Intiperistiwa.com — Sebuah pulau misterius di Danau Williston tiba-tiba muncul di wilayah utara British Columbia. Pepohonan dewasa tumbuh lebat di atas pulau tersebut. Kemudian, seorang pengendara perahu merekam pulau itu dan mengunggah videonya ke media sosial. Namun, pejabat setempat awalnya menduga video tersebut merupakan hasil rekayasa AI.
Citra satelit Danau Williston kemudian mengonfirmasi keberadaan pulau tersebut. Pulau itu memiliki luas sekitar satu hektare. Danau Williston merupakan waduk buatan dan badan air tawar terbesar di Kanada. Dengan demikian, keberadaan pulau tersebut nyata dan bukan sekadar hoaks di media sosial.
Bob Gammer kemudian menjelaskan temuan tersebut kepada NY Times, lalu detikINET mengutip keterangannya. Gammer merupakan juru bicara BC Hydro. Perusahaan utilitas milik pemerintah itu mengoperasikan waduk tersebut. Ia menyebut pihaknya belum pernah menemukan kejadian serupa sebelumnya.
“Ini adalah kejadian pertama bagi kami di waduk ini,” ujar Bob Gammer, juru bicara BC Hydro, perusahaan utilitas milik pemerintah yang mengoperasikan waduk tersebut, kepada NY Times yang dikutip detikINET. Karena itu, pihaknya memerlukan bukti tambahan untuk memastikan kebenaran rekaman tersebut. Mereka kemudian mendapatkan verifikasi yang memperkuat keberadaan pulau itu. Gammer juga menyoroti pentingnya verifikasi pada era kecerdasan buatan.
“Di era AI seperti sekarang, Anda benar-benar membutuhkan bentuk verifikasi atau bukti lain, seperti keterangan saksi mata yang menguatkan. Dan tak lama kemudian, kami mendapatkannya,” sebutnya. Citra satelit kemudian memberikan bukti lain mengenai keberadaan pulau tersebut. Selain itu, keterangan saksi mata turut memperkuat temuan itu. Bukti tersebut akhirnya menjawab keraguan awal para pejabat.
Bagaimana Pulau Misterius di Danau Williston Bisa Terbentuk?
Batang kayu dan puing pepohonan kemungkinan menumpuk di kawasan tersebut selama beberapa tahun. Tumpukan material itu kemudian membentuk semacam rakit alami. Selanjutnya, pepohonan dapat tumbuh di atas kumpulan material tersebut. Rakit alami itu tampaknya kemudian bergerak mengarungi perairan Danau Williston.
“Kami menyimpulkan bahwa tumpukan puing kayu dengan vegetasi hidup di atasnya terangkat, mengapung, dan terlepas dari garis pantai. Kemudian angin di waduk membawanya ke perairan terbuka. Jadi, itulah perkiraan terbaik kami tentang bagaimana semua ini bisa terjadi,” cetus Gammer. Penjelasan tersebut menggambarkan kemungkinan proses terbentuknya pulau misterius di Danau Williston. Angin kemudian membawa kumpulan material itu menuju perairan terbuka. Namun, fenomena tersebut kembali menghadirkan kejutan.
Sekitar 5 Agustus, pulau misterius di Danau Williston tiba-tiba menghilang dari lokasi sebelumnya. Para ahli saat itu mulai memahami kemungkinan proses terbentuknya pulau tersebut. Namun, citra satelit terbaru pada 15 Agustus kembali menunjukkan keberadaan pulau itu. Pulau tersebut muncul sekitar 32 kilometer sebelah barat laut dari lokasi pertama.
Selain berpindah lokasi, pulau itu juga merapat ke tepi pantai. Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai pergerakannya. Pulau itu kemungkinan hanyut sementara menuju tepi pantai dan menyatu dengan garis pantai. Setelah itu, pulau tersebut kemungkinan dapat hanyut kembali menuju tengah perairan. (iD/*)











Komentar