5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan

Kemenkes mencatat aktivitas influenza dalam kategori sedang. Masyarakat tetap perlu menerapkan langkah pencegahan.

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan. (Gambar: Ilustrasi AI)

5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan. (Gambar: Ilustrasi AI)

Intiperistiwa.com — Aktivitas influenza meningkat di Indonesia dan Asia Tenggara. Karena itu, upaya pencegahan tetap penting meski data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI belum menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Hasil surveilans hingga akhir September 2026 menempatkan aktivitas influenza pada kategori sedang atau medium. Pada minggu ke-38, surveilans sentinel di Indonesia mencatat positivity rate influenza sebesar 56 persen. Namun, tingkat aktivitas berbeda menurut lokasi pemantauan. Surveilans di puskesmas menunjukkan kategori sedang, sedangkan surveilans rumah sakit masih berada pada kategori rendah atau low.

Data tersebut menjadi dasar untuk terus memantau perkembangan influenza, bukan untuk memicu kepanikan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan penguatan surveilans dan kesiapsiagaan agar petugas dapat mengikuti perubahan kasus. Di sisi lain, masyarakat tetap perlu menjalankan pencegahan dalam kegiatan sehari-hari. Salah satu langkah ialah memahami cara mencegah influenza A melalui kebiasaan menjaga kesehatan dan vaksinasi. Masyarakat juga dapat menggunakan masker dalam situasi berisiko, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menjaga kebersihan tangan. Lima langkah ini disampaikan dokter spesialis mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra, lulusan Universitas Diponegoro. Langkah-langkah tersebut mencakup kebiasaan harian dan tindakan perlindungan yang dapat diterapkan sesuai situasi.

Aktivitas Influenza Masih dalam Kategori Sedang

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, peningkatan kasus influenza perlu mendapat respons melalui penguatan surveilans dan kesiapsiagaan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu menyikapi peningkatan tersebut dengan kepanikan.

“Memang ada kenaikan kasus influenza, khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara. Tetapi berdasarkan data surveilans yang kita miliki, kondisinya masih dalam rentang medium. Karena itu, yang kita lakukan adalah meningkatkan surveilans dan kesiapsiagaan agar perkembangan kasus dapat terus dipantau,” ujar Menkes Budi.

Sementara itu, Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan masyarakat agar menjalankan pencegahan secara rutin. Ia menjelaskan bahwa virus influenza terus mengalami perubahan sehingga masyarakat perlu memperhatikan langkah perlindungan setiap tahun.

Baca Juga :  Banyak yang Keliru! Ini 5 Aturan Memanaskan Makanan Sisa agar Tetap Aman Dikonsumsi

“Virus influenza terus beredar dan mengalami perubahan dari waktu ke waktu, sehingga pencegahan tetap penting dilakukan setiap tahun,” kata Andrew, dilansir dari Antara, Kamis (8/10/2026).

5 Cara Mencegah Influenza A

Berikut lima cara mencegah influenza A berdasarkan keterangan dan saran yang tercantum dalam sumber berita.

1. Menjaga kesehatan tubuh

Masyarakat dapat menjaga kesehatan tubuh melalui kebiasaan sehari-hari yang mendukung fungsi sistem imun. Langkah ini mencakup konsumsi makanan bergizi seimbang, olahraga teratur, dan tidur yang cukup.

Selain itu, masyarakat perlu menjaga kondisi kesehatan secara umum. Kebiasaan tersebut membantu tubuh mempertahankan fungsi sistem imun dengan baik.

2. Melakukan vaksinasi influenza

Andrew menyarankan masyarakat menjalani vaksinasi influenza secara berkala, terutama kelompok yang berisiko mengalami komplikasi. Vaksinasi setiap tahun menjadi salah satu langkah pencegahan yang perlu diperhatikan.

Virus influenza terus mengalami perubahan. Karena itu, pembaruan komposisi vaksin mengikuti jenis virus yang diperkirakan beredar. Perlindungan antibodi setelah vaksinasi juga dapat menurun seiring waktu.

3. Menggunakan masker di tempat berisiko

Masyarakat sebaiknya menggunakan masker saat berada dalam situasi berisiko, terutama di tempat ramai atau ruang tertutup. Kebiasaan ini membantu mengurangi risiko penyebaran partikel pernapasan.

Andrew menjelaskan manfaat penggunaan masker dalam mencegah penularan influenza.

“Penggunaan masker membantu mengurangi penyebaran partikel pernapasan dari orang yang sedang sakit sekaligus memberikan perlindungan tambahan bagi orang di sekitarnya,” kata Andrew.

4. Menerapkan etika batuk dan bersin

Masyarakat perlu menutup hidung dan mulut ketika batuk atau bersin. Gunakan tisu sekali pakai, kemudian buang tisu tersebut ke tempat sampah.

Baca Juga :  Asap Karhutla Tak Hanya Mengganggu Paru, IDAI Soroti Risiko bagi Kecerdasan dan Mental Anak

Jika tisu tidak tersedia, tutup hidung dan mulut menggunakan bagian dalam siku atau lengan atas. Hindari menggunakan telapak tangan untuk menutup batuk atau bersin.

Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan ketika mengalami gejala pernapasan.

5. Menjaga kebersihan tangan

Masyarakat perlu menjaga kebersihan tangan untuk mengurangi risiko penularan influenza. Virus dapat menempel pada tangan, kemudian berpindah ketika seseorang menyentuh hidung, mulut, atau mata.

Karena itu, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Jika fasilitas tersebut tidak tersedia, gunakan hand sanitizer berbasis alkohol.

Kebiasaan menjaga kebersihan tangan melengkapi langkah pencegahan lainnya, seperti vaksinasi, penggunaan masker dalam situasi berisiko, serta penerapan etika batuk dan bersin.

Pencegahan influenza mencakup kebiasaan menjaga kesehatan, vaksinasi, penggunaan masker di tempat berisiko, etika batuk dan bersin, serta kebersihan tangan. Masyarakat dapat menerapkan langkah-langkah tersebut secara rutin sambil mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan influenza. (iD/*)


FAQ

1. Bagaimana kondisi aktivitas influenza di Indonesia menurut Kemenkes?

Berdasarkan bahan sumber, hasil surveilans hingga akhir September 2026 menunjukkan aktivitas influenza dalam kategori sedang. Surveilans puskesmas berada pada kategori sedang, sedangkan surveilans rumah sakit berada pada kategori rendah.

2. Apakah masyarakat perlu melakukan vaksinasi influenza setiap tahun?

Andrew Adhytia Lieputra menyarankan vaksinasi influenza secara berkala, terutama bagi kelompok yang berisiko mengalami komplikasi. Virus influenza terus berubah dan perlindungan antibodi dapat menurun seiring waktu.

3. Apa saja cara mencegah influenza A?

Lima langkah yang disebutkan dalam sumber meliputi menjaga kesehatan tubuh, melakukan vaksinasi influenza, menggunakan masker di tempat berisiko, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menjaga kebersihan tangan.

Berita Terkait

Asap Karhutla Tak Hanya Mengganggu Paru, IDAI Soroti Risiko bagi Kecerdasan dan Mental Anak
Melihat Orang Lain Ketakutan, Benarkah Kita Bisa Ikut Takut? Ini Faktanya
Hb Rendah? Ini 5 Cara Menaikkan Hemoglobin Sesuai Penyebabnya
Katarak di Usia Muda: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Mau Tetap Sehat di Usia Lanjut? Mulai dengan 5 Kebiasaan Makan Ini
Screen Time Tinggi: 3 Dampak pada Kesehatan dan Cara Mengatasinya
Kemenkes Siapkan 3 Perubahan Layanan BPJS Kesehatan
Dinkes Kerinci Gelar Updating Simatneo dan MPDN, Perkuat Data Ibu dan Bayi serta Pantau Capaian CKG
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Asap Karhutla Tak Hanya Mengganggu Paru, IDAI Soroti Risiko bagi Kecerdasan dan Mental Anak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Melihat Orang Lain Ketakutan, Benarkah Kita Bisa Ikut Takut? Ini Faktanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Hb Rendah? Ini 5 Cara Menaikkan Hemoglobin Sesuai Penyebabnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:00 WIB

5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Katarak di Usia Muda: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru