Viral Menu MBG di Kerinci Jadi Sorotan, SPPG Tegaskan Foto Viral Merupakan Menu Balita, Bukan Siswa

SPPG Sebukar memberikan klarifikasi terkait foto menu MBG yang ramai diperbincangkan masyarakat.

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Menu MBG di Kerinci Jadi Sorotan, SPPG Tegaskan Foto Viral Merupakan Menu Balita, Bukan Siswa. (Foto: malalaipos)

Viral Menu MBG di Kerinci Jadi Sorotan, SPPG Tegaskan Foto Viral Merupakan Menu Balita, Bukan Siswa. (Foto: malalaipos)

Intiperistiwa.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, menjadi perhatian publik. Selain itu, foto menu makanan penerima manfaat beredar luas di media sosial. Unggahan tersebut menampilkan nasi, telur dadar, sayuran, dan kacang tanah. Karena itu, sebagian masyarakat mempertanyakan apakah menu tersebut sudah memenuhi standar gizi program.

Program MBG menggunakan anggaran negara untuk meningkatkan asupan gizi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya. Selain itu, program tersebut bertujuan mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kemampuan belajar. Oleh sebab itu, masyarakat berharap setiap menu mengikuti standar gizi yang telah ditetapkan. Harapan tersebut muncul agar manfaat program benar-benar dirasakan penerima.

Warga Minta Transparansi

Sejumlah warga meminta penyelenggara membuka informasi mengenai komposisi menu dan kandungan gizinya. Selain itu, mereka juga meminta penjelasan mengenai mekanisme pengawasan program. Menurut warga, keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Karena itu, pelaksanaan program di nilai perlu berlangsung secara transparan.

Salah seorang warga, Meri, berharap kualitas makanan menjadi perhatian utama. Menurutnya, program tersebut membawa harapan besar bagi masa depan anak-anak. Karena itu, penyelenggara perlu menjaga mutu menu setiap hari. Ia juga meminta evaluasi rutin terhadap kualitas makanan yang di terima penerima manfaat.

Baca Juga :  Kenapa Masjid Koto Tuo Pulau Tengah Disebut Masjid Keramat? Ini Kisahnya

SPPG Beri Penjelasan

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sebukar, Rima, membenarkan foto tersebut berasal dari dapur SPPG. Namun, ia menilai informasi yang beredar tidak utuh. Selain itu, ia menyayangkan tidak adanya konfirmasi kepada pihak penyelenggara sebelum unggahan menyebar. Menurutnya, langkah tersebut dapat menghindari kesalahpahaman.

Rima menjelaskan menu pada foto bukan untuk siswa sekolah. Sebaliknya, menu tersebut di tujukan kepada balita. Ia mengatakan bentuk cetakan nasi menjadi pembeda antara porsi balita dan peserta didik. Karena itu, masyarakat di minta tidak menyamakan kedua jenis menu tersebut.

Foto Tidak Menampilkan Menu Lengkap

Rima juga menjelaskan foto yang beredar tidak memperlihatkan seluruh komponen makanan. Selain itu, buah yang menjadi bagian menu tidak terlihat dalam unggahan tersebut. Ia menambahkan makanan juga sudah di pindahkan dari wadah asli ke kotak makan sebelum difoto. Akibatnya, tampilan menu tidak sesuai dengan kondisi saat di bagikan.

Baca Juga :  Kode Redeem ML 14 Agustus 2026, Cek Daftar Hadiah Gratis Terbarunya

SPPG mengaku telah mengirimkan dokumentasi menu lengkap sebagai penjelasan. Selain itu, Rima mengajak masyarakat memeriksa informasi secara menyeluruh sebelum menyimpulkan. Ia berharap setiap pihak mengutamakan konfirmasi kepada penyelenggara. Dengan demikian, informasi yang beredar dapat tetap akurat.

SPPG Terbuka Terhadap Kritik dan Masukan

Rima mengimbau masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dari unggahan media sosial. Selain itu, ia mengajak semua pihak menyampaikan kritik melalui jalur yang tepat. Menurutnya, masukan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan. Karena itu, SPPG siap menerima evaluasi secara terbuka.

Di akhir keterangannya, Rima menyampaikan permohonan maaf apabila pelaksanaan program masih memiliki kekurangan. Ia juga menegaskan komitmen SPPG untuk terus memperbaiki kualitas layanan. Dengan begitu, Program Makan Bergizi Gratis di harapkan semakin efektif dan memberi manfaat bagi seluruh penerima. (iD/*)

Berita Terkait

Polda Jambi Amankan 20 Terduga Pengguna Narkoba di Muaro Jambi
Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh
Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi
Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi
Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Dua Petani Tanjabbar Jadi Tersangka Karhutla, Ini Kronologi dan Pengakuan Salah Satunya
Satgas Karhutla Jambi Kerahkan 90 Personel ke Titik Api Berbak dan Sembilang Jambi
Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi Capai 4.363,86 Hektare, 18 Orang Jadi Tersangka
Berita ini 67 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Polda Jambi Amankan 20 Terduga Pengguna Narkoba di Muaro Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhut Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Dua di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polisi Tangkap Direktur Travel Umrah terkait Dugaan Penipuan di Jambi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Berita Terbaru