Pesawat Latih T-34 Taiwan Jatuh Saat Latihan, Dua Pilot Tewas

Kecelakaan terjadi di sekitar Pangkalan Udara Gangshan; Presiden Lai Ching-te sampaikan duka mendalam dan penghargaan atas pengabdian korban

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Latih T-34 Taiwan Jatuh Saat Latihan, Dua Pilot Tewas (Dok. R.O.C Air Force/cnbcindonesia)

Pesawat Latih T-34 Taiwan Jatuh Saat Latihan, Dua Pilot Tewas (Dok. R.O.C Air Force/cnbcindonesia)

Intiperistiwa.com – Dua pilot Angkatan Udara Taiwan meninggal dunia setelah pesawat latih Beechcraft T-34 mengalami kecelakaan saat menjalani latihan penerbangan. Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026, ketika awak pesawat melaksanakan simulasi kegagalan mesin. Kecelakaan itu kembali menyoroti risiko tinggi yang selalu menyertai kegiatan pelatihan militer udara.

Kementerian Pertahanan Taiwan menyampaikan informasi tersebut melalui pernyataan resmi. Pesawat bermesin tunggal dengan baling-baling itu jatuh sekitar pukul 08.08 waktu setempat. Lokasi jatuhnya pesawat berada di ujung utara landasan Pangkalan Udara Gangshan, Kota Kaohsiung, wilayah pelabuhan strategis di bagian selatan Taiwan.

Selain itu, otoritas militer langsung mengambil langkah cepat setelah kejadian berlangsung. Angkatan Udara Taiwan segera membentuk tim investigasi khusus. Tim tersebut akan menelusuri seluruh faktor yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan selama latihan berlangsung.

Identitas Korban dan Ungkapan Duka

Pihak militer telah mengidentifikasi kedua korban. Mereka merupakan Letnan Kolonel Lu dan Letnan Kolonel Guo yang bertugas sebagai pilot dalam penerbangan tersebut. Keduanya dikenal sebagai perwira berpengalaman yang aktif mendukung program pelatihan penerbang militer Taiwan.

Baca Juga :  iOS 27 Hadir dengan Lompatan Besar, Ini 25 Fitur yang Wajib Dicoba Pengguna iPhone

Sementara itu, Presiden Taiwan, Lai Ching-te, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menyebut kedua perwira tersebut sebagai pilot yang menunjukkan keberanian luar biasa. Selain menyampaikan rasa duka, Lai juga mengapresiasi dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan pertahanan Taiwan.

T-34 Jadi Tulang Punggung Pelatihan Pilot Tempur

Pesawat Beechcraft T-34 selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan penerbang militer Taiwan. Calon pilot tempur biasanya mengasah kemampuan dasar dan lanjutan menggunakan pesawat ini sebelum beralih ke jet tempur modern. Karena itu, T-34 memegang peran krusial dalam mencetak generasi penerbang militer.

Baca Juga :  Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Gol Menit Akhir, Mikel Merino Jadi Penentu

Berdasarkan data Kementerian Pertahanan Taiwan, armada T-34 mulai beroperasi sejak 1984. Selama puluhan tahun, pesawat tersebut mendukung berbagai program pelatihan penerbangan. Keandalan dan fungsi latihnya membuat T-34 tetap menjadi salah satu aset penting bagi Angkatan Udara Taiwan.

Menambah Daftar Insiden Militer Tahun Ini

Kecelakaan T-34 menambah rangkaian insiden penerbangan militer yang terjadi di Taiwan sepanjang 2026. Sebelumnya, sebuah jet tempur F-16 jatuh ke laut di wilayah timur Taiwan saat menjalani latihan rutin. Peristiwa itu juga memicu perhatian luas dari masyarakat dan kalangan pertahanan.

Laporan awal menyebut pilot F-16 kemungkinan sempat melakukan pelontaran diri sebelum pesawat menghantam laut. Namun hingga kini, tim pencarian belum menemukan keberadaan pilot tersebut. Oleh karena itu, insiden terbaru ini kembali mendorong evaluasi terhadap aspek keselamatan dalam operasi dan pelatihan penerbangan militer Taiwan. (id/*)

Berita Terkait

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu
Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan
Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?
Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Orang Tertua di Dunia yang Masih Hidup
China Bangun Lift Kaca 288 Meter di Tebing, Perjalanan Anak Sekolah Kini Hanya 30 Menit
Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:00 WIB

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu

Jumat, 4 September 2026 - 21:00 WIB

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan

Kamis, 3 September 2026 - 23:00 WIB

Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB