembus Rp3.941 per Kg Jelang Awal Agustus 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Naik Tajam, Buyback Pegadaian Ikut Melonjak
Promo Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng hingga Produk Segar Diskon Besar
Berita ini 28 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Gen Z Sulit Dapat Kerja, Pekerjaan Dianggap Kuno Ini Ternyata Menjanjikan di Masa Depan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Daftar 10 Negara Paling Makmur di Asia 2026, Indonesia Peringkat Berapa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Siap-Siap Pertalite Bakal Dibatasi, Cek Kelompok yang Terancam Kehilangan Subsidi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Dolar AS Melemah Pagi Ini, Rupiah Menguat 0,49 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg

Berita Terbaru