Indonesia Belum Raih Labbaytum Award, Ini Penyebabnya

Jumlah jamaah lansia dan aspek kesehatan masih menjadi tantangan besar penyelenggaraan haji Indonesia.

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Belum Raih Labbaytum Award, Ini Penyebabnya. (Foto: republika)

Indonesia Belum Raih Labbaytum Award, Ini Penyebabnya. (Foto: republika)

Intiperistiwa.com – Indonesia masih belum masuk daftar penerima Labbaytum Award dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Penghargaan itu diberikan kepada negara dengan penyelenggaraan ibadah haji terbaik.

Sekretaris Jenderal AMPHURI, Zaky Zakaria Anshary, menilai beberapa faktor masih menghambat Indonesia. Salah satu sorotan terbesar berasal dari aspek kesehatan jamaah.

Faktor Kesehatan Jadi Sorotan

Zaky menjelaskan, tingginya jumlah jamaah lanjut usia memengaruhi penilaian penyelenggaraan haji Indonesia. Kondisi itu juga meningkatkan risiko kesehatan selama ibadah berlangsung.

Selain itu, angka jamaah yang menjalani perawatan masih cukup tinggi. Jumlah kematian jamaah juga menjadi perhatian dalam evaluasi penyelenggaraan haji.

“Indonesia masih belum berhasil mendapatkan award sebagai penyelenggara haji terbaik versi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi,” ujar Zaky, Kamis, 4 Juni 2026.

Baca Juga :  Viral Menu MBG di Kerinci Jadi Sorotan, SPPG Tegaskan Foto Viral Merupakan Menu Balita, Bukan Siswa

Ia berharap Kementerian Haji Indonesia dapat meraih salah satu kategori penghargaan pada masa mendatang. Menurutnya, penghargaan itu bisa mendorong perbaikan layanan haji nasional.

Kuota Besar Jadi Tantangan

Indonesia juga menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan kuota haji. Setiap tahun, jumlah jamaah Indonesia mencapai lebih dari 220 ribu orang.

Kondisi itu berbeda dengan banyak negara lain yang memiliki kuota lebih kecil. Karena itu, proses pelayanan jamaah menjadi jauh lebih kompleks.

Zaky juga mengungkapkan Indonesia belum pernah meraih penghargaan di seluruh kategori Labbaytum Award. Padahal, sejumlah Menteri Agama Indonesia rutin menghadiri acara tersebut.

Baru Ikut Nominasi Tahun Ini

Menurut Zaky, Indonesia sebelumnya belum pernah mengikuti proses nominasi secara resmi. Tahun ini menjadi pertama kalinya Indonesia ikut dalam penilaian penghargaan tersebut.

Baca Juga :  Sedekah Hijau Jadi Jalan Baru Umat Islam Menjaga Bumi

Proses nominasi berlangsung di bawah Kementerian Haji dan Umrah RI. Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, memimpin proses tersebut.

“Info yang saya dapat, baru tahun ini Indonesia ikut nominasi Labbaytum Award,” kata Zaky.

Ia menyebut nilai Indonesia sebenarnya sudah mendekati standar penghargaan. Namun, aspek kesehatan dan istita’ah jamaah masih perlu pembenahan.

Optimistis Raih Penghargaan Tahun Depan

Meski begitu, Zaky tetap optimistis terhadap peluang Indonesia. Ia menilai pemerintah mulai serius meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji.

Menurutnya, pembenahan layanan kesehatan dapat memperbesar peluang Indonesia. Karena itu, evaluasi menyeluruh perlu terus dilakukan setiap tahun.

Zaky berharap Indonesia bisa meraih penghargaan internasional tersebut pada musim haji berikutnya. Ia juga mendorong peningkatan pelayanan jamaah secara berkelanjutan. (id/*)

Berita Terkait

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu
Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan
Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?
Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Orang Tertua di Dunia yang Masih Hidup
China Bangun Lift Kaca 288 Meter di Tebing, Perjalanan Anak Sekolah Kini Hanya 30 Menit
Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa?
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:00 WIB

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu

Jumat, 4 September 2026 - 21:00 WIB

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan

Kamis, 3 September 2026 - 23:00 WIB

Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB