FFI 2026 Ubah Sistem Penjurian, Film Pemenang Harus Lolos Standar Lebih Ketat

Aturan baru membuka peluang lebih luas, namun tetap mengutamakan kualitas dan identitas perfilman Indonesia.

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FFI 2026 Ubah Sistem Penjurian, Film Pemenang Harus Lolos Standar Lebih Ketat. (Foto: suaramerdeka)

FFI 2026 Ubah Sistem Penjurian, Film Pemenang Harus Lolos Standar Lebih Ketat. (Foto: suaramerdeka)

Intiperistiwa.com – Festival Film Indonesia (FFI) 2026 melakukan sejumlah pembaruan dalam sistem penjurian. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas proses seleksi sekaligus menjaga kredibilitas penghargaan perfilman nasional.

Panitia FFI menyesuaikan aturan pendaftaran dan mekanisme penilaian. Selain itu, perubahan tersebut di harapkan mampu menghasilkan film pemenang yang memenuhi standar artistik, teknis, dan profesional yang lebih tinggi.

Ketua Bidang Penjurian FFI 2026, Budi Irawanto, menjelaskan bahwa penyempurnaan aturan menjadi bagian dari penguatan tata kelola penjurian. Karena itu, setiap tahapan seleksi akan berjalan lebih terukur dan objektif.

“Sistem penjurian tahun ini mengalami penyempurnaan agar film pemenang benar-benar memenuhi standar artistik, teknis, dan profesional,” kata Budi dalam dialog FFI di Hutan Kota, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Juni 2026.

Aturan Baru untuk Film Peserta

Budi menjelaskan bahwa FFI 2026 menetapkan syarat baru bagi film peserta. Setiap film wajib di produksi oleh perusahaan atau badan hukum Indonesia, baik secara mandiri maupun melalui kerja sama.

Baca Juga :  Hati-Hati! Celah Keamanan Zoom Bisa Dimanfaatkan Hacker untuk Curi Data dan Pasang Malware

Aturan tersebut juga mengakomodasi film hasil kolaborasi dengan perusahaan asing. Namun, unsur kreatif utama tetap harus berasal dari tenaga profesional Indonesia dalam porsi dominan.

Menurut Budi, industri perfilman saat ini semakin banyak menerapkan skema koproduksi lintas negara. Oleh sebab itu, FFI menyesuaikan regulasi tanpa mengurangi identitas nasional dalam sebuah karya.

“Kami terbuka terhadap perkembangan koproduksi. Namun, film peserta harus di produksi perusahaan Indonesia dengan unsur kreatif yang dominan,” ujarnya.

Ruang Tayang Kian Luas

Selain memperbarui syarat produksi, FFI juga memperluas pengakuan terhadap berbagai ruang penayangan film. Kini, peluang seleksi tidak hanya berasal dari bioskop konvensional.

Panitia juga mempertimbangkan penayangan melalui platform digital, festival film, dan ruang alternatif lainnya. Dengan demikian, lebih banyak karya dapat menjangkau proses seleksi secara setara.

Kebijakan tersebut mengikuti perubahan perilaku penonton yang semakin beragam dalam menikmati film. Karena itu, FFI berupaya menyesuaikan sistem seleksi dengan perkembangan industri saat ini.

Baca Juga :  5 Gua Terbesar dan Terpanjang di Dunia, Ada yang Bisa Muat Gedung 40 Lantai

“Kami ingin seluruh film yang dapat di akses publik Indonesia memperoleh kesempatan setara dalam proses seleksi,” jelas Budi.

Menbud Tekankan Transparansi

Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, memastikan seluruh proses penjurian berlangsung secara profesional dan transparan. Ia menegaskan bahwa dewan juri akan bekerja berdasarkan kualitas karya.

Menurut Fadli, integritas juri menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap FFI. Karena itu, setiap keputusan akan mengacu pada hasil penilaian yang objektif.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada campur tangan pihak tertentu dalam menentukan pemenang. Sebaliknya, dewan juri memiliki kewenangan penuh untuk menilai setiap karya yang masuk.

“Tidak ada titip-titipan dan tidak ada intervensi. Dewan juri memiliki integritas serta profesionalisme dalam menjaring film-film Indonesia,” tegas Fadli Zon.(id/*)

Berita Terkait

Film Dokumenter NAZA Hadir di Bioskop Indonesia, Angkat Tragedi Kemanusiaan di Gaza
Saksi Ungkap Fakta Baru Kasus Richard Lee, Struktur Manajemen Athena Jadi Sorotan
Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Pamer Cincin hingga Buku Nikah
Selebgram Jule Kembali Jadi Sorotan, Kini Terkait Kasus Narkoba
Andre Taulany dan Amanda Rigby Bersiap Menikah, Ini Persyaratan Khusus bagi Amanda sebagai WNA
Lirik dan Makna Lagu SaWaDiKa Lisa BLACKPINK, Bernuansa Thailand yang Tembus 146 Juta Views
4 Drama Korea Terpopuler, Love on the Menu Pimpin Rating hingga 16,4 Persen
Ariel Tatum Resmi Ganti Nama, Ini Alasan di Balik Keputusannya
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Film Dokumenter NAZA Hadir di Bioskop Indonesia, Angkat Tragedi Kemanusiaan di Gaza

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Saksi Ungkap Fakta Baru Kasus Richard Lee, Struktur Manajemen Athena Jadi Sorotan

Senin, 21 September 2026 - 16:00 WIB

Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Pamer Cincin hingga Buku Nikah

Sabtu, 19 September 2026 - 22:00 WIB

Selebgram Jule Kembali Jadi Sorotan, Kini Terkait Kasus Narkoba

Kamis, 17 September 2026 - 16:00 WIB

Andre Taulany dan Amanda Rigby Bersiap Menikah, Ini Persyaratan Khusus bagi Amanda sebagai WNA

Berita Terbaru

Juventus vs Rennes Imbang 2-2, VAR Batalkan Gol Lucumi. (Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI/kompas)

Sport

Juventus vs Rennes Imbang 2-2, VAR Batalkan Gol Lucumi

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:00 WIB