Harga Minyak Dunia Terus Merosot Setelah AS-Iran Sepakat Damai, Selat Hormuz Bersiap Dibuka

Kesepakatan damai AS-Iran memicu penurunan harga minyak, sementara pemulihan pasokan diprediksi berlangsung bertahap.

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Minyak Dunia Terus Merosot Setelah AS-Iran Sepakat Damai, Selat Hormuz Bersiap Dibuka. (Foto: Instagram: Metrotv)

Harga Minyak Dunia Terus Merosot Setelah AS-Iran Sepakat Damai, Selat Hormuz Bersiap Dibuka. (Foto: Instagram: Metrotv)

Intiperistiwa.comHarga minyak dunia kembali melemah setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai. Sentimen positif itu juga muncul karena rencana pembukaan kembali Selat Hormuz. Kondisi tersebut meningkatkan optimisme terhadap stabilitas pasokan energi global.

Selat Hormuz selama ini menjadi jalur penting pengiriman minyak dunia. Karena itu, pembukaannya berpotensi memperkuat kepastian ketersediaan stok energi. Selain itu, pelaku pasar menilai risiko gangguan pasokan mulai mereda.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan telah menandatangani nota kesepahaman. Dokumen itu bertujuan mengakhiri konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Namun, pemerintah AS belum mengungkap isi lengkap kesepakatan tersebut.

Baca Juga :  Anda Jarang Mandi? Ini 10 Daftar Negara Yang Paling Rajin Mandi di Dunia

Harga Minyak Kembali Terkoreksi

Pada pukul 06.31 GMT, harga minyak mentah Brent turun 45 sen. Penurunan itu setara 0,5 persen menjadi US$80,51 per barel. Sebelumnya, harga Brent merosot hampir 5 persen pada penutupan Senin.

Penurunan tersebut menjadi level penutupan terendah sejak 4 Maret 2026. Pelaku pasar merespons perkembangan geopolitik dengan cukup cepat. Mereka mulai mengurangi kekhawatiran terhadap krisis pasokan.

Pemulihan Pasokan Butuh Waktu

Meski demikian, pasokan minyak belum langsung pulih sepenuhnya. Para analis memperkirakan proses normalisasi membutuhkan waktu cukup panjang. Aktivitas distribusi masih menghadapi sejumlah tantangan teknis.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 Juni 2026: Cek Harga Terbaru 24K hingga 5K Sebelum Membeli

Analis Morgan Stanley memprediksi pemulihan arus kapal tanker berlangsung bertahap. Mereka memperkirakan sekitar 50 persen produksi kembali pada September. Sementara itu, kapasitas produksi dapat mencapai 80 persen pada Desember.

Pernyataan tersebut mengacu pada dampak penutupan jalur distribusi sebelumnya. Industri energi memerlukan waktu untuk menata kembali rantai pasokan. Karena itu, pasar tetap mencermati perkembangan berikutnya.

Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan optimisme terhadap kesepakatan tersebut. Ia menyebut perjanjian dengan Amerika Serikat dapat mengakhiri pertempuran. Namun, kepastian berakhirnya konflik masih menunggu perkembangan lanjutan.(id/*)

Berita Terkait

Remaja Ini Pecahkan Rekor 300 Tahun, Kini Jadi Profesor Termuda Dunia
Daftar 10 Negara dengan Sistem Pendidikan Terburuk di Dunia, Bagaimana Posisi Indonesia?
5 Negara yang Berencana Pindahkan Ibu Kota, Indonesia Salah Satunya
Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg
Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Tembus Rp3.941 per Kg Jelang Awal Agustus 2026
2 Negara dengan Program Makan Bergizi Gratis Terbaik di Dunia, Sudah Berjalan Puluhan Tahun
Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Kuliner Terbaik Dunia 2026, Ungguli Thailand hingga Singapura
University of Silicon Valley di AS Buka Beasiswa Khusus Gamers 2026, Tertarik Mendaftar?
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Remaja Ini Pecahkan Rekor 300 Tahun, Kini Jadi Profesor Termuda Dunia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Daftar 10 Negara dengan Sistem Pendidikan Terburuk di Dunia, Bagaimana Posisi Indonesia?

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:00 WIB

5 Negara yang Berencana Pindahkan Ibu Kota, Indonesia Salah Satunya

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:00 WIB

Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Tembus Rp3.941 per Kg Jelang Awal Agustus 2026

Berita Terbaru