Intiperistiwa.com – Arab Saudi mulai mematangkan persiapan Haji 2027 jauh sebelum musim penyelenggaraan tiba. Kementerian Haji dan Umrah menggelar serangkaian pertemuan dengan kantor urusan haji dari lebih 75 negara. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapan penyelenggaraan haji. Selain itu, pemerintah Saudi ingin memberikan kemudahan perjalanan bagi jemaah dari berbagai negara.
Mengutip Arab News, pertemuan tersebut menjadi bagian dari perencanaan awal pemerintah Arab Saudi. Para pejabat membahas berbagai kebutuhan untuk menyambut musim Haji 2027. Selain itu, mereka meninjau rencana operasional kantor urusan haji dari negara peserta. Langkah tersebut membantu semua pihak mempersiapkan kebutuhan sesuai jadwal yang telah mereka susun.
Pembahasan juga mencakup berbagai instruksi dan peraturan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sementara itu, kantor urusan haji dari setiap negara menyampaikan berbagai kebutuhan mereka. Pemerintah Saudi membahas kebutuhan tersebut agar setiap pihak dapat menindaklanjutinya sesuai jadwal. Dengan demikian, koordinasi dapat berjalan sejak jauh hari sebelum jemaah mulai berdatangan.
Persiapan Haji 2027 Libatkan Lebih dari 75 Negara
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan awal Haji 2027. Arab Saudi menjalankan langkah itu sesuai arahan pimpinan negara tersebut. Pemerintah akan mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk memberikan pelayanan kepada jemaah. Selain itu, persiapan sejak awal membantu penyelenggara mengantisipasi berbagai kebutuhan selama musim haji.
Penyelenggaraan haji melibatkan jutaan jemaah yang datang dari berbagai negara. Setiap negara juga memiliki kebutuhan dan mekanisme perjalanan yang berbeda. Oleh sebab itu, pemerintah Saudi memperkuat koordinasi dengan negara pengirim jemaah sejak awal. Pertemuan tersebut juga membuka ruang untuk membahas ketentuan dan kebutuhan masing-masing negara.
Melalui forum itu, Arab Saudi dapat menyampaikan ketentuan penyelenggaraan haji kepada negara peserta. Sebaliknya, perwakilan negara dapat memberikan masukan serta menyampaikan berbagai pertanyaan. Selain itu, pembahasan sejak dini membantu menyelesaikan persoalan administratif dan teknis lebih awal. Langkah tersebut memberikan kepastian lebih baik bagi jemaah maupun penyelenggara.
Kementerian Haji dan Umrah juga mengaitkan persiapan tersebut dengan Saudi Vision 2030. Selain itu, langkah tersebut mendukung Pilgrim Experience Program atau Program Pengalaman Jemaah. Program itu menjadi bagian dari upaya Saudi dalam mengembangkan layanan bagi jemaah. Karena itu, koordinasi lintas negara menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan Haji 2027.
Bandara King Abdulaziz Layani 28,55 Juta Penumpang
Selain koordinasi antarnegara, kesiapan transportasi turut menjadi perhatian menjelang musim haji mendatang. Bandara menjadi salah satu pintu utama kedatangan jemaah internasional ke Arab Saudi. Karena itu, pemerintah juga meninjau perkembangan infrastruktur dan operasional bandara. Salah satu yang mendapat perhatian ialah Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah.
Wakil Gubernur Makkah Pangeran Saud bin Mishaal sebelumnya bertemu CEO Jeddah Airports Co., Mazen Johar. Keduanya meninjau kinerja operasional Bandara Internasional King Abdulaziz sepanjang tahun berjalan. Selain itu, pembahasan mencakup hasil penyelenggaraan musim Umrah dan Haji sebelumnya. Pertemuan tersebut turut membahas sejumlah proyek pembangunan dan rencana pengembangan bandara.
Proyek tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperbaiki pengalaman para penumpang. Sementara itu, laporan terbaru menunjukkan tingginya aktivitas penerbangan di bandara tersebut. Sejak awal tahun hingga akhir Juli, bandara melayani sekitar 28,55 juta penumpang. Dalam periode yang sama, Bandara King Abdulaziz mencatat sekitar 169.900 penerbangan.
Arab Saudi terus menjalankan persiapan Haji 2027 melalui koordinasi internasional dan peningkatan kesiapan layanan. Selain itu, pemerintah memperhatikan sektor transportasi sebagai bagian penting dalam perjalanan jemaah. Pertemuan dengan lebih dari 75 negara menjadi salah satu langkah awal menjelang musim haji mendatang. Pemerintah Saudi juga terus meninjau kesiapan infrastruktur untuk mendukung pelayanan kepada jemaah. (iD/*)











Komentar