Karhutla Mengancam Jambi, BPBD Dirikan 81 Posko Siaga di Daerah Rawan

BPBD memperkuat pengawasan karhutla dengan puluhan posko siaga saat musim kemarau mulai memasuki puncaknya.

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karhutla Mengancam Jambi, BPBD Dirikan 81 Posko Siaga di Daerah Rawan. (Foto Ilustrasi: jambitrends)

Karhutla Mengancam Jambi, BPBD Dirikan 81 Posko Siaga di Daerah Rawan. (Foto Ilustrasi: jambitrends)

Intiperistiwa.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus meningkat. Puncak musim kemarau dan pengaruh El Nino memperbesar risiko munculnya kebakaran. Karena itu, tim gabungan lintas instansi mendirikan 81 posko siaga di kawasan rawan karhutla. Langkah tersebut bertujuan mempercepat pencegahan sekaligus penanganan kebakaran.

Setiap posko menjadi pusat pemantauan titik api di wilayah masing-masing. Personel berasal dari TNI, Polri, BPBD, BNPB, Manggala Agni, dan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA). Masing-masing posko diperkuat sedikitnya 10 personel beserta peralatan pendukung. Seluruh tim bekerja untuk mencegah kebakaran meluas.

“Kami membuat 81 posko yang tersebar di seluruh wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, Minggu (5/7/2026).

Posko Siaga Perkuat Pengawasan

Bachyuni menjelaskan setiap posko menjalankan berbagai tugas di lapangan. Petugas melakukan patroli rutin dan mengawasi kawasan rawan kebakaran. Selain itu, mereka mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Petugas juga melaporkan setiap temuan titik api secara cepat.

Baca Juga :  Harga GPU Nvidia Meroket, RTX Pro 6000 Kini Tembus Rp285 Juta

Selanjutnya, petugas meneruskan seluruh laporan ke Posko Induk di Korem 042/Garuda Putih. Petugas juga mengirim laporan ke Posko Udara di Bandara Sultan Thaha Jambi. Kedua posko tersebut menjadi pusat pengendalian operasi karhutla. Dengan begitu, tim dapat merespons setiap kejadian lebih cepat.

Ribuan Titik Panas Sudah Terdeteksi

BPBD memperkirakan puncak musim kemarau mulai berlangsung pada Juli. Fenomena El Nino diperkirakan bertahan hingga akhir September. Bahkan, kondisi tersebut berpotensi berlanjut sampai Oktober 2026. Akibatnya, ancaman karhutla diprediksi semakin meningkat.

Data BPBD menunjukkan kondisi tersebut mulai terlihat. Satelit Aqua Terra dan Suomi NPP mendeteksi 1.463 titik panas sejak 1 Januari hingga 29 Juni 2026. Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat 451 titik panas. Muaro Jambi menyusul dengan 339 titik panas.

Baca Juga :  Rahasia di Balik Film Warkop DKI Terbaru, Falcon Pictures Gandeng Penulis Thailand untuk Perkuat Cerita

Sarolangun mencatat 199 titik panas. Merangin memiliki 138 titik panas. Tanjung Jabung Timur mencatat 99 titik panas. Tebo memiliki 84 titik panas, Batang Hari 71 titik, Bungo 53 titik, Kerinci 21 titik, Kota Jambi tujuh titik, dan Sungai Penuh satu titik.

Sementara itu, luas lahan terbakar selama semester pertama 2026 mencapai 137,72 hektare. Sarolangun mencatat kebakaran terluas mencapai 44,90 hektare. Batang Hari menyusul dengan 36,42 hektare. Tanjung Jabung Barat mencatat 33,40 hektare, Tanjung Jabung Timur 18,80 hektare, Tebo 2,50 hektare, dan Muaro Jambi 1,70 hektare.

BPBD Ajak Masyarakat Berperan Aktif

BPBD menilai pencegahan karhutla membutuhkan dukungan masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan asap atau titik api kepada petugas. Langkah cepat akan memudahkan tim mengendalikan kebakaran sebelum meluas. (iD/*)

Berita Terkait

Polda Jambi Amankan 20 Terduga Pengguna Narkoba di Muaro Jambi
Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh
Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi
Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi
Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Dua Petani Tanjabbar Jadi Tersangka Karhutla, Ini Kronologi dan Pengakuan Salah Satunya
Satgas Karhutla Jambi Kerahkan 90 Personel ke Titik Api Berbak dan Sembilang Jambi
Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi Capai 4.363,86 Hektare, 18 Orang Jadi Tersangka
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Polda Jambi Amankan 20 Terduga Pengguna Narkoba di Muaro Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Berita Terbaru