Pesona Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci, Keindahan Air Tiga Warna Tersembunyi di Tengah Hutan

Lembah Dewa menyimpan air tiga warna, hutan hijau, serta cerita lokal yang melekat sejak lama.

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesona Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci, Keindahan Air Tiga Warna Tersembunyi di Tengah Hutan. (Foto: rri)

Pesona Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci, Keindahan Air Tiga Warna Tersembunyi di Tengah Hutan. (Foto: rri)

Intiperistiwa.com – Gunung Kunyit di Kabupaten Kerinci menyimpan pesona alam yang menarik bagi pendaki. Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci menjadi salah satu kawasan dengan panorama unik. Hutan lebat dan medan pendakian yang menantang mengelilingi perjalanan menuju kawasan tersebut. Selain itu, pendaki dapat menjumpai air berwarna hitam, merah, dan putih susu.

Tiga warna air tersebut menjadi salah satu daya tarik Lembah Dewa. Pendaki dapat melihat perbedaan warna ketika mencapai kawasan itu. Sementara itu, kondisi cahaya dan cuaca turut memengaruhi kejelasan warna air. Keunikan tersebut memberi pengalaman berbeda dalam perjalanan menyusuri Gunung Kunyit.

Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci Menyimpan Cerita Lokal

Lembah Dewa tidak hanya menawarkan keindahan alam kepada para pendaki. Kawasan ini juga menyimpan cerita yang telah lama berkembang di tengah masyarakat. Hamka, salah seorang pendaki Gunung Kunyit, menceritakan kisah lokal mengenai kawasan tersebut. Menurut cerita yang ia dengar, masyarakat dahulu mengenal tempat itu sebagai lokasi bertapa atau menyepi.

“Dari cerita yang saya dengar, sejak zaman dahulu tempat ini dikenal sebagai lokasi untuk bertapa. Karena itu, kawasan ini memiliki cerita tersendiri bagi masyarakat,” kata Hamka.

Baca Juga :  Harga Sawit Sumut Turun Tipis, TBS Usia Produktif Kini Rp3.962,27 per Kg

Cerita tersebut kemudian menjadi bagian dari kisah yang melekat pada Gunung Kunyit. Sejumlah lokasi di kawasan tersebut juga memiliki nama yang unik dan penuh makna. Misalnya, masyarakat mengenal nama Mahligai Dewa, Telaga Dewa, dan Telang Perindu. Nama-nama tersebut ikut melengkapi cerita yang berkembang mengenai kawasan Gunung Kunyit.

Hutan Hijau dan Kabut Mengelilingi Lembah Dewa

Gunung Kunyit juga menawarkan pemandangan alam sepanjang perjalanan menuju Lembah Dewa. Hutan hijau mendominasi kawasan yang pendaki lalui menuju lokasi tersebut. Selain itu, udara pegunungan dan kabut menghadirkan suasana khas di sekitar lembah. Sumber air alami turut melengkapi bentang alam sepanjang perjalanan.

Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci menghadirkan suasana yang berbeda bagi pendaki. Kabut dapat turun dan menyelimuti sebagian kawasan lembah. Sementara itu, pepohonan hijau mengelilingi area yang pendaki lalui. Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju Lembah Dewa memiliki daya tarik tersendiri.

Pemandangan air tiga warna menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian pendaki. Air tersebut memperlihatkan warna hitam, merah, dan putih susu. Selain itu, cahaya dapat membuat perbedaan ketiga warna tersebut tampak semakin jelas. Kondisi cuaca juga memengaruhi pemandangan yang pendaki lihat di kawasan itu.

Baca Juga :  H Bakri Meninggal Dunia, Siapa Pengganti H Bakri di DPR RI? Nama Adirozal Jadi Sorotan

Kelestarian Gunung Kunyit Perlu Tetap Terjaga

Meski memiliki daya tarik wisata, Gunung Kunyit tetap membutuhkan perhatian terhadap kelestarian lingkungan. Karena itu, pendaki perlu menjaga alam selama melakukan perjalanan. Pengunjung perlu membawa kembali sampah yang mereka bawa ke kawasan tersebut. Selain itu, pendaki perlu menghindari tindakan yang dapat merusak tumbuhan.

Pengunjung juga sebaiknya tidak mengambil bagian dari alam sebagai cendera mata. Kebiasaan tersebut membantu menjaga kondisi lingkungan Gunung Kunyit. Sementara itu, cerita lokal dapat terus berjalan bersama upaya menjaga kelestarian alam. Dengan demikian, keindahan kawasan tetap dapat menemani perjalanan para pendaki.

Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci menunjukkan bahwa perjalanan tidak hanya berpusat pada puncak. Pendaki juga dapat menjumpai bentang alam, cerita masyarakat, dan panorama air tiga warna. Selain itu, hutan dan kabut memberikan karakter tersendiri bagi kawasan tersebut. Karena itu, menjaga lingkungan menjadi bagian penting dalam menikmati pesona Gunung Kunyit. (iD/*)

Berita Terkait

Razia Pajak di Kerinci Jaring Mobil Dinas PUPR Sungai Penuh, Tunggakan Capai Lima Tahun
Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”
Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan
Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya
274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:03 WIB

Razia Pajak di Kerinci Jaring Mobil Dinas PUPR Sungai Penuh, Tunggakan Capai Lima Tahun

Jumat, 11 September 2026 - 18:23 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”

Rabu, 9 September 2026 - 10:00 WIB

Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan

Minggu, 6 September 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:00 WIB

274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses

Berita Terbaru