Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa?

IQAir mencatat sejumlah kota dunia mengalami kualitas udara buruk, termasuk Jakarta yang memiliki AQI 134.

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa? (Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym)

Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa? (Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym)

Intiperistiwa.com – IQAir merilis daftar kota paling berpolusi di dunia berdasarkan pemantauan kualitas udara secara real-time. Data Jumat, 21 Agustus 2026, menunjukkan sejumlah kota Asia masuk dalam daftar tersebut. IQAir mencatat kondisi itu sekitar pukul 12.00 hingga 13.00 waktu setempat. Sementara itu, Jakarta turut masuk dalam sepuluh kota dengan angka AQI tertinggi.

IQAir mengukur tingkat polusi kota di 125 negara melalui Indeks Kualitas Udara atau AQI. Perusahaan tersebut mengumpulkan informasi melalui jaringan stasiun pemantau pada berbagai wilayah. Selain itu, IQAir memanfaatkan sensor AirVisual yang tersebar di sejumlah lokasi. Jaringan tersebut membantu perusahaan memantau perubahan kualitas udara pada setiap wilayah.

IQAir memusatkan pengukuran kualitas udara pada partikulat halus PM2.5. Selain itu, perusahaan mengikuti pedoman tahunan PM2.5 dan target interim dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Tim IQAir juga memvalidasi dan mengkalibrasi data secara sistematis. Selanjutnya, mereka menyelaraskan informasi dari stasiun pemantauan di berbagai negara.

Kategori Kualitas Udara Menurut IQAir

IQAir menggunakan skala AQI untuk menggambarkan tingkat pencemaran udara pada suatu wilayah. Semakin tinggi angka AQI, semakin buruk pula kondisi kualitas udaranya. Karena itu, setiap rentang angka memiliki kategori dan tingkat kualitas berbeda. Berikut kategori kualitas udara berdasarkan skala yang digunakan IQAir:

  • 0–50: Baik
  • 51–100: Sedang
  • 101–150: Tidak sehat bagi kelompok sensitif
  • 151–200: Tidak sehat
  • 201–300: Sangat tidak sehat
  • 301 ke atas: Berbahaya

Rentang 0 hingga 50 menunjukkan kondisi udara dalam kategori baik. Sementara itu, angka 51 sampai 100 menunjukkan kategori sedang. AQI antara 101 hingga 150 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Selanjutnya, angka di atas 150 menunjukkan tingkat pencemaran yang semakin buruk.

Baca Juga :  6 Negara Ini Berani Bayar Orang Agar Mau Pindah dan Tinggal di Negaranya, Tertarik?

Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia

IQAir mencatat Manama, Bahrain, memiliki AQI tertinggi dalam data tersebut. Kota itu mencatat AQI 199 pada periode pemantauan. Sementara itu, Kuching di Malaysia menyusul dengan AQI 178. Riyadh di Arab Saudi menempati urutan berikutnya dengan AQI 160.

Berikut daftar 10 kota dengan tingkat polusi tertinggi berdasarkan data pukul 12.00 hingga 13.00:

  1. Manama, Bahrain – AQI 199
  2. Kuching, Malaysia – AQI 178
  3. Riyadh, Arab Saudi – AQI 160
  4. Kinshasa, RD Kongo – AQI 158
  5. Kampala, Uganda – AQI 156
  6. Kolkata, India – AQI 154
  7. Jakarta, Indonesia – AQI 134
  8. Kuala Lumpur, Malaysia – AQI 132
  9. Dhaka, Bangladesh – AQI 131
  10. Santiago, Chile – AQI 131

Enam kota teratas mencatat AQI lebih dari 150 pada periode tersebut. Karena itu, kota-kota tersebut masuk kategori kualitas udara tidak sehat. Jakarta mencatat angka lebih rendah dibandingkan enam kota tersebut. Namun, AQI Jakarta tetap berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Bagaimana Kondisi Udara Jakarta?

Jakarta berada pada posisi ketujuh dengan AQI 134 pada Jumat siang. Angka tersebut masuk dalam rentang 101 hingga 150 menurut kategori IQAir. Dengan demikian, kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Jakarta mencatat AQI sedikit lebih tinggi dibandingkan Kuala Lumpur yang memiliki angka 132.

Baca Juga :  Traveler Wajib Waspada! Ini Daftar Negara Eropa yang Dilanda Panas Ekstrem

Kelompok sensitif antara lain mencakup anak-anak, lansia, serta ibu hamil. Selain itu, penderita penyakit pernapasan juga masuk dalam kelompok tersebut. Data IQAir menggambarkan kondisi kualitas udara pada waktu pemantauan tersebut. Karena pemantauan berlangsung secara real-time, angka AQI dapat berubah mengikuti kondisi udara. (iD/*)


FAQ

Jakarta berada di posisi berapa dalam daftar kota paling berpolusi?

Jakarta berada pada posisi ketujuh berdasarkan data IQAir tersebut. Ibu kota Indonesia itu mencatat AQI sebesar 134. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Kuala Lumpur, Dhaka, dan Santiago. Namun, Jakarta masih berada di bawah Kolkata yang mencatat AQI 154.

Apa arti AQI 134 di Jakarta?

AQI 134 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. IQAir menempatkan kategori tersebut pada rentang 101 hingga 150. Karena itu, kelompok sensitif perlu memperhatikan kondisi kualitas udara. Angka AQI juga dapat berubah mengikuti kondisi udara secara real-time.

Kota mana yang memiliki AQI tertinggi?

Manama di Bahrain mencatat AQI tertinggi dalam daftar tersebut. Kota itu memiliki AQI 199 pada periode pemantauan. Sementara itu, Kuching mencatat AQI 178 pada posisi berikutnya. Riyadh menyusul dengan AQI sebesar 160.

Apa yang dimaksud PM2.5?

PM2.5 merupakan partikulat halus yang menjadi fokus pengukuran kualitas udara dalam laporan IQAir. IQAir menggunakan indikator tersebut dalam memantau tingkat pencemaran udara. Selain itu, perusahaan mengikuti pedoman tahunan PM2.5 dari WHO. Data tersebut membantu menggambarkan kondisi kualitas udara pada berbagai wilayah.

Berita Terkait

Bukan Presiden atau Raja, Ini Lima Negara dengan Sistem Kepemimpinan Unik di Dunia
6 Negara dengan Legenda Makhluk Mistis Ikonik, Indonesia Punya Kuntilanak hingga Nyi Roro Kidul
Senjata Canggih Paling Diburu Dunia Kini Menganggur di Ladang Ukraina, Ada Apa?
Langka! Negara Ini Bakal Dilintasi 4 Gerhana Matahari Total hingga 2038
Arab Saudi Mulai Matangkan Persiapan Haji 2027, Lebih dari 75 Negara Diajak Koordinasi
Ilmuwan Ungkap Inti Dalam Bumi Sempat Terlihat Bergerak Mundur, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pulau Buatan di Pasifik Gagal Jadi Negara, Daratannya Ditelan Ombak
Arab Saudi Impor Pasir dari Luar, Padahal Punya Gurun yang Sangat Luas
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Bukan Presiden atau Raja, Ini Lima Negara dengan Sistem Kepemimpinan Unik di Dunia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:00 WIB

6 Negara dengan Legenda Makhluk Mistis Ikonik, Indonesia Punya Kuntilanak hingga Nyi Roro Kidul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Senjata Canggih Paling Diburu Dunia Kini Menganggur di Ladang Ukraina, Ada Apa?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Langka! Negara Ini Bakal Dilintasi 4 Gerhana Matahari Total hingga 2038

Berita Terbaru