Intiperistiwa.com – Barcelona mengawali perjalanan LaLiga musim ini dengan kemenangan telak 5-0 atas Elche. Namun, kamera menangkap Lamine Yamal murung setelah meninggalkan lapangan dan duduk di bangku cadangan. Winger Barcelona itu bermain selama 65 menit tanpa mencetak gol maupun assist. Hansi Flick kemudian menggantinya dengan Dani Olmo.
Ekspresi Yamal lantas memunculkan kabar mengenai suasana hatinya di Barcelona. SPORT mengaitkan kondisi tersebut dengan situasi tiga sahabat dekatnya di klub. Mereka yakni Marc Casado, Hector Fort, dan Alejandro Balde. Ketiga pemain tersebut berpeluang meninggalkan Barcelona.
Lamine Yamal Murung, Tiga Sahabatnya Jadi Sorotan
Barcelona kabarnya memasukkan Marc Casado dalam daftar jual, sementara beberapa klub Premier League menunjukkan minat. Sementara itu, Hector Fort kabarnya bakal menyeberang ke Real Sociedad. Alejandro Balde juga ingin pergi setelah kedatangan Joao Cancelo mengancam posisinya sebagai bek kiri. Karena itu, situasi ketiga sahabat Yamal tersebut ikut menjadi perhatian.
“Dia seorang pemuda berusia 19 tahun dan ketiga sahabat terbaiknya selama sepuluh tahun terakhir akan pergi. Dan saya bisa meyakinkan Anda bahwa itulah alasannya. Jangan cari alasan lain,” kata Jota Jordi, wartawan Elchiringuito. Ia mengaitkan ekspresi Yamal dengan kemungkinan kepergian ketiga sahabat dekat tersebut.
“Itu semata-mata dan sepenuhnya karena insiden Balde, yang terjadi 24 jam sebelumnya. Casado juga diam-diam pergi. Dan kemudian ada masalah Héctor Fort,” tambahnya. Dengan demikian, Jordi meyakini situasi ketiga pemain tersebut memengaruhi suasana hati Yamal.
Hansi Flick Beri Penjelasan Berbeda
Namun, Hansi Flick memberikan penjelasan berbeda mengenai kondisi Lamine Yamal saat menghadapi Elche. Pelatih Barcelona itu mengatakan Yamal mengalami masalah kecil berupa sakit kepala. Flick juga menyinggung kondisi sang pemain setelah menjalani masa libur. Menurutnya, Yamal baru berlatih beberapa hari sebelum pertandingan.
“Dia mengalami masalah kecil, yaitu sakit kepala. Lamine itu jenius, jadi hal ini bisa dimengerti. Dia sudah libur selama tiga minggu dan baru berlatih beberapa hari. Wajar saja kalau dia belum berada di performa terbaiknya,” katanya kepada para wartawan.
Meski demikian, Flick tetap mengapresiasi penampilan Yamal selama berada di lapangan. “Kami perlu mencari solusi agar dia bisa kembali ke performa terbaiknya. Tapi saya sangat menghargai penampilannya selama 60 menit itu. Dia melakukan tekanan yang sangat baik pada gol pertama.”
Flick kemudian menyoroti keterlibatan Yamal dalam proses gol kedua Barcelona. “Dan pada gol kedua, dia mengoper bola ke Raphinha. Dia memberi kami lebih banyak opsi. Dia banyak membantu kami dan dia tampil bagus.”
Pelatih asal Jerman itu tetap menaruh perhatian pada perkembangan kondisi Yamal. “Kita lihat saja perkembangannya. Tapi kami membutuhkannya karena dia luar biasa,” kata Flick. Barcelona pun masih membutuhkan kontribusi sang winger dalam pertandingan berikutnya. (iD/*)











Komentar