Intiperistiwa.com – Kesehatan mental berkaitan erat dengan ketahanan seseorang saat menghadapi berbagai persoalan hidup. Menurut pakar, orang yang memiliki mental kuat menunjukkan sejumlah ciri tertentu. Mereka mampu menghadapi kesulitan dan belajar dari pengalaman yang mereka jalani. Karena itu, mengenali ciri-ciri orang bermental kuat dapat membantu memahami ketahanan diri.
Psikoterapis lulusan State University of New York, Tracy S Hutchinson, Ph D, menjelaskan hal tersebut. Menurutnya, orang bermental kuat mampu bertahan menghadapi kesulitan dari waktu ke waktu. Selain itu, mereka menggunakan pengalaman sebagai bahan pembelajaran untuk memperbaiki diri. Hutchinson menjelaskan bahwa mereka memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk berkembang.
“Orang yang memiliki ketahanan mental menggunakan sumber daya yang mereka miliki untuk berupaya menjadi lebih baik,” katanya dikutip Psychology Today.
Lantas, seperti apa tanda seseorang memiliki ketahanan mental yang kuat? Berikut sejumlah ciri yang Hutchinson dan Scott Mautz jelaskan.
1. Mampu Mengoreksi Diri
Orang bermental kuat mampu melihat kesalahan dan mengambil pelajaran darinya. Menurut Hutchinson, kemampuan tersebut membantu seseorang membangun mental yang lebih kuat. Selain itu, mereka dapat diandalkan dalam berbagai situasi. Mereka juga menjaga respons dan batasan secara konsisten.
2. Berani Menghadapi Kenyataan
Ketika menghadapi masalah berat, sebagian orang memilih menghindarinya. Namun, orang bermental kuat cenderung menghadapi kenyataan secara langsung. Mereka tetap menghadapi keadaan meski situasinya terasa sulit atau menyakitkan. Dengan begitu, mereka dapat melihat persoalan secara lebih jelas.
“Menghadapi kenyataan sering kali mencakup perencanaan dan melihat situasi dengan jelas, serta sering berdiskusi dengan orang lain agar mereka siap menghadapi konsekuensi dari perilaku mereka dan apa pun yang terjadi dalam hidup,” ujar Hutchinson.
3. Menerima Konsekuensi Pilihan
Kehidupan menghadirkan keberhasilan sekaligus kegagalan dalam berbagai situasi. Karena itu, orang bermental kuat tidak hanya menerima hasil yang menyenangkan. Menurut Hutchinson, mereka bertanggung jawab atas tindakan serta dampak keputusan masing-masing. Mereka juga tidak menempatkan diri sebagai korban lalu menyalahkan keadaan atau pihak lain.
4. Memaknai Luka dan Pengalaman Masa Lalu
Orang dengan ketahanan mental mampu melewati pengalaman negatif dalam hidup. Selain itu, mereka dapat mengambil pelajaran dari perjuangan yang pernah dilalui. Pengalaman tersebut kemudian dapat mereka gunakan untuk membantu orang lain. Dengan demikian, pengalaman sulit tidak selalu mereka anggap sebagai sesuatu yang sia-sia.
5. Menghadapi Masa Lalu
Orang bermental kuat tidak sekadar mengubur pengalaman yang menimbulkan tekanan emosional. Mereka mengenali peristiwa yang pernah memengaruhi kondisi emosionalnya. Setelah itu, mereka berusaha mencari cara untuk menghadapi rasa sakit tersebut. Bahkan, mereka dapat mencari bantuan profesional ketika membutuhkannya.
6. Mampu Memantau Diri
Kesadaran terhadap perilaku, perasaan, dan pikiran menjadi bagian penting ketahanan mental. Orang bermental kuat mampu mengenali perubahan dalam dirinya. Selain itu, mereka dapat mengatur perasaan dan respons sesuai tuntutan situasi. Kemampuan tersebut membantu mereka merespons keadaan secara lebih terarah.
7. Menjalani Rutinitas Tanpa Mudah Putus Asa
Rutinitas harian terkadang terasa melelahkan bagi sebagian orang. Namun, pakar dan penulis psikologi asal Amerika Serikat, Scott Mautz, menjelaskan hal berbeda. Orang bermental kuat tidak mudah menyerah ketika menghadapi rutinitas setiap hari. Mereka juga berusaha menjalani aktivitas dengan kesadaran penuh.
“Entah mereka menyadarinya atau tidak, mereka terlibat dalam kombinasi rasa syukur dan kesadaran penuh – sebuah praktik yang saya sebut ‘grindfulness’,” ujarnya.
8. Meninggalkan Hal yang Tidak Lagi Relevan
Menurut Mautz, orang bermental kuat memahami kapan harus melepaskan sesuatu. Mereka dapat meninggalkan sudut pandang atau gagasan yang tidak lagi relevan. Selain itu, mereka tidak terus mempertahankan hal yang sudah tidak memberikan manfaat. Kemampuan tersebut membantu mereka menyesuaikan diri dengan keadaan.
9. Mampu Mendukung Orang Lain
Orang bermental kuat biasanya belajar dari berbagai pengalaman negatif. Pengalaman tersebut kemudian membantu mereka memahami situasi yang orang lain hadapi. Karena itu, mereka cenderung mampu memberikan dukungan kepada orang lain. Mereka juga dapat menggunakan pengalaman tersebut untuk memahami perjuangan orang lain.
10. Memanfaatkan Ketahanan dan Sumber Daya
Mental kuat bukan berarti seseorang harus menghadapi seluruh persoalan seorang diri. Sebaliknya, orang bermental kuat mampu memanfaatkan perspektif dan dukungan yang tersedia. Mereka memahami bahwa orang lain juga dapat membantu menghadapi situasi tertentu. Karena itu, mereka tidak ragu mencari dukungan ketika membutuhkannya.
“Apa pun kebutuhan ketahanan Anda, identifikasi siapa dalam jaringan Anda yang dapat membantu Anda dalam hal itu, lalu hubungi mereka pada saat yang tepat. Ketahanan (kekuatan mental) adalah kerja tim,” kata Mautz.
Kesepuluh ciri tersebut menunjukkan cara seseorang menghadapi persoalan dan pengalaman hidup. Namun, setiap orang dapat memiliki cara berbeda dalam menghadapi tekanan. Selain itu, kemampuan mental dapat terlihat melalui cara seseorang mengenali diri dan mengambil pelajaran. Informasi tersebut merangkum penjelasan pakar mengenai ketahanan mental dan bukan penilaian terhadap kondisi seseorang. (iD/*)











Komentar