Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Terus Menguat

Penguatan dolar AS juga terjadi terhadap sejumlah mata uang utama dunia.

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Terus Menguat. (Foto: AI)

Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Terus Menguat. (Foto: AI)

Intiperistiwa.com – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada awal pekan. Bahkan, mata uang Negeri Paman Sam menembus level Rp18.100. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut. Sementara itu, pelaku pasar terus mencermati pergerakan kurs global.

Bloomberg mencatat kurs dolar AS mencapai Rp18.104 pada Senin (13/7/2026). Angka tersebut naik 39 poin atau 0,22 persen. Dengan kenaikan itu, dolar AS mempertahankan tren penguatannya. Selain itu, pergerakan tersebut mencerminkan dominasi dolar di pasar valuta asing.

Baca Juga :  Beasiswa Bakti BCA 2026 Dibuka, Ada Bantuan UKT Rp2 Juta per Semester

Dolar AS Menguat terhadap Mata Uang Global

Penguatan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah. Namun, mata uang tersebut juga menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Dolar AS mencatat kenaikan terhadap yen Jepang, dolar Australia, pound sterling, euro, dolar Singapura, dan yuan China. Karena itu, penguatan dolar terlihat cukup merata pada perdagangan hari ini.

Secara rinci, dolar AS naik 0,25 persen terhadap yen Jepang. Selanjutnya, dolar AS menguat 0,28 persen terhadap dolar Australia. Mata uang tersebut juga bertambah 0,19 persen terhadap pound sterling. Bahkan, dolar AS mencatat kenaikan 0,18 persen terhadap euro.

Baca Juga :  BLT Kesra Rp900 Ribu Mulai Cair Juni 2026, Ini Jadwal, Syarat Penerima, dan Cara Cek Statusnya

Di kawasan Asia, dolar AS juga memperlihatkan tren positif. Mata uang tersebut naik 0,17 persen terhadap dolar Singapura. Selain itu, dolar AS menguat 0,04 persen terhadap yuan China. Dengan demikian, dolar AS masih mempertahankan posisinya terhadap berbagai mata uang utama dunia.

Berita Terkait

Gen Z Sulit Dapat Kerja, Pekerjaan Dianggap Kuno Ini Ternyata Menjanjikan di Masa Depan
Daftar 10 Negara Paling Makmur di Asia 2026, Indonesia Peringkat Berapa?
Siap-Siap Pertalite Bakal Dibatasi, Cek Kelompok yang Terancam Kehilangan Subsidi
Dolar AS Melemah Pagi Ini, Rupiah Menguat 0,49 Persen
Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg
Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Tembus Rp3.941 per Kg Jelang Awal Agustus 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Naik Tajam, Buyback Pegadaian Ikut Melonjak
Promo Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng hingga Produk Segar Diskon Besar
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Gen Z Sulit Dapat Kerja, Pekerjaan Dianggap Kuno Ini Ternyata Menjanjikan di Masa Depan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Daftar 10 Negara Paling Makmur di Asia 2026, Indonesia Peringkat Berapa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Siap-Siap Pertalite Bakal Dibatasi, Cek Kelompok yang Terancam Kehilangan Subsidi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Dolar AS Melemah Pagi Ini, Rupiah Menguat 0,49 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB