Intiperistiwa.com – Pemerintah menyiapkan rencana Sekolah Negeri Gratis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pemerintah tidak menyiapkan anggaran khusus untuk program tersebut. Sebaliknya, pemerintah tetap menggunakan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen. Nilainya mencapai Rp820,9 triliun dalam RAPBN 2027.
Suahasil menyampaikan penjelasan itu setelah rapat dengan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 23 September 2026. Dalam rapat tersebut, Presiden memberikan arahan mengenai desain baru penggunaan dana pendidikan. Karena itu, pemerintah akan menata kembali pembagian penggunaan anggaran pendidikan. Penataan itu mencakup alokasi untuk pusat, daerah, serta kementerian dan lembaga.
Suahasil menjelaskan pemerintah perlu menentukan kembali pembagian dana pendidikan tersebut. Menurut dia, pemerintah perlu melihat porsi untuk pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, pemerintah juga harus mengatur bagian untuk kementerian dan lembaga. “Kalau APBN selalu 20% untuk pendidikan. Jadi pertanyaannya 20% anggaran pendidikan itu Rp 800 triliun lebih. Bagaimana mendesignnya? Berapa di pusat berapa di daerah, berapa di K/L itu? Ini diberikan arahan lakukan redesign tujuannya memperkuat kualitas pendidikan yang udah ada,” kata Suahasil di Istana Kepresidenan, Rabu (23/9/2026).
Sekolah Negeri Gratis Tetap Menggunakan Anggaran Pendidikan 2027
Suahasil kembali menegaskan program Sekolah Negeri Gratis tidak menggunakan anggaran baru. Pemerintah tetap memakai anggaran pendidikan yang sudah ada dalam RAPBN 2027. Karena itu, pemerintah hanya perlu menata kembali penggunaan dana tersebut. “Jadi tetap yang ada di RAPBN kemarin kan sudah ditetapkan untuk 2027. Tinggal bagaimana mendesignya gimana,” kata Suahasil.
Selain itu, Suahasil menegaskan pemerintah tidak merelokasi anggaran Makan Bergizi Gratis atau MBG. Menurut dia, program pemberian makan tersebut merupakan bagian dari program pendidikan. Karena itu, anggaran MBG tidak menjadi sumber dana baru untuk Sekolah Negeri Gratis. “MBG kan juga buat anak sekolah,” ujar Suahasil.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan langkah untuk memperluas akses pendidikan gratis. Pemerintah berencana menerapkan pendidikan gratis di sekolah negeri mulai PAUD/TK hingga perguruan tinggi. Rencana tersebut mencakup PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 164 ribu sekolah negeri pada jenjang tersebut di seluruh Indonesia.
Rencana Sekolah Negeri Gratis dari SD sampai Kuliah
Rencana Sekolah Negeri Gratis berkaitan dengan penataan penggunaan anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027. Pemerintah akan menentukan kembali pembagian dana pendidikan sesuai arahan Presiden Prabowo. Pembagian tersebut mencakup pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga. Namun, Suahasil menegaskan pemerintah tidak menyiapkan anggaran baru khusus untuk program tersebut.
Rencana pendidikan gratis itu mencakup sekolah negeri mulai PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pendidikan gratis sampai perguruan tinggi. Sementara itu, jumlah sekolah negeri pada jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK mencapai sekitar 164 ribu. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, pemerintah menggunakan alokasi pendidikan yang sudah tercantum dalam RAPBN 2027. Suahasil juga menegaskan pemerintah tidak memindahkan anggaran MBG untuk program tersebut. Pemerintah akan menata kembali desain penggunaan anggaran pendidikan sesuai arahan Presiden. (iD/*)
FAQ
1. Apakah Sekolah Negeri Gratis mendapat anggaran khusus?
Tidak. Suahasil Nazara menegaskan pemerintah tidak menyiapkan anggaran khusus untuk program tersebut. Pemerintah tetap menggunakan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027. Nilainya mencapai 20 persen atau Rp820,9 triliun.
2. Dari mana anggaran Sekolah Negeri Gratis berasal?
Program tersebut menggunakan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027. Pemerintah tidak menyiapkan anggaran baru khusus untuk program tersebut. Sebaliknya, pemerintah akan menata kembali penggunaan dana pendidikan. Penataan itu mencakup pusat, daerah, serta kementerian dan lembaga.
3. Apakah anggaran MBG dialihkan untuk Sekolah Negeri Gratis?
Suahasil menegaskan pemerintah tidak merelokasi anggaran Makan Bergizi Gratis untuk program tersebut. Menurut dia, MBG merupakan bagian dari program pendidikan. Ia juga mengatakan program tersebut berkaitan dengan anak sekolah. “MBG kan juga buat anak sekolah,” ujar Suahasil.
4. Pendidikan gratis mencakup jenjang apa saja?
Pemerintah berencana menerapkan pendidikan gratis di sekolah negeri mulai PAUD/TK hingga SMA/SMK. Selain itu, rencana tersebut juga mencakup perguruan tinggi. Pemerintah menyebut terdapat sekitar 164 ribu sekolah negeri pada jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK. Jumlah tersebut berada di seluruh Indonesia.











Komentar