Menteri PU Optimis, 93 Sekolah Rakyat Bakalan Selesai Akhir Juni ini

Progres pembangunan terus meningkat dan sejumlah daerah mulai masuk kategori zona hijau

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PU Optimis, 93 Sekolah Rakyat Bakalan Selesai Akhir Juni ini. (Foto: detik)

Menteri PU Optimis, 93 Sekolah Rakyat Bakalan Selesai Akhir Juni ini. (Foto: detik)

Intiperistiwa.com – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Hingga awal Juni 2026, progres konstruksi menunjukkan perkembangan positif.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, optimistis pembangunan di 93 lokasi selesai pada akhir Juni 2026. Meski begitu, beberapa proyek masih menjalani tahap percepatan pekerjaan.

Dody menjelaskan rata-rata progres pembangunan kini mendekati 70 persen. Selain itu, capaian konstruksi terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Ia menilai para penyedia jasa bekerja lebih cepat demi mengejar target penyelesaian. Pemerintah pun terus memantau perkembangan proyek setiap hari.

“Semua penyedia jasa terlihat sangat optimistis. Mereka terus bekerja cepat agar target 20 Juni tercapai,” ujar Dody saat media briefing, Jumat, 5 Juni 2026.

Progres Harian Terus Bertambah

Kementerian PU mencatat kenaikan progres pembangunan mencapai 1 hingga 3 persen setiap hari. Karena itu, pemerintah semakin yakin target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.

Baca Juga :  Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal, Kampus dan Kuotanya

Dody menegaskan pihaknya terus mengupayakan penyelesaian seluruh proyek. Ia berharap seluruh lokasi benar-benar selesai sebelum akhir Juni.

Menurutnya, sejumlah proyek yang sebelumnya mengalami keterlambatan kini mulai menunjukkan kemajuan signifikan. Kondisi itu terlihat setelah pemerintah memperkuat koordinasi di lapangan.

Beberapa wilayah yang sempat menjadi perhatian antara lain Singkawang, Brebes, Dharmasraya, Cilacap, dan Lombok Utara. Kini, pembangunan di daerah tersebut mulai bergerak lebih stabil.

Pemerintah Perkuat Kolaborasi dengan BUMN

Untuk mempercepat pengerjaan proyek, Kementerian PU memperkuat koordinasi dengan BUMN Karya dan Danantara. Pemerintah juga membuka ruang bantuan bagi kontraktor yang menghadapi kendala teknis maupun pembiayaan.

Dody mengaku terus berkomunikasi dengan jajaran Danantara hampir setiap hari. Langkah itu dilakukan agar hambatan proyek dapat segera teratasi.

“Kalau ada kendala finansial atau masalah lain di lapangan, kami berusaha membantu penyelesaiannya,” jelasnya.

Selain itu, proyek sempat melambat saat libur Idul Adha. Banyak pekerja pulang ke daerah masing-masing sehingga aktivitas konstruksi berkurang sementara.

Baca Juga :  Beasiswa BSI Scholarship Berdampak 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat, Kampus Mitra, dan Cara Daftarnya

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Saat ini, aktivitas pembangunan kembali berjalan normal di hampir seluruh lokasi.

Dody bahkan melihat langsung aktivitas pekerja saat meninjau proyek di Lombok. Menurutnya, para pekerja tetap menjalankan tugas meski suasana Idul Adha masih berlangsung.

Sejumlah Lokasi Masuk Zona Hijau

Di sisi lain, Kementerian PU memastikan seluruh proyek Sekolah Rakyat sudah berjalan. Tidak ada lokasi yang masih berada pada tahap persiapan awal.

Meski progres setiap daerah berbeda, beberapa lokasi telah masuk kategori zona hijau. Status itu diberikan karena progres fisik proyek mencapai sekitar 80 hingga 85 persen.

Daerah yang masuk kategori tersebut meliputi Sragen, Medan, Semarang, Bengkulu, Makassar, Sinjai, dan Takalar.

“Beberapa lokasi bahkan sudah mencapai progres 85 persen,” tutup Dody. (id/*)

Berita Terkait

Mulai 15 September, Beli BBM Subsidi Tertentu Wajib Tunjukkan STNK, Begini Aturannya
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027
Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya
10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana, Gaji Tembus Rp1,89 Miliar Setahun
Pemerintah Siapkan Skema Bansos Baru, Apa Saja yang Akan Berubah?
Desil KIP Kuliah Berubah, Apakah Bantuan Otomatis Berhenti? Ini Penjelasan Kemdiktisaintek
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:00 WIB

Mulai 15 September, Beli BBM Subsidi Tertentu Wajib Tunjukkan STNK, Begini Aturannya

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya

Berita Terbaru